Beredar Rumor di BBM Bahwa Gunung Ciremai Dijual Rp60 T kepada Perusahaan Amerika | Bonsaibiker

Beredar Rumor di BBM Bahwa Gunung Ciremai Dijual Rp60 T kepada Perusahaan Amerika

Berikut isi rumornya dari sumber berikut gan!

 

puncak-ciremai

puncak-ciremai

β€œHanya sekedar ingin memberikan informasi kepada rekan semua, khususnya masyarakat Majalengka. Ciremai, gunung tertinggi di Jabar yang letaknya berada di dua daerah yaitu Majalengka dan juga Kuningan telah dijual oleh pemerintah dengan seharga 60 T kepada Chevron Corporation, perusahaan asal Amerika Serikat ini bergerak di bidang geothermal (panas bumi). Kuningan, Palutungan adalah gerbang utama untuk mengeksploitasi gunung terbesar di Jawa Barat tersebut. Sedangkan Majalengka akan terkena dampaknya.

  • Keluarnya campuran beberapa gas, diantaranya karbondioksida (Co2), hidrogen sulfida (H2S), metana (CH4) dan amonia (NH3).
  • Pencemar-pencemar tersebut jika dilepas ikut memiliki andil pada pemanasan global, hujan asam, bau yang tidak sedap serta beracun.
  • Pembangunan pembangkit juga merusak stabilitas tanah
  • Pasokan air bersih berkurang
  • Adanya gempa minor, yang mengakibatkan gunung meletus.

Cara ataupun jalan yang telah mereka rencanakan ataupun sudah digunakan, bisa rekan-rekan lihat di akun twitter rekan saya, @shendiRosyian dia sedang menjelaskan secara jelasnya langkah keji yang telah pemerintah lakukan. Rela kah Ciremai dibeli seharga 60T? Indonesia Bak Tamu di Negeri Sendiri, Mengunggah Senyum Walau Sebenarnya Geram, Kaku Saat Tanah Emas Papua di Kuras Freeport, Kelu Saat Blok Cepu di Sedot Exon. Dan Skrg Chevron Siap Mmbuat CACAT Ciremai”..

Bjimana menurut agan sekalian!

Advertisements

32 thoughts on “Beredar Rumor di BBM Bahwa Gunung Ciremai Dijual Rp60 T kepada Perusahaan Amerika

    kampret nih klw dijual, pemerintah pemda dan mngkin ad pus at yg korup…

    Ijin share ya pak πŸ™‚

    DR. Yunus Daud
    Pakar Geothermal UI

    Mencermati berita (isu) terkait Ciremai dan geothermal hari ini, khususnya yg berjudul Gunung Ciremai dijual ke Chevron. Terlihat banyak kejanggalan dan jauh dari ilmiah. Karenanya, saya yang diberi sedikit ilmu oleh Allah setelah lebih dari 20 tahun terlibat aktif dalam penelitian geothermal dan menjadi pembicara dalam forum-forum geothermal dunia, merasa perlu meluruskan berita (isu) tersebut, dengan harapan berita (isu) tersebut tidak menyesatkan banyak orang.

    “Ada berita di FB, BBM, dll. tentang penjualan gunung ciremai 60T. Saya sudah baca, dan isinya HOAX semua.” (Ahmad Heryawan – Gubernur Jawa Barat)

    Geothermal adalah energi bersih yg disiapkan oleh Allah utk bangsa Indonesia (40% cadangan geothermal dunia diberikan Allah di sini, di negeri kita). Energi geothermal dapat dimanfaatkan terutama untuk membangkitkan energi listrik. Di samping dapat juga digunakan untuk pemanfaatan panas secara langsung (direct uses) seperti untuk pengeringan hasil pertanian, perkebunan, budidaya jamur, pemanasan proses pembuatan gula aren, dlsb.

    Energi geothermal memiliki kadar emisi karbon sangat kecil, sehingga bisa disebut “clean energy”. Bahkan pengembangan energi ini tergolong mampu menurunkan emisi karbon dunia.

    Karakteristik energi ini tidak bisa diekspor, sehingga harus digunakan untuk penduduk negeri di mana geothermal itu berada. Tidak seperti minyak, gas, batubara, dan mineral yang bisa diangkut ke luar negeri.

    Energi ini juga dapat diperbaharui (renewable) dengan cara menginjeksikan kembali air (kondensasi) ke dalam reservoir. Sehingga tidak merusak lingkungan. Tidak ada limbah yang dibuang ke lingkungan. Sehingga reservoir tetap stabil.

    Pengelolaan energi ini telah dapat dilakukan oleh bangsa Indonesia. Pertamina mengelola 15 WKP (Wilayah Kerja Panasbumi). Kamojang (Jawa Barat) terbukti mampu dikelola lebih oleh bangsa kita lebih dari 30 tahun. Sibayak (Sumut), Lahendong (Sulut), Ulubelu (Lampung) adalah contoh lain lapangana yg dikelola Pertamina. Di samping itu, Pertamina juga melakukan Kontrak Kerjasama pengelolaan lapangan milik Pertamina dengan Chevron (di Salak dan Darajat), dengan Star Energy di Wayang Windu (Jabar).

    Bangsa Indonesia sendiri telah mampu mendidik anak bangsa dalam mengelola sumberdaya geothermal. Sebagai contoh, UI telah lama memiliki Lab Geothermal, Program S1 Kekhususan Geothermal dan Program Magister Eksplorasi Geothermal, juga ITB dengan Program Magister Panasbumi dan UGM dengan Pusat Riset Panasbumi.

    Proses pengelolaan sumberdaya geothermal dimulai dari proses tender terbuka yang melibatkan kepanitiaan dari unsur Pemerintah (Pusat dan daerah) dan Perguruan Tinggi. Pemerintah Pusat bila geothermal terletak di dua propinsi atau lebih, Pemerintah Propinsi bila terletak di dua Kabupaten atau lebih, Pemerintah Kabupaten/Kota bila geothermal terletak di satu wilayah Kabupaten/Kota.

    Investasi dalam pengembangan geothermal lumayan besar, sehingga perlu menggandeng investor asing. Di samping itu Pemerintah daerah juga berupaya untuk memiliki sharing dalam pengelolaan geothermal. Pemprov Nangroe Aceh Darussalam juga mensyaratkan keterlibatan dan sharing kepemilikan Pemprov dalam tender geothermal di Seulawah. Jawa Barat juga melakukan hal yang sama dalam beberapa lapangan yang baru akan dikembangkan, seperti di Cisolok-Cisukarame (Sukabumi) dan Tampomas (Sumedang).

    Jadi energi ini telah disiapkan oleh Yang Maha Pencipta agar bangsa Indonesia dapat mencukupi kebutuhan energinya ke depan. Jika tidak, energi ini akan hilang sia-sia tanpa bisa diekspor. Wallaahu a’lam.

    gue copasin juga penjelasan dari akun tweet kang aher ya,

    Kultwit by @aheryawan
    (Ahmad Heryawan – Gubernur Jabar)

    Tema kita malam ini (3/3/2014) membahas #HebohCiremai

    1. Ada berita di FB, BBM, dll. tentang penjualan gunung ciremai 60T. Saya sudah baca, dan isinya HOAX semua.

    2. Tidak boleh ada pemanfaatan kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai selain untuk sektor Kehutanan, apalagi dijual.

    3. hal itu sesuai dengan SK Menhut 424/2004, ttg penetapan kawasan hutan Gunung Ciremai sebagai Taman Nasional.

    4. SK tersebut bukan untuk membuka perusahaan asing masuk, justru untuk melindungi Ciremai sebagai Taman Nasional.

    5. Yang mungkin dimanfaatkan adalah kekayaan Geothermal yang ada diluar Taman Nasional.

    6. Dan seluruh potensi Geothermal itu ada diluar kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.

    7. Geothermal adalah sumber Energi Listrik yg paling ramah lingkungan, energi terbarukan dan sangat diperlukan utk kehidupan.

    8. Mengoptimalkan Geothermal akan mengurangi ketergantungan kita pada Energi fosil yang tdk terbarukan & tdk ramah lingkungan.

    9. Geothermal menuntut kondisi hutan yang terpelihara dg baik, karena sangat tergantung pada suplai air.

    10. Geothermal sama sekali tidak mengeluarkan gas beracun seperti yang diisukan.

    11. Geothermal bukan barang baru di Jawa Barat.

    12. Jawa Barat adalah penghasil Geothermal terbesar di Indonesia.

    (40% geothermal dunia ada di Indonesia. 25% geothermal Indonesia ada di Jabar. Dan baru 20% dari geothermal di Jabar yang termanfaatkan. Masih ada sisa 80% geothermal lagi yang siap diolah oleh anak bangsa )

    13. Geothermal yg selama ini sdh berjalan adalah di Gn Salak, Wayang Windu, Kawah Darajat, Kawah Kamojang, Karaha Bodas Patuha.

    14. Dan yang sedang proses: di Tangkuban Parahu, Tampomas Sumedang dan Cisolok Sukabumi.

    15. Tidak ada pengusiran penduduk, Geothermal jauh dari kawasan penduduk, justru akan memberi manfaat besar bagi masyarakat.

    16. Seperti pengembangan ekonomi, pariwisata, pembangunan infrastruktur, dan lapangan kerja di sekitar kawasan geothermal.

    17. Isu dijaga CIA, BIN, USAID, dll itu juga bohog. Yang jaga polhut dan masyarakat pecinta hutan.

    18. Saat ini belum ada penetapan pemenang tender.

    19. Tidak ada penelitian yang menyebutkan di sana ada kandungan emas atau uranium.

    20. Di jaman saya ada 3 tender geothermal (Tangkuban Parahu, Tampomas, Cisolok). Semua pemenangnya perusahaan dalam negri.

    21. Utk Ciremai siapapun pemenangnya harus bekerjasama dg BUMD Jabar.

    22. Hati2 yah, membuat dan menyebarkan berita bohong seperti ini bisa dijerat UU ITE No.11/2008.

    ——————

    Sekedar berbagi info. Kesimpulan terhadap informasi mah terserah masing masing dah. monggo di kunyah kunyah πŸ™‚

    masih rumor. kita tunggu TPT nya dulu πŸ™‚

    ane gak sudi jika itu benar adanja

    subaru
    on said:

    broadcast BBM 80% HOAX 20% kurang kerjaan

    pak tarno
    on said:

    kalo bulan bisa dijual mungkin dia juga bakal jual bulan, atau jupiter juga bisa jadi udah dikontrakin ama dia

    bondi
    on said:

    hayahhh itu gosip ujung2nya minta duit ke perusahaan, jelas mafioso/preman kampung dibalik ini… itu namanya blok geothermal, bukan di beli gunungnya kalee, contohnya di Dieng tuh geothermalnya pertamina, klo jalan2 ke dieng liat asap putih kluar dari crobong itu uap AIR, bukan asap metromini… manfaat nya apa geothermal??? >> buat pembangkit listrik buat kampung ente nohhh..

    xone
    on said:

    lain kali bangsa yang di jual

    Sekalian aja besok Gedung DPR/MPR dijual…. *piss…. Wkwkwkwk…. πŸ˜€

    gundamz
    on said:

    Perang luar angkasa jepang mau kirim 1 batalion mobile suit berupa zaku, ginn phantom, mbf-m1 m1 astray, zgmf-x10a freedom, zgmf-x09 justice… πŸ˜€

    kalo panas bumi gak banyak bahayanya mas bon kecuali tekanan ma panas nya aja..kalo mengenai gas gas beracun malah beruntung ada perusahan yang mengelola itu karen agas beracunya malah bisa di manfaat kan kegunaanya gak di lepas langsung jadi bukan gunungnya yang dijual tapi manfaatnya yag dijual karena negara kita teknologinya masi kurang…dengan ada perusahaan itu juga masyarakat bisa jadi partner dan ane yakin 100 % peningkatan taraf masayarakat dari daerah itu bisa meningkat secara signifikan lihat aja di kamojang ma di daerah gunung salak daerahnya walau terpencil tapi masyarakatnya lumayan sejahtera

    ikut bingung

    fbh honda pasti
    on said:

    bisa saja lho terjadi..
    misalnya kaya di papua itu
    yg gunung sekarang jd kawah kosong karena emas nya di ambil freeport..
    sama aja kan jual gunung ?

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan

%d bloggers like this: