Pasca Race Argentina Apa Yang Terjadi, Lorenzo Makin Ingin Ke Honda, Atau Dorna Cepet-Cepat Ganti Bridgeston dengan Micellin? | Bonsaibiker

Pasca Race Argentina Apa Yang Terjadi, Lorenzo Makin Ingin Ke Honda, Atau Dorna Cepet-Cepat Ganti Bridgeston dengan Micellin?

Lorenzo memang merebut podium 3 di GP argentina pagi dini hari tadi, namun begitu keberhasilan ini menyisakan banyak pr dan pertanyaan. Pertama adalah fakta bahwa ketika itu ia memimpin selama 16 putaran setalah startnya moncer, lalu di salip Marquez di lap 17 dan berikutnya disalip Pedrosa tanpa bisa berbuat apa-apa. Ini jelas kejadian baru yang jarang bagi dia atau bahkan mungkin belum pernah dia alami, di posisi puncak, lalu disalip dua lawan sekaligus. Kejadian ini kemudian menyisakan 3 pertanyaan untuk di jawab, apakah Lorenzo sudah tak sedigdaya dulu? Ataukah memang mesin Yamaha tidak kompetitif, atau justru ban Bridgestone yang tak bisa mengakomodir karakter mesin Yamaha.

lorenzo ke Honda 2

lorenzo ke Honda 2

Ya, ketika habis race lorenzo bilang, ia memutuskan untuk nrimo finis di posisi 3, karena katanya dia sanat capek, “………I was very tired and I tried my hardest to stay in second place. I decided to stay third and finish the race.” Dari statmen ini tersirat, Lorenzo tak sengotot dulu, namun patut dipertanyakan capeknya Lorenozo karena dia sudah habis, atau memang karena berjuang mati-matian membawa motor yang tidak kompetitif? Ya, jelas banyak kemungkinan. Nah dari pengalaman ini wajar kalau andai kemudian hari bakal memperkuat rumor Lorenzo akan hengkang ke honda untuk mendapatkan motor yang lebbih kompetitif agar tak perlu capek-capek fight, ini menyambung rumor kemarin yang sudah James Bons tulis dalam artikel berikut.

Selanjutnya adalah fakta bahwa Lorenzo dan Rossi sama-sama lemot di akhir, padahal settingan ban dua rider ini kalau tidak salah berbeda, namun begitu hasilnya sama, lemot di akhir. Nah lemotnya ini gara-gara mesin tidak kompetitif atau ban tidak bisa mengakomodir karakter mesin Yamaha? Dan tentu saja ini juga berpotensi memotifasi Lorenzo hengkang ke Honda dengan alasan racikan mesin Yamaha tak bisa klop dengan ban. Atau pun juga sebaliknya Ban Bridgestone memang tak lagi bagus dan harus diganti, sehingga biar lebih menciptakan iklim persaingan di motoGP.

Isu terkini adalah bahwa perwakilan Dorna Javier Alonso tengah malakukan negosiasi dengan beberapa supplier ban dunia seperti Michelin, Pirelli, dan Dunlop. Ya, persyaratan tenderpun diajukan yakni ban penyuplai harus menambah opsi compound agar pembalap bisa lebih kompetitif dan banyak opsi pilihan, selain itu jumlah pasokan ban juga harus ditambah dari 300 unit per balapan menjadi 600 unit ban. Nah, rumornya Bridgestone tidak memenuhi permintaan itu, maka kemudian berkembang rumor bahwa Michelin akan jadi supplier terkuat pengganti Bridgestone.

Apa yang bakal terjadi, Lorenzo ke Honda, atau Michellin menggantikan Bridgestone? Atau dua-duanya bakal terjadi? Monggo bijimana menurut agan sekalian!

%d bloggers like this: