Pingin Motor Desain Agresif, Jangan Berharap Pada Honda Karena Menganut Paham Unik Dan Elegan! Kalau Yang Gak Suka Pasti Bilang Katrok! | Bonsaibiker

Pingin Motor Desain Agresif, Jangan Berharap Pada Honda Karena Menganut Paham Unik Dan Elegan! Kalau Yang Gak Suka Pasti Bilang Katrok!

Banyak biker yang bertanya kenapa motor-motor Honda terlihat kalem, tidak garang dan ganas layaknya Kawasaki atau Yamaha? Ya ini bisa dibuktikan di lapangan bagaimana setelah kita lihat bersama seperti apa R 25, N 250 dan CBR 250. N 250 dan R 25, bahkan RR monoΒ  terlihat begitu racy, agresif, meruncing dan ganas, sementara CBR 250 terlihat begitu kalem dan elegan. Ya tentu itu sudah menjadi bawaan orok nampaknya gan, sudah menjadi pandangan umum brand ini terutama khususnya di Indonesia.

R 6

R 6

Lihat saja kelas bebek, seperti apa Jupiter MX, Jupiter burhan, dan Vega ZR yang bertampang agresif, lalu bandingkan dengan supra X 125 danΒ  Revo yang terlihat kalem, dan tercatat hanya Blade saja yang terlihat desainnya meruncing dari produk Honda ini. Nah, ketika membandingkan R 15 dan CBR 150 yang sudah ada selama ini juga sampean juga bisa melihat hal yang sama. Demikian juga bandingkan NVL dengan CBSF, semua akan mengarah pada satu kesimpulan, Honda terlihat kalem,Β  santai dana elegan, sedangkan Yamaha atau Kawasaki dan juga Suzuki terlihat lebih agresif.

Nah, masalah selera tentu tak bisa dipaksa-paksa, yang suka dengan gaya kalem ya pasti tanpa ba-bi-bu langsung pilih Honda, yang suka racy ya pilih Yamaha, yang suka garang ya pilih Kawasaki. Nah untuk suzuki memang sejauh ini lebih banyak memasarkan motor-motor sedikit bergaya retro di negeri tercinta ini, mulai dari Thunder 125, 250, Inazuma meski modern ada sedikit kesan retronya.

Bagi brader yang toleran tentu akan sangat menghargai pilihan bikers lain dan tetep respek, sementara yang kurang toleran, ya banyak yang merendahkan pilihan orang lain dengan mengatakan model katrok, norak, ndeso, ababil dan sebagainya. Ya begitulah fenomena negara kita tercinta ini.

Kasus lain, disinyalir honda ingin membedakan bahwa motor harian dan motor balap itu beda. Lihat saja kalau Honda MotoGPnya kenceng banget, lalu motor hariannya biasa-biasa aja, baru kalau mau buat balapan dikasih part racing dan bisa ngacir. Ini tentu beda dengan Kawasaki misalnya, yang di harian kenceng, di balapan juga pingin kenceng meski akhirnya kalah juga oleh Honda.

Nah, bagaiman selanjutnya, nampaknya sejauh ini Honda menyetir konsumen, sementara pabrikan lain malah mengikuti kemauan konsumen. Ya Indonesia maunya kan 2 silinder, Honda tetep kekeuh dengan 1 silinder, sementara Kawasaki dan Yamaha mau mengikuti konsumen dengan 2 silinder. Nah selama Honda masih laku, ya jangan berhayal dapat 2 silinder dari Honda!

Advertisements
%d bloggers like this: