Kandungan Part Lokal R 25 Mencapai 94%, Indonesia Dalam Penjajakan Basis Produksi Yamaha Global

Ternyata emamng benar, bahwa kualitas hasil produksi Yamaha Indonesia sudah diakui dunia khususnya oleh Yamaha GLobal Jepang, oleh karnanya Yamaha didaulat merakit R 25 di Indonesia. Ya kita lihat sja V-ixion sudah ngaspal di Malaysia, Vietnam, dan negara asia tenggara lain dan terbutki durabilitasnya bisa dipetanggungjawabkan. Kemudian mesin Rieju, sebuah motor sport 125 cc layaknya R 125  yang beredar di spanyol, mesinnya adalah mesin rakitan Cikarang lalu diekspor.

r255

Kandungan Part Lokal

Nah satu hal yang menarik adalah bahwa ternyata R 25 ini kandungan part lokalnya mencapai 94 % wewe manteb juga gan! Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Wakil Presiden Direktur Eksekutif Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti ngutip dari kompas :

“Kandungan lokal R25 mencapai 94 persen, mesin juga sudah lokal. Sisanya hanya tinggal komponen seperti ban dan yang lainnya. Kualitas barang produksi Yamaha Indonesia sudah memenuhi standar dunia. Bahkan kalau di Jepang, mereka sangat detail, sedikit saja ada yang salah mereka rewel. Sebenarnya pasar Jepang itu lebih sulit daripada Eropa ataupun Amerika Serikat,

Deal Sebagai Pusat Produksi Yamaha Global

Satu hal yang menarik adalah kini  selain Indonesia sebagai basis produksi R 25, Indonesia juga diplot sebagai basis pengembangan. R25 hanya langkah awal untuk merambah ke kelas lain yang lebih besar. Yakni produk-produk yang bisa diterima konsumen global. Berikut kata ak Dyon lagi :

“Sebenarnya kita ada satu deal, kalau kita sudah ada pabrik terbesar di dunia, tantangannya kenapa kita tidak menjadi basis produksi untuk seluruh dunia. Kita minta seperti itu. Makanya diserahkan politik seperti R25. Sebenarnya produk ini kuantitinya akan besar, harga R25 di Indonesia sebenarnya terhitung kecil di Eropa.”

Wah, bayakngkan, kalau ini sudah terrealisir, Indonesia bakal menjadi produsen moge, mmm, harga R 6, R 1, dan sebagainya bakal murah gan, juoz tenan, kita tunggu aja.

Advertisements

32 Comments

  1. itu kan hanya statement saja, coba di hitung dulu Tingkat Komponen Dalam Negeri nya untuk R25, apakah sampe 94%? di Indonesia sudah ada aturan mulai dari UU sampe dengan PerMen Perindustrian. untuk mau mengetahui kandungan Lokal dalam suatu produk, coba intip deh om http://p3dn.kemenperin.go.id/

    • tergantung perspektif, mau dilihat dari biaya, jumlah part, atau berat. kemenperin bisa aja pake biaya tapi yimm pake jumlah part. kalo pake biaya komponen impor jelas mahal. sehingga mungkin kurang dari 90% malah.

  2. harga R 6, R 1, dan sebagainya bakal murah gan, juoz tenan, kita tunggu aja.
    ==============================================

    yg r25 aja harga 11-12 ama cbu kok om?

Leave a Reply