Kayaknya Yamaha Terlalu Buru-buru Sehingga Harus Ada Rumor Silent Recall R 15

Produk manusia memang jelas tak ada yang sempurna, apapun itu. Ya utamanya topik otomotif tentunya sebagaimana tema yang sering kita bicarakan. Ya, ketika Honda mengalami banyak masalah dengan CB 150nya mulai dari mesin klothok-klothok, tanki gampang kemasukan air, hingga pelindung shock belakang pecah, demikian juga Kawasaki Ninja 250 yang kena kasus casing tidak presisi, oli shock depan meler, dan sebagainya, kini giliran Yamaha RR 25 yang ketiban masalah. Belum genap seblan ngaspal R 15 gacoan Yamaha ini sudah mengalami maslah. Ya untungnya hanya masalah spele yang tidak berhubungan dengan laju motor, yakni spak bor belakang miring dan standar samping yang sudut kemiringannya terlalu besar sehingga terlihat kependekan.

perbandingan-kemiringan-standart-samping-yamaha-r15-lama-vs-baru-berseberangan
perbandingan-kemiringan-standart-samping-yamaha-r15-lama-vs-baru-berseberangan

Nah, dari dua kasus yamaha ini meskipun masalah spele tapi setidaknya berefek pada image Yamaha, kesannya Yamaha terburur-buru ngejar storan untuk memproduksi dan menggelontorkan motor ini, sehingga hal-hal kecil macem ini bisa lolos dari pengawasan. Tengok aja statmen dari dedengkot FBY Jatim kang MD aihihih dalam petikan artikelnya di  link INI

” 2500 unit R15 pertama problem kelolosan inspeksi. Ada cacat produksi.”

Demikian bbm dari narasumber madev, sekarang lgi Hot ada meeting kenapa bisa lolos inspeksi , lanjut sang Mr. X memberikan berita. nah ini hati-hati bagi yang inden online., krn mereka pasti dapat motor generasi pertama

Dan Yamaha akan berniat untuk silent recal, untuk memperbaiki-nya, soal apa yang menjadi problem, mohon maaf madev tidak bisa bocorkan karena dilarang oleh sang pemberi berita”

Ya, mungkin boleh jadi gempuran sport Honda membuat Yamaha sedikit grogi dan ngebut membuat motor ini, boleh jadi juga nafsu Yamaha inin menumbangkan Kawasai dari raja sport 250 sehingga ngebut memproduksi R 25 lalu efeknya produksi R 15 lewat dari pengawasan.

Ya apapun itu yang jelas QC memang sangat penting, dan Yamahapun juga sudah melakukan penggantian terhadap part salah satu gacoannya yang kurang pas ini.

 

Advertisements

27 Comments

  1. Hanya saran untuk para blogger sebaiknya mulai dan harus dibiasakan penulisan yang benar koreksi perkata dan huruf yang terlihat berantakan sebelum dipublikasikan karena ini penting buat pembaca dan jangan menganggap sepele.

  2. Sebulan tertulis Seblan. Kawasaki tertulis Kawasai.dan masih banyak lagi kata perkata huruf perhuruf hampir disetiap artikel. Suwun mas.hanya kritikan membangun. : D

  3. Yamaha Gak akan Silent Recall action..soalnya takut ketahuan, jadinya penggantian dan pemasangan standar samping tidak dilakukan dibengkel tapi dirumah si pemilik R15 dengan iming2 Souvenir segala. Lha yok enak tho…

  4. beda dikit, sbnarny gk terlalu bermasalah, bukannya yg ngaruh bagian besi penahan depan depan as standartyg nentuin miring atw gak, bebek ane terlalu miring stndarnya trnyata bukan standartnya brmaslah, tapi besi depan penahannya dibenerin alias dbemgkokin biar nahan standart jdi lurus

  5. Tadi dibengkel aksesoris ada R15 lagi ganti Ban segede Gaban, kayaknya depan 120 belakang 160…terus ane tanya ama yg punya bengkel “tu apa bisa lari motornya dikasih ban segede gitu?” Kata yg punya bengkel “tadi sih dah dikasih saran, tp yg punya bilang cuma untuk jln pelan2 aja kok, yg penting keren..”

    Lha emang unik alasan orang beli motor di Indonesia ini…ckckckck…

  6. ya bgitulah yamaha bkin hal sepele aj gk becus spakbor miring, standar samping kependekan jgn smpe dach klo swing arm banana nya jg miring..wkwkwk

Leave a Reply