Somplagh Makin Hari Kok Makin Dijajah System Kredit, Pembeli Cash Adalah Musuh Besar Dealer | Bonsaibiker

Somplagh Makin Hari Kok Makin Dijajah System Kredit, Pembeli Cash Adalah Musuh Besar Dealer

Munculnya Mobilio tak pelak lagi memang membuat lawan pontang-pantin banting harga dan bikin hujan diskon, beberapa dealer memang tak-tanggung-tanggung, bahwa mereka memberi diskon mulai dari 10 juta hingga 30 juta memang bukan isapan jempol belaka. Ini menimpa Ertiga, Xenia, hingga livina. Nah mendengar hal ini James Bons langsung aja cek ke pameran di CSB mall di cirebon, kali ada yang murah, tebuss! Sasaran pertama lihat Ertiga, saat James Bons tanya ke mereka memang jawabnya iya. untuk Type GL kabarnya diskon hingga belasan juta. Nah saat James Bons mau serius, ehem James Bons bilang belinya cash, alamak, sang sales geleng-geleng pala! Lalu menjawab, bert paak! Ya wis, kaburrr!

nrimo

nrimo

Lalu iseng lagi ke stand pameran Yamaha di Grage mall, disitu para SPGnya menggunakan baju bertuliskan Yamaha R 25. Weh, penasaran nih, lalu tanya kapan launch R 25 untuk Cirebon. Nah jawabnya ternyata habis lebaran baru launch. Langsung aja tanya,  “bisa beli cash nggak?” jawabnya bisa ditebak! Maaf mas untuk R 15 aja kita tidak melayani pembelian cash, apalagi yang R 25!” Mmmmm, mangstabf jawabannya!

Ya, James Bons sadar bahwa tak semua orang hoby beli cash, namun setidaknya masing masing orang kan juga beda cara berpikirnya. James Bons sendiri berpikir untuk kebutuhan konsumtif malas beli cash, kecuali untuk bisnis yang bisa menghasilkan uang dari barang yang kita kredit baru dah mau kredit. Dan ternyata kesimpulan James Bons kini bahwa pembeli cash itu adalah musuh dealer, alias tidak dilayani.

Simpel saja gan kalau beli kredit misalkan Tiger 25 juta kalau kredit 3 tahun bisa total 40 jutaan gan dalam 3 tahun, uang 15 juta sudah bisa untuk beli 1 unit motor daripada diberikan kepada jasa kredit. Nah kalau berat beli motor atau mobi baru, ya beli seken. Itu pemikiran James Bons, monggo saja pemikiran agan sekalian berbeda juga sah-sah saja, kan memang pandangan orang berbeda. Nah bagaimana menurut agan sekalian?

Advertisements
%d bloggers like this: