Mungkin Ini Namanya Panen Tilang, Tapi Masih Menimbulkan Protes, Kok Di turunan Bukan Tanjakan, Njebak Dong!

Unik juga saat TMC Polda Metro memposting penilangan yang dilakukan terhadap pengendara motor yang nekat masuk jalan layang Pesing. Bahwa yang terjaring ini memang buanyak sekali motor. Dan pastinya motor gak mungkin belok atau balik untuk ngeles alias kabur dari tilang wong nilangnya di ujung turunan bukan pas di tanjakan dimana jalur yang tak boleh dilewati motor bermula. berikut status TMC Polda:

tilang
tilang

“Polri Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro lakukan penindakan Pemotor yg melintas di Layang Pesing Jakbar. Demi keselamatan diri sendiri mohon dipatuhi rambu2 yg telah dipasang.

Nah, dari status ini ternyata banyak menuai pro dan kontra, para komentatornya memang sebagian mendukung, sebagian bingng dan sebagian mencerca. Ya realnya memang pemotor ini bersalah dan harus ditilang. Namun di sisi lain kabarnya ini jalaur memang kadang boleh dan kadang tidak. Sementara itu menurut aturan tilang polisi, tempat penilangan harus di daerah yang gampang di lihat dan menghindar unsur menjebak. Nah yang model gini karena penilangannya di ujung alias di turunan, bukan pas di tanjakan atau di awal tempat larangan maka sebagian orang menilai ini menjebak. So bagaimana menurut agan sekalian?

Advertisements
Advertisements

24 Comments

  1. itu sengaja lah buat efek waspada,kebanyakan pengendara patuh pas ada Polisi doang kan..
    jd misal dia nemu Flyover lg masti mikir2 klo mau langgar,”wah jangan2 d bawah ada polisi”

  2. ya kalau kita tertib,surat2 lengkap,motor juga bener,ngapain takut razia?
    yg biasanya protes n ngira ini jebakan,biasanya karena orang ybs ‘merasa’ nggak tertib,takut sm razia,takut kena tilang…

  3. kadang2 polantasnya awal2 kemaren ada yg jaga pas di tanjakan, tp kenapa diam aja pas ada motor yg lewat? pas awal2 kemaren, namanya awal2 ya ada sosialisasi, UU aja 2 tahun sosialisasi

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin