Renungan Subuh Gan! Menggunjing Tegas Dilarang Dalam Islam

Kebiasaan kita adalah gampang sekali mengomentari sesuatu yang tidak kita sukai sebagai hal yang buruk, membully dan mengata-ngatai, padahal itu baru atas dasar karena kita tidak suka, dan juga atas dasar salah hanya menurut kita. Sedangkan kalau dikaji lebih mendalam belum tentu fonis kita benar!

Menggunjing
Menggunjing

Akhirnya hanya akan menjadikan kita sebaga orang yang disebutkan dalam alqur’an sebagai pemakan bangke saudara kita sendiri!

Belakangan para penggunjing makin banyak di dunia maya, berkembang begitu parah, para petani digunjing, para ustadz dibilang kafir, bahakan presidenpun dibilang hanya cari muka! Demikian pula para pendukung presiden juga banyak yang bilang lawan politiknya tidak gentle tidak sportif, suka nyari kesalahan dan sebagainya, saling menggunjing menjadi tradisi. Ingat lho kebiasaan ini merebak bak rumput bersemi di musim hujan, entah ada yang mendesain atau tidak tapi ini fakta.

Nabi Muhammad dilupakan, kiyai disepelekan, pemuka agama dikafirkan, sekarang yang menjadi idolah adalah tokoh-tokoh yang jago menggunjing. Sebut saja a, b, c dan seterusnya.

Qur’an dilupakan, yang jadi bacaan adalah gosip, gunjingan, bullyan. Kalau kita sebagai kaum penggunjing ini masih mau baca Qur’an tentunya kita tidak akan lupa ayat di bawah ini!

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ
“Hai orang yang beriman, jauhilah sejauh-jauhnya prasangka, karena sebahagian prasangka itu dosa, Janganlah kamu suka bikin desas-desus, dan jangan sebagian golongan menggunjing golongan lain, sukakah kamu makan daging bangkai saudaramu sendiri, pasti kamu akan jijik!”

Monggo yang merasa menjadi umat Islam, masak iya lupa dengan kata-kata yang ada dalam Alqur’an.

Katanya kembali pada Qur’an dan sunnah Rasul, monggo balik, sebelum kebablasan!

Advertisements

24 Comments

  1. Dan katakanlah kepada hamba- hamba-Ku: “hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia”.
    [QS al-Isrâ:53]

  2. Dan katakanlah kepada hamba- hamba-Ku: “hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia”.
    [QS al-Isrâ:53]

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin