Munculnya Spanduk Larangan Mengucapkan Selamat Natal Semoga Tidak Memecah Belah Umat Islam Dan Juga Dengan Umat Lain

Brader sekalian, belakangan memang ramai perkara sehubungan dengan perayaan natal, mulai penentangan pemakaian atribut natal bagi umat Islam, hingga pelarangan mengucapkan selamat natal bagi umat Islam kepada umat Kristen. PEndapat sebagian umat islam mengucapkan selamat natal itu sama saja dengan pengakuan atas kelahiran Isa al masih yang menurut umat Kristen sebagai anak Tuhan, artinya itu menggangu akidah. Sebagian golongan lain beerpendapat mengucapkan selamat natal diperbolehkan dengan myakini bahwa Isa adalah juga nabi umat Islam, hanya saja beda keyakinan menyangkut kelahirannya. Maka mengucapkan selamat natal diperbolehkan, asal tidak meyakini sebagaimana keyakinan umat Kristen. So akhrinya terjadi perdebatan panjang. Nah MUI sendiri kabarnya menyampaikan pelarangan itu.

spanduk pelarangan menucapakan selamat natal

spanduk pelarangan menucapakan selamat natal

Nah di beberapa tempat khususnya kota malang beredar spanduk yang isinya pelarangn umat islam mengucapkan selamat Natal pada umat Kristen. Yup semoga saja ini tidak memcah belah umat islam, dan juga tidak memcah belah bangsa Indonesia yang berbineka ini. Tetep menghargai keyakinan orang lain dan tentusaja menjalankan keyakinan sendiri. Keep brotherhood,

This entry was posted in Artikel Agama and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

69 Responses to Munculnya Spanduk Larangan Mengucapkan Selamat Natal Semoga Tidak Memecah Belah Umat Islam Dan Juga Dengan Umat Lain

  1. Wong Mranggen says:

    Menyimak saja.

  2. REC*303 says:

    Masalah akidah ya…

  3. gogon says:

    Salut sama Pengedara Sepedah Ontel berani berbuat berani bertanggung jawab, padalan dia cuma pake sepedah , salut salutο»Ώ

    https://www.youtube.com/watch?v=RwkpWFst930

  4. Joko says:

    Penyakit orang Indonesia, aturan sendiri, bukan untuk dilakukan sendiri, tapi untuk dipaksakan orang lain. Misalnya fpi, selalu terapkan aturan ke orang muslim lain, padahal bukan kelompok dia. Mau fanatik silahkan, tapi jangan paksa orang lain, walaupun seagama, untuk ikut fanatik juga.

  5. r15 says:

    NO SARA PLEASE !

  6. spin 07 says:

    inilah negeri sekuler… bgmnapun ucpn slmt natal ttep haram mutlak bro. ga prl bimbang lg. cb z mrk kaum kuffar sruh ucap syahadat pst ga mau. atau suruh aja seorang suami ucapin talak 3 pd istrinya tentu tdk mau… krn ini soal akidah bro… bca al kafiruun… jgn ikut2an JIL.

    • Joko says:

      Jika bagi anda haram, ya sudah, jangan lakukan. Tapi kalau orang lain lakukan dan anda sebut haram, nah itu baru masalah. Biarkan orang bertindak sesuai apa yang dia pikirkan, toh dia sendiri yang akan tanggung akibatnya. Kalau orang harus bertindak sesuai apa yang kita pikirkan, memangnya mereka budaknya kita, harus ikut apa saja kata kita?

      • rendi says:

        bukan ikut kata kita, tapi ikut tuntunan.

      • Joko says:

        Tuntunan tiap orang kan beda2, beda juga cara memahaminya. Jadi apa yang kamu anggap tuntunan, belum tentu orang lain anggap tuntunan juga.

      • ●○ qwerty ○● says:

        memang dilema buat sebagian *pegawai/karyawan beragama islam yang bekerja pada perusahaan swasta milik non muslim (misalnya) merasa ngga enak bila tidak mengucapkan selamat kepada pimpinan atau owners perusahaan tsb…

        *mungkin om joko salah satu yang saya maksud di-atas…?

        tapi bagi saya pribadi sudah sangat jelas “umat muslim tidak boleh mengucapkan selamat natal…!”

        γ€€

        • mengulurkan tangan untuk solider dlam kegembiraan atau dalam kedukaan adalahsifat mulian yang berasal dari allah yang solider, maka manusia ciptaannya pantas meneladani allah yang solider, manusia itu memang licik, mengulurkan tangan ucapselamat aja engga mau, tapi mau pnerima pemberian berupa barang ko mau aje ye

      • Joko says:

        Kalau secara pribadi, nggak masalah, itu keyakinan. Tapi kalau pamflet di tempat umum, itu sudah pemaksaan. Di situ perbedaannya. Dan pemaksaan itulah yang sering jadi masalah.

    • Allah itu solider pad nasib manusia dalam suka dan dduka, maka ciptaannya, manusia juga pantas meneladani Allah solder pada sesama dalam sukda dan duka dalam sedih dan dan gembira dengan ucapan selamat atau ucapan ikut berduka, yang melarang itu bukan allah tapi manusia yang sesat

  7. mrx says:

    “khususnya kota malang”…. waktu kuliah dimalang ampir aku terbawa jama’ah yang suka mengatakan golongan A sesat golongan B sesat …itu bid’ah …ini bid’ah…itu sesat…bisa-bisa bloging juga sesat wkwkwk….Alhamdulillah banyak teman yang masih mengingatkan

    saya baru sadar, memang sasaran mereke para mahasiswa yang masih awam…

  8. sudiyantoro says:

    Saya umat kristiani bro…sebenarnya sih bagi saya pribadi tidak ada masalah kalau teman2 muslim tidak mengucapkan, tetapi apakah tidak lebih baik larangan2 model gini diumumkan atau disebarkan di masjid2 apa d pengajian gtu…biar ademm gtu…

  9. anton nugroho says:

    Orang yang berbuat ‘salah’, seharusnya diajak berbuat yang ‘benar’, bukan diberi ucapan selamat atas perbuatan ‘salah’nya.

  10. oplosan says:

    hahaha….knapa g pindah di negeri onta…ini indonesia bung….arab aja ada pohon natal termahal didunia… sbnrnya takut sm agama apa tuhan..??? kalo dipikir2….agama ujung2nya ada unsur politiknya….ujung2nya kekuasaan…indonesia adalah bineka tunggal ika…berbeda2 tetap satu jua….kalonggak bisa menghargai perbedaan…knp nggak pindah negaea aja bro….

  11. kudo78dk says:

    Agamaku agamaku, agamamu agamamu….. Wes ngono thok…. Rasah kakean debat, rasah ngajak kisruh…. Hormati yg natalan dg menjaga suasana kondusif… Kalau ngga mau ngasih selamat mending diam saja, ngga usah koar2 bikin kisruh.

    • ●○ qwerty ○● says:

      nahh ini gue setuju…

      to om bonsai ini jelas artikel sara, mohon di-recall aja buat kebaikan bersama demi persatuan bangsa…!

      mending gontok2an antar fansboy dari pada masalah sara begini…, sensi banget om’ masalah aqidah… :v πŸ˜†

      γ€€

    • apik apik.kalo engga mau kasih selamat ok ok aje, tapi kalau diberi sesuatu ukllurkan tanganmu utuk menerimanya aj dia diam kan tak ada yang tau to he222

  12. samzurry says:

    Masing-masing aja
    ____________

    Ediaan, motor mini buat anak kecil malah buat balapan ama bapak2

    http://redcs1.com/2014/12/24/624/
    Yg penting lu jangan nyenggol gue!

  13. danisubject says:

    it’s between me and god …..

  14. paijo says:

    kewajiban setiap muslim adalah memberi peringatan pada muslim/manusia yang lain, Setelah itu gugurlah kewajiban dia. Masalah orang lain mau mendengarkan peringatan at tidak itu adalah hak Allah SWT akan memberikan hidayah iman kepada manusianya. Tetapi kita sebagai hamba janganlah berputus asa dalam memberi peringatan kepada saudara2 kita, karna keputus asaan adalah tanda kita tidak ikhlas dan tdk bersyukur. karna ketahuilah orng yg bersyukur pada sang pencipta itu sangat sedikit sekali.

    َ
    β€œ..akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur ” (Qs Al Baqarah:243)

    β€œ Seandainya kalian mengikuti kebanyakan orang di muka bumi, sungguh mereka akan menyesatkan kalian dari jalan Allah (Qs:al An’aam:116)

  15. darsonosu says:

    toleransi itu sudah cukup hanya dengan tidak mengganggu kegiatan ibadah mereka, tidak perlu mengucapkan selamat apalagi ikut merayakan, karena “bagimu agamamu, dan bagiku agamaku” serta “Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan”. itu suatu alasan mengapa umat islam tidak bisa mengucapkan “selamat hari kelahiran”.
    kalo kata DPP FPI : “haram mengucapkan selamat natal, dan haram mengganggu perayaan natal” πŸ™‚

  16. xxx says:

    sing penting ojo jotos jotosan…

    diganti ” selamat hari raya ” tok ae…

  17. gogin says:

    Selamat Natal dan Tahun Baru

  18. Jack says:

    ‘MUSLIM YANG BAIK TIDAK MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL SERTA TIDAK MERAYAKAN NATAL DAN TAHUN BARU’
    TIDAK MERAYAKAN NATAL DAN TAHUN BARU..? klo NATALnya sich iya muslim gk boleh merayakan tp TAHUN BARU..?

    • Muslim yng baik dan benar adalah muslim yang mau mengucapkan selamat natal karena meneladani Allah yang solider pada manusia dalam suah atau senang, ketika sesama bergembira ikut menyampaikan salam selamat, ketika seama berduka ikut menyampaikan salam ikut berduka manusia dalam susah atau senang, Allah tidak mengehndaki umatnya tidak solider,tidak membawa berkat dan kegembiraan bagi sesama ciptaan tuhan

  19. sport tulen tp sohc says:

    Agama oq d gawe njlimet
    TUHAN ALLAH itu kasih
    Introspeksi diri anda sendiri

  20. Montor says:

    Sudah seharusnya lah mbah, kalau ada yang lagi gas pol, kita harus siapkan rem, kalau perlu rem pol.

  21. wong deso says:

    Tujuan awal adanya agama kan untuk Tuhan, kalo malah meng-agungkan agama ya SALAH BESAR!

    coba dalami dulu agama masing masing, apa iya umat beragama diharuskan membenci orang lain?

    Jangan sok suci masbroo, masi napak kakinya didunia, mungkin kalo kaki dah napak disurga baru ane percaya omongan ente!

  22. aty1980 says:

    muslim sejati mengucapkan syahadat,dan konsekuensinya adalah mengamalkan isi syahadat,dan diantaranya meyakini Allah sebagai rab,tuhan kita satu yang berhaq diibadahi.dan mengingkari bentuk peribadatan kepada selian Allah,

    kalo ada yang mengaku muslim tapi mengucapkan selamat natal kepada kaum nasrani, maka dipertanyakan keislamannya,
    bagaimana bisa dia mengucapkan kepada kaum yang meyakini tuhannya adalah isa,padahal keyakinan islam,isa adalah nabi bukan tuhan.
    bagaimana mungkin dia memberikan selamat kepada kaum yang mengatakan tuhan punya anak, padahal islam mengatakan rab tuhan kita satu tidak beranak dan di peranakkan….

    bagaimana mungkin dia mengucapkan selamat natal,memberikan selamat,padahal Allah berfirman dalam alquran NYa,bahwa yahudi dan nasrani tidak akan pernah ridha kepada islam sampai mengikuti agama mereka,
    saya kira orang yang membolehkan mengucapkan natal,
    kalo bukan orang munafiq bisa jadi orang bodoh yang belum mendalami islam secara mendalam.

  23. benz says:

    SELAMAT HARI NATAL 2014 & TAHUN BARU 2015
    GASPOLL….
    SO WHAT..???

  24. benz says:

    Kalender di rumah saya menyatakan tgl 25 Desember adalah hari besar keagamaan umat kristiani..sama dgn agama lain yg Juga mempunyai hari besar pada tanggal yg berbeda..

    Tanggal 25 Desember 2014 MASEHI = Hari Natal

    SELAMAT NATAL 2014 & TAHUN BARU 2015

  25. subaru says:

    Selamat natal saudara2ku sebangsa yang beragama kristen. Semoga kedamaian selalu bersama kita seindonesia. Cheers bro..

  26. ●○ qwerty ○● says:

    to om bonsai ini jelas artikel sara, mohon di-recall aja buat kebaikan bersama demi persatuan bangsa…!

    mending gontok2an antar fansboy dari pada masalah sara begini…, sensi banget om’ masalah aqidah… :v πŸ˜†

    lihat komen2 di-atas bisa memicu nihh… :mrgreen:

    bahaya yang terprovokasi…!

    γ€€γ€€

  27. Madi says:

    Selamat Hari Raya Natal, semoga membawa damai.
    #tema sesuai di kalender dinding saya.

  28. YFBoyz says:

    Hargailah perbedaan,hanya mengucapkan saja tidak perlu sampai gembor2 kaya gini,bagi umat kristiani selamat Natal dan tahun baru 2015………gitu aja kok repot………..urusan agama itu masing2……yang penting tetap ber-Tuhan dan yakinlah semua ajaran itu baik…….jika Isa dianggap “hanya” nabi silahkan……tidak ada yang melarang itu……Natal hanya bentuk sebuah ucapan tidak lebih, saudara kita kristiani juga mengucapkan selamat Idul Fitri………kita didunia belum ada jaminan yang pasti lolos kesurga…..itu hanya sebagian dr keyakinan saja…….kalau ada yang sudah pernah kesurga silahkan share pengalaman mana yang benar dan “salah”…….,jika masih nginjak bumi kita terlalu bodoh untuk buat pernyataan benar salah…….terimakasih

  29. YFBoyz says:

    Si joko ini pikirannya kayak katak dalam tempurung,lihat dunia luar brooooooo……….Natal dan Idul Fitri sudah diakui diseluruh dunia……..kenyataan yang belum tentu fakta sejarah……..ingat kenyataanmu hanya sebatas keyakinan saja tidak lebih……yang tahu hanyalah Tuhan itu sendiri……….kecuali kalau u tidak injak bumi lagi dan menjadi malaikat baru bisa ngomong……..manusia hanya menafsirkan saja dengan akal dan pikiran……padahal Tuhan tidak bisa dijangkau dengan hanya akal manusia saja………kalau kutulis begini siapa yang naif………terlalu membenarkan Tuhan hanya dengan akalmu……….

    • Joko says:

      Argumen bro, argumen. Jangan dikira aku nggak tahu latar belakang natal dan idul fitri. Tapi soal hubungan antar manusia, ketika seorang mengharamkan manusia lain karena beda keyakinan, itu adalah seorang teroris yang belum bertindak. Tapi cara berpikirnya sudah sama. Seperti yang kamu bilang, kalau baru sebatas penafsiran, kenapa pakai acara melarang orang lain, di depan umum lagi.

  30. konin says:

    d ucapi natal pa gk ya gk masalah…. tu kan tergantung mulut masingΒ² org… pancasila udah mulai luntur… bhineka tunggal ika udah mulai luntur tergantikan orgΒ² & ormasΒ² yg ngakunya paling berakhidah & berakhlak serta berlagak sok suci… lucunya negri ini sekarang… mayoritas menindas dan membatasi ruang gerak para minoritas… dikitΒ² demo… dikitΒ² protes… dikitΒ² haram… hahahaaa korban negri onta bangsa q….

  31. Ignatius says:

    Selamat Merayakan Natal Pak Muhsin Bonsai sekeluarga.

  32. YFBoyz says:

    Yah itu yang aku gak setuju melarang orang lain untuk berbuat salah menurut penafsirannya sendiri…………emang dilain pihak tindakanmu apa sudah benar………bakar spanduk itu demi tegaknya pancasila di negeri ini hidup NKRI harga mati!!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.