Ngintip Warung Bakulkangkung: Menghindari Razia, Pelajar Malah Kehilangan Motor,Apes Nih!

razia-motor

razia-motor

Sebuah dilema bagi pelajar untuk sekolah, naik motor belum punya SIM, naik angkutan umum, susah, lama, harus nunggu, kadang malah gak ada. Ujuang-ujungnya ya maksa naik motor, selain murah juga cepat sampai tujuan. Cuman risikonya, tak jarang kena razia, tak jarang juga si bocah kebut-kebutan dan ngasal saat berkendara lalu mengalami lakalantas. Ya ini adalah sebuah potret di negeri ini yag harus kita selesaikan bersama. Kalau tidak ya banyak pelajar menjadi korban. Nah salah satu satu kejadian dimana pelajar menjadi korban adalah si pelajar ini lagi apes. Adalah si bocah siswi SMK bawa motor, demi menghindari razia polisi, malah si bocah kelihalangan motornya.

460x110 (9)

Kronologisnya menurut warung “Bakul Kangkung Mas Sayur” sebagai berikut: Pagi hari saat berangkat sekolah, siswi ini  tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi alias SIM, nah didepannya ada razia lalu lintas. Wajar dog sudah naluri dia takut di tilang. Nah demi menhindari tilang maka siswi tersebut ber inisiatif meninggalkan motornya di emperan rumah seorang warga, lalu kemudian ke sekolah jalan kaki. Sekolahnya sih memang tidak jauh. Harapannya si bocah ini sepulang sekolah akan ambil motornya tersebut, ee apa daya setelah pulang motorpun raib.

siswi-smk-kehilangan-motor

siswi-smk-kehilangan-motor

Si tuan rumah pun jelas tak mengerti hanyaplonga-plongo aja wong memang si pelajar tak memberitahu jika ia meninggalkan motor di situ. Tepatnya saat meninggalkan motornya ia tergesa-gesa hingga lupa izin ama si pemilik rumah, udah gitu ia juga tak mengunci stang honda beat FI warna hitam nya. Alamak nasib! Nah ini musti kita pikirin bersama gan agar tak terulang.

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Curanmor and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Ngintip Warung Bakulkangkung: Menghindari Razia, Pelajar Malah Kehilangan Motor,Apes Nih!

  1. orong-orong says:

    buahahahaha

  2. Mas Sayur says:

    lbh apes ketika iklan word ads yg ilang… 😉

  3. namanya juga pelajar belum bisa hitung risk/ reward…
    menghindari kerugian 50 rb, meresikokan barang senilai belasan juta

  4. Amamoto says:

    ahhh masih krediten kok mbahh
    baru 1 kali bayar dadi rapopo :mrgreen:

Leave a Reply

Your email address will not be published.