Polisi Razia Dari Rumah Ke Rumah Memutus Mata Rantai Curanmor

razia motor

razia motor

Emang bener-bener mau berantas sampai akar-akarnya mungkin gan, setelah operasi pemberantasan begal, penembakan begal, maling dan pelaku kejahatan lain, lalu menangkap penadah, kini polisi merazia dari rumah ke rumah. Sebagaimana beberapa hari lalu setelah adanya imbauan polisi, warga Pulau Tidung secara sukarela menyerahkan motor mereka yang tak bersurat ke aparat Polres Kepulauan Seribu. Hasilnya ada 327 unit motor yang diserahkan masyarakat ke polisi. Nah kini nampaknya acara ini diteruskan ke daerah lain. Polisi bakal merazia motor untuk kepemilikan motor yang sah disertai surat-surat dan juga sekalian razia knelpot bisinb.

Vario 150Yup, di daerah Cirebon misalnya menurut penuturan beberapa warga polisi telah melakukan razia. Di warung pada cerita bahwa banyak yang dirazia atas kepemilikan kendaraan bermotor ini dari kampung ke kampung. Sementara itu di jalan utama, setiap hari juga dilakukan razia. James Bons pernah dibonceng temen yang motornya telat bayar pajak, ee gak ditilang gan, kata pak polisinya itu wewenah bagian pajak dan dinas perhubungan. Yang penting perlengkapan motor sesuai aturan dan surat-surat lengkap, aman, meski telah habis masa pajaknya.

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Berita Umum and tagged , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Polisi Razia Dari Rumah Ke Rumah Memutus Mata Rantai Curanmor

  1. MotorGUE says:

    yo keren josss pak polisi
    lanjutkan

  2. goldwings says:

    Polda lampung perlu meniru nih..karena hampir disetiap rumah dilampung,rata rata pake surat sebelah..

  3. topik says:

    Mmng adanya begal karena ada yg beli hsil begalnya mknya begal mkin semangat aja aksinya

  4. billythekid says:

    harus diapresiasi.. jgn dicela terus

  5. Jack Hafanz says:

    Mudah-mudahan gak anget-anget tai ayam

  6. Teguh Triyono says:

    Klo d’jabodetabek pajak telat pasti kna dah 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.