Polisi Yang Dibilang Rasis dan Ngatain “CINA” Itu Ternyata Kasus Salah Paham

liman

liman

Brader sekalaian beberapa hari lalu James Bons menulis artikel tentang seorang polisi yang dikabarkan rasis lalu ngatai “CINA” pada seseorang yang akan ditilang. Ramai dibicarakan bahwa pak polisi ini arogan dan rasis. Namun ternyata belakangan ini hanyalah kasus yang terjadi karena salah paham.

460X100

Ya, seorang pelanggar lalulintas, Tjhong Huandra Limanau alias Liman menuduh Bripka Hardiyanto, petugas lalulintas rasis saat menindak dirinya. Hal kemudian diunggah ke Internet dan menjadi perhatian khalayak.

Dan belakangan ternyata hal ini salah faham saja, dan tertilang telah memberikan klarifikasi pada acara jumpa pers di Gedung Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jaksel, Senin (30/3/2015) pukul 17.30 WIB. Ia menjelaskan bahwa kata-kata ‘Cina’ yang ia tuduhkan kepada Hardiyanto di FB hanya kesalahpahaman saja. Kata-kata ‘Cina’ itu bukan terlontar dari pak polisi yang menilang, tapi dari mobil sebelah kanannya.

Permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan di hadapan penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, siang kemarin.

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Berita Umum and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

21 Responses to Polisi Yang Dibilang Rasis dan Ngatain “CINA” Itu Ternyata Kasus Salah Paham

  1. ealaahh….ternyatah

  2. ardiantoyugo says:

    masalah sensitip…

    Begitu besarnya peranan winglet: http://wp.me/p1eQhG-14I

  3. nobrandminded says:

    jiahaha… status tuh orang (liman) di facebooknya dihapus.. terlanjur nyebar di google… wkwkwkwk

    begitulah perilaku driver… jiakakaka

  4. Dian Mas Putra says:

    china oh china…
    begitulah perilaku driver…
    seenaknya aja memperlakukan pengguna jalan lain termasuk pak polisi…
    main tuduh dan publish ke jejaring sosial, ga taunya “CUMAN SALAH PAHAM”…
    WADEPAKKK…!!!
    kuping tuh gedein…!!!

  5. Bokong_semar says:

    walopun salah paham tapi tu polkis .. tidak boleh nyebut kata “cina” .. coba klo doski lagi di new york .. bilang “nigger” woh langsung liwat tuh polkis

    • koko89 says:

      Bokong_semar ne org provokator!!!! mas liat n baca beritax dlu bru komen!!!! mangx pak pulisi ad ngatakan CINA kah??? yg nyebut CINA tu pengendara lain mobil sebelahx!!! bkn pulisix!!! bego bin tolol ne org….

    • edi kartolo says:

      bokong_semar : otak & mata dibokong, pantesan ga bisa baca

    • st3v4nt says:

      Lu udah pernah ke NY boss? Kalau liat dari cara lu ngomong paling liat NY di tv doang ye…..

      • jeDorrrr says:

        Lah ini orang bertiga baca kronologis sebelumnya donk >> “Inilah polisi rasis, maki saya cina! Surat tilang tidak dijelaskan SIM ditahan, form biru dikosongkan. Nama petugas juga tidak diisi, SIM harus diambil dimana tidak ada info. Saya dipaksa tanda tangan, saya tolak form coklat saja dilempar ke saya. Saya uber nama petugas dan form biru, dipukul dan dimaki cina oleh polisi ini, Hardiyanto. Itulah indahnya Indonesia. Mau taat peraturan malah dipersulit, dipukul dan dicaci”>> ya orang yang benar mana ada yang percaya ama penjelasan “ternyata salah paham” noh baca tuh komen di bawah, masak iya ada yg lewat di sebelah tiba2 teriak rasis????, lha orang2 juga pada gagal paham, cuman situ ber3 saja yg kek gitu dan ngatain orang pula, lha gw juga kagak belain si bokong tapi mbok yang pinter dikit, capee deeeeh

  6. ponari sweet says:

    Paling2 juga damai karena gak mau saling tuntut. Demi nama baik polisi jg.
    yg polisi kena masalah rasis, yg pake mobil kena uu ite.

  7. ockta says:

    hahaha kang cerita aslinya nggak tahu kan gimana kang? yang ada hanya hasil akhirnya yang damai, padahal kalau ditilang seharusnya mobil berhenti, kemudian mobil lain kalau bicara dari dalam mobil sebelah dan nggak kencang mana kedengaran kang… apalagi kalau ramai, untuk apa orang lewat ngatai orang yang ditilang kang…

  8. herm says:

    yg mukul juga dari mobil sebelah juga?

  9. Zzzz says:

    Aneh, , terkesan dipaksa klarifikasi

  10. eo jogja says:

    Yah salah paham ternyata

Leave a Reply

Your email address will not be published.