Ada Sedikit Kepanikan Produsen Motor Saat Premium Mau Dihapus

efek BBM Mahal
efek BBM Mahal

Sebagaimana dibaretiakan sebelumnya bahwa pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) akan menghapus premium dan diganti dengan bahan bakar minyak (BBM) beroktan lebih tinggi secara bertahap mulai bulan depan. BBM jenis ini kaarnya harganya bakal lebih murah dari pertamax tapi sedikitlebih mahal dari premium. Artinya penggantian premium dengan BBM baru bakal berharga lebih mahal, dengan kata lain bakal terjadi kenaikan harga BBM. Nah hal ini ternyata dikhawatirkan akan semakin menekan penjualan motor yang saat ini sudah melorot. Inilah yang dikhawatirkan para produsen motor.

440X100-hondamotorshow1Data AISI penjualan motor 3 bulan awal 2015 menunjukkan bahwa pasar sudah melemah 19 persen dbanding tahun lalu. Nah apalagi ditambah adanya penggantian dengan BBM lebih mahal, maka disinyalir akan lebih besar penurunan angka penjualan menjadi 20–25 persen. Demikian kekhawatiran ini disampaikan  Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala seperti yang dikutip detikOto, Kamis (16/4/2015) malam.

Ya, karena flukutasi harga bensin belakangan berimbas pada naiknya kebutuhan bahan pokok, maka daya beli masyarakat terhadap bahan skunder atau tersier menurun. Tercatat seorang dari pembesar motor tertenar negeri ini saja yakni Honda mengemukakan pendapat yang sama seperti pembesar AISI. Yup, General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor, Thomas Wijaya menuturkan dengan dampak berganda dari harga BBM yang lebih mahal itu, anggaran masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok juga membengkak. Ya ujungnya pembelian terhadap komoditi skunder bakal diundur atau tidak jadi. Dan tentunya ini yang menjadi masalah berat buat pabrikan. Namun Thomas belum bisa memberi gambaran pasti, karena kenaikan harga BBM dari premium ke BBM penggantinya besarannya belum dipastikan. Kalau lewat 1000 rupiah tentu berdampak besar, kalau kurang dari itu bisa jadi hanya berdampak  kecil.

Advertisements
About Bonsai Biker 5600 Articles
Pecinta bonsai dan otomotif

11 Comments

  1. woy bons ente pasang jebakan betmen ya tiap buka blog ente digiring ke playstore mulu..ganggu banget..ente kejar setoran yeh seklik 10rupiah

  2. ga usah alasan lah… paling takut mesinnya jadi awet klo memakai bensin oktan 90, kalo mesin awet orang ga cepet beli motor so mungkin itu alasan logisnya. ditambah kenaikan harga bahan pokok yo wis lengkap. namanya pejabat jendral manajer penjualan ya takut lah jualannya dalam jangka waktu lama akan menurun gara gara mesin awet karena pake bensin oktan agak tinggi, itu opini saya mbah bon….

    kawasaki ninja 2 tak 150cc belum akan di suntik mati

    http://www.goozir.com/2015/04/kawasaki-2-tak-150cc-belum-akan-disuntik-mati.html

    • Nah… ini nih yg otaknya nyampe, otaknya dipake, 4 jempol buat ente bro!!!
      Selama ini pabrikan melakukan pembodohan otomotif tanpa ada yg menyadari, walau blogger sekalipun. Kompresi 11:1 diksh minum premium yg oktannya gak jelas??? Emang bisa kok diisi premium, siapa blg kaga bisa, siapa blg gak bakal nyala mesin motornya? Tapi akibatnya…??? Produsen lg nabung tuh buat masa depan, nabung buat BeRes-nya, wkwkwkwkkkkkkkkkk……..

      • Apa buktinya kalau premium jadi penyebab mesin rusak. Faktanya kalau tidak terjadi detonasi, oktan bahan bakar tidak akan pernah merusak mesin. Dan caranya tahu terjadi detonasi atau tidak, dengerin saja mesinnya, ngelitik nggak? Kalau nggak ngelitik, simpulkan sendiri siapa korban pembodohan otomotif, pakai bahan bakar lebih mahal, yang melebihi kebutuhan mesin. Mesin jaman sekarang itu canggih, jangan ilmu mesin tahun ’70an diterapkan ke mesin jaman sekarang.

        Memang pernah kejadian premium bikin rusak mesin, tapi karena kotor, filternya yang kena. Tapi sama sekali bukan masalah oktan.

  3. alhamdulillah, oktan paling rendah diangka ron 90 bikin mesin motor awet terutama bagian busi dan jarang2 servis injektor ..

Leave a Reply