Ducati Di MotoGP Mulai Moncer, Tapi Di Tanah Air Diambang Bubar

Ducati
Ducati

Sungguh ionos nasib Ducati Indonesia, di tengah makin moncernya performa Ducati di motoGP, ternyata nasib Ducati Indonesai justru makin meredup dan bahkan diambang kebangkrutan. Betapa tidak, dari empat jaringan pemasaran resmi Ducati Indonesia di Jakarta, yakni di Kebayoran Baru,  Serpong, Kelapa, Gading ,dan Pondok Indah, hanya Pondok Indah yang masih tersisa dan mampu beroprasi.

Ya, tekanan bisnis yang lesu, pelemahan nilai tukar rupiah memang menggoyang perekonomian Indonesia, segmen otomotif baik mobil maupun motor lesu, dan apalagi kini ada lonjakan Pajak Penambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM) berakibat pada Ducati Indonesia kelimpungan. Dan yang bikin nyesek biaya operasional mulai menggunung sementara penjualan lesu, lalu ditambah desakan prinsipal untuk terus memesan sepeda motor dari Italia, mau nggak mau harus berpikir ulang untuk tetap mempertahankan Ducati.

Nah dari kasus ini berakibat pada konsumen yang mulai menanyakan bagaimana nasib layanan purna jual Ducati Indonesia. Yup, PT Supermoto Indonesia sebagai pemegang lisensi penjualan ducati buka opsi untuk mengakhiri statusnya sebagai distributor atau importir resmi Ducati di Indonesia. Lewat Agustus Sani Nugroho, Presiden Direktur PT Supermoto Indonesia menjelaskan bahwa biasanya hak sebagai distributor resmi kerap berlanjut secara otomatis setiap tahun. Setiap Oktober atau November setiap perwakilan pemasaran di negara lain harus memberikan target penjualan tahun depan. Angka tersebut sudah di locked alias tak boleh berubah. Nah berat kan buat Ducati Indonesia untuk mencapai target!!

Makanya bila Italia tidak ada toleransi masalah target, boleh jadi Ducati Indonesia bakal tutup total!

Advertisements

8 Comments

  1. Gara2 si satar keluar dr jajaran direksi ducati trus kelompoknya gak ambil lagi pd atpm tp ambil di IU lagian si satar skr jd direksi mvagusta 😀

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin