Potret Sisi Lain Negeri: Kakek Tukang Becak Yang Suka Nambal Aspal Bolong Jadi Sorotan

Pak Dul Tukang Becak
Pak-Dul-Tukang-Becak

Sisi lain potret negeri gan, biar gak membahas sisi otomotif terus gan, ya kadang juga sisi jalan raya, krusakannya yang sisi lain tentang kepedulian terhadap jalan raya. Yup, adalah Pak Dul, yang foto-fotonya telah dishare oleh akun Himan Utomo di laman facebook, lalu kemudian oleh beberapa pihak natara lain oleh laman Surabaya.net, lalu e100, kemudian dishare lagi oleh buanyak sekali paceboker dan dikomentari ribuan orang, dan akhirnya menjadi populer di dunia maya. Topiknya adalah tentang Pak Dul, tukang becak yang suka menambal jalan bolong di Surabaya dengan kesadaran sendiri, padahal sudah kakek-kakek renta.

Pak Dul Nambal Jalan Rusak
Pak_Dul_Nambal_Jalan_Rusak

Dialah pakg Abdul Syukur (56 tahun) yang biasa dipanggil Pak Dul, yang merupakan seorang tukang becak yang sehari-harinya mangkal di pintu masuk pusat perbelanjaan ITC Surabaya, lalu kemudian malam harinya usai narik becak ia melaksanakan kepedulian sosialnya sekaligus hobinya, menambal lubang jalan di sekitar area lingkungannya.

Hilman utomo
Hilman utomo

Berikut beberapa cuplikan wawancara Hilman Utomo pada pak Dul ini di surabaya,net:

Hilman Utomo
Hilman Utomo

Cukup menginspirasi gan.

Advertisements

9 Comments

  1. allhamdullah , trnyata tukang beca lbh peduli ktimbang kita soal keamanan brkndara . .
    memang ini potret dr negeri ini . .

    sya sungguh merasa malu. . !!
    semangat trus pak dul. . .

  2. itu bukan berarti salah bapak itu kalo jalan berlubang kembali terus bikin kecelakaan. bapak ini melakukan tindakan yang nyata mulia. nah, para pejabat harusnya berterima kasih dan malu. tukang becak aja bisa melakukannya sendiri. terlepas dari efek buruk yang diakibatkan tambalan ala kadarnya. tapi orang munafik aja yang mengatakan kecelakaan itu karena ulah bapak tukang becak. mengkambing hitamkan para pengguna jalan ga membantu pemerintah mengingatkan bahwa ada jalan yang berlubang.

  3. Tukang becak warga Jalan Tambak Segaran Barat Gang 1 Nomor 27 Kota Surabaya, Abdul Sukur, yang mempunyai hobi menambal jalan berlobang atau rusak dengan batu mendapat tawaran uang dan pekerjaan dari Pemkot Surabaya. Namun rupanya Abdul Syukur menolak tawaran itu.

    “Kami sudah ke sana. Terus kami kasih imbalan jasa dan menawari ikut kerja di Dinas Pekerjaan Umum, tapi dia tidak mau,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati seperti dikutip dari Antara, Rabu (13/5).

    sumber :
    http://www.antaranews.com/berita/495957/tukang-becak-penambal-jalan-surabaya-tolak-imbalan-jasa

Leave a Reply