Anak SMP Dituduh Nyolong Motor Dan Dihajar Polisi Sampai Babak Belur, Orang Tua Gak Terima Balik Nuntut

Anak SMP Dituduh Mencuri

Anak-SMP-Dituduh-Mencuri

Sebuah kasus pencurian motor kemudian ada anak yang dituduh, namun tidak mengaku dan tidak cukup bukti. Anak ini dibawa ke Polsek Widang dan diintrogasi, kabarnya dipukuli dan di hajar sampai babak belur. Ya, FKA, 13 tahun,  siswa kelas 2 setingkat SMP di kawasan Kecamatan Widang, Tuban dituduh mencuri sepeda motor milik Husein, tetangganya di Dusun Waduk, Desa Patihan. Dia kemuduian dipulangkan dalam kondisi abak belur.

AHM2015-Banner-460x110px

Ayah FKA (13), Kusno (40), warga Jl Rajawali RT 5 RW 1 Dusun Waduk, Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban tak terima anaknya menjadi korban penyiksaan oknum polisi anggota Polsek Widang dengan melihat faktanya wajah FKA penuh lebam dan memar. Pada Kamis (18/6/2015) lalu, Kusno melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak di Mapolres Tuban didampingi aktivis Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR).

Berikut kronologisnya menurut tribunnews regional Tuban:

anak SMP dituduh mencuri di tuban

anak-SMP-dituduh-mencuri-di-tuban

anak SMP dituduh mencuri di daerah tuban

anak-SMP-dituduh-mencuri-di-tuban-2

Berikut kelnjutan berita dari tribunnews bojonegoro :

anak 13 tahun dituduh mencuri motor

anak-SMP-dituduh-mencuri-di-tuban-3

Semoga aja cepat kelar gan kasusnya dan terang mana yang salah dan yang benar.

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Curanmor and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Anak SMP Dituduh Nyolong Motor Dan Dihajar Polisi Sampai Babak Belur, Orang Tua Gak Terima Balik Nuntut

    • Bikers CB says:

      kasian bgt tuh bocah,trauma digebukin polisinya tuh pasti bakal keinget ampe tua,lagian p.polisinya maen bogem aja. mbok yo ditelusuri sek pak jgn asal bogem.hukum buat anak apalagi berstatus pelajar kan beda cara peradilannya.. gak musti dikasari kalee..apalagi g kebukti bersalah.katanya mengayomi masyarakat.

  1. brigade jalan raya says:

    seharusnya anak seusia itu di mata hukum mendapatkan perlindungan dari tindak pidana dan kekerasan. lah ini main hakim bareng2, padahal baru terduga. beri sanksi pak kapolri.

  2. Bonsai Biker says:

    semoga saja kasusnya segera clear

  3. goozir says:

    main hakim sendiri… gitu ya bikin orang ngaku… bisa bisa orang ga bersalah ngakui hal yang ga dilakukan gara gara d tempeleng

    tim kawasaki borong podium 1 wsbk misano

    http://www.goozir.com/2015/06/tim-kawasaki-borong-podium-satu-wsbk-misano.html

  4. orong-orong says:

    kenapa harus di hajar, emang gak ada lie detector?
    http://orongorong.com/2015/01/08/penampakan-yamaha-x-max-250/

  5. Dian Mas Putra says:

    hebatnya polishit indonesia…!!!
    ckckckkckck…
    beraninya cuman sama anak SMP…

  6. BARGO says:

    SEMOGA KASUS NYA CEPAT SELESAI,BILA TERNYATA SALAH TANGKAP BISA DISELESAIKAN SECARA ADIL BAGI KEDUA PIHAK…

  7. Anonymous says:

    pesannya warga masyarakat jangan pernah main hakim sendiri jika terjadi suatu masalah biar oknum aparat aja yg main hakim sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published.