Eyel-eyelan Penilang-tertilang Di Cirebon Perkara Surat Tilang Dan Surat Perintah Razia

surat perintah razia

surat-perintah-razia

Ada ungkapan hukumnya memang ketika razia itu memang ada beberapa protabnya, bahwa polisi harus menggunakan tanda yang jelas, kemudian juga harus menggunakan surat perintah razia. Nah kabarnya kalau tidak ada surat perintah razianya tidak sah dan tertilang boleh membantah. Nah pertanyaannya adalah beranikah ita ngeyel minta polisi menunjukkan surat perintah razia? Yu sebuah kisah tentang tertilang yang berani ngeyel minta polisi untuk menunjukkan surat tilangnya diupload di fb olehmas bro Reza Adit Pratama‎ di goroup C B I ( CB INDONESIA ) srbagai berikut:

AHM2015-Banner-460x110px

1. Kisah Kejadian

Jadi kemarin jum’at tgl 25 juni 2015 saya mau balik ke bandung dr cirebon make motor cb tua
Pas di by pass sunyaragi cirebon ada pakpol dan pak dishub menggelar oprasi gabungan
Alhasil,sayapun distop dan diminta menunjukan surat” kendaraan saya
Sebelum ngasih,saya balik minta surat perintah operasi dr pakpolnya
Lantaran tdk bs menunjukan,pakpol berdalih lain dg gaya bahasa yg sok keras
Saya gmw kalah,saya tetap minta surat perintah oprasinya
Karena saya ngeyel,akhirnya pakpol ini konsultasi (mungkin sama pimpinan oprasi lapangannya)
Kemudian tiba” saya dicatat pelanggarannya di surat tilang
Saya terkejut,belum puas sampai situ,saya masih ngeyel minta surat perintah oprasinya
Ditambah,ketika saya tau bahwa pakpolnya nulis di surat tilang slip merah saya dongkol juga
Setengah emosi saya tanya,
S:” bapak dari mana?”
P:”saya dr polresta,kalo kurang puas silahkan dtg k polresta,motor kamu saya tahan”
S:”saya g trima,kalo bapak mau nyita motor saya,silakan ini kunci dan surat”nya.tp sebelumnya saya minta dulu surat perintah oprasi bapak”
Dia cuma menjawab:”kamu ini bukan atasan saya,kamu juga bukan provost”
(Dr sini sudah keliatan dia tdk ada perintah untuk melakukan oprasi)
Lalu pergi sambil ngasih slip merah pada saya,yang belum saya tandatangani (artinya saya tidak menyetujui dan mengakui surat tilang tersebut)

Saya buang slip merah itu,sayapun pergi melanjutkan perjalanan ke bandung
Alhamdulillah sampai tujuan dengan selamat

Kesimpulan:
Sodara jangan takut,selama kita benar
Namun kalo salah,akuilah secara jantan dan siap menanggung hukumannya
Jangan mau dijadikan obyek sasaran empuk oknum yg tidak bertanggungjawab seperti itu,kita itu sudah bayar pajak ke negara yang salah satunya digunakan untuk menggaji pakpol
Masa iya mereka masih ngobyek cari” sesuatu yg tidak perlu?
Pakpol tdk bs sembarangan melakukan oprasi,harus ada surat perintah oprasi dr kesatuan yg berwenang
Pakpol juga tidak bs seenaknya tiba” ngasih slip merah kpd pelanggar
Jika kita ragu tentang pelanggaran yg dituduhkan ke kita,jgn mai tandatangan dulinsurat tilang tp mintalah penjelasan dan pasal dasar pelanggaran kita

Tulisan ini tidak ada maksud menjatuhkan martabat polisi
Martabat polisi jelek karena ulah oknumnya sendiri
Kalo mau memperbaiki citra dan martabat polisi,tertibkan oknum dalam tubuh polisi
Saya percaya,masih ada polisi baik bahkan banyak atau sangat banyak

Semoga polisi bisa benar” menjadi mitra masyarakat yg profesional
Semoga bermanfaat

Salam seduluran

2. Pasal Yan mengatur

Menurut Humas Polri, razia diatur dalam PP No. 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan. Salah satu pasalnya memuat kewajiban petugas untuk melengkapi operasi tersebut dengan surat perintah resmi. Pasal 2 menyatakan bahwa petugas yang melakukan pemeriksaan atau razia kendaraan wajib dilengkapi surat penugasan yang dikeluarkan oleh Kapolri, atau menteri bagi pemeriksa Pegawai Negeri Sipil. Surat tersebut juga harus memuat:

1. Alasan dan jenis pemeriksaan.
2. Waktu pemeriksaan.
3. Tempat pemeriksaan.
4. Penanggung jawab dalam pemeriksaan.
5. Daftar petugas pemeriksa.
6. Daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama dalam pemeriksaan.

Pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

3. Catatan

Dalam kisah di atas sayangnya tidak disebutkan apa kesalahan yang dituduhkan polisi, sehingga berani membantah minta surat tilang. Kalau disebutkan mungkin bisa lebih detail. Selanjutnya berapa persen masyarakat yang tahu dan berani ngeyel ketika ada razia ternyata tak ada surat perintah. So, perlu nyali juga gan. Selanjutnya cerita di atas memang sangat menginsipiasi, tapi perlu juga ditelusuri  kan baru klaim di fb.

Monggo bijimana menurut agan sekalian.

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Tilang and tagged , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to Eyel-eyelan Penilang-tertilang Di Cirebon Perkara Surat Tilang Dan Surat Perintah Razia

  1. EYD says:

    Nah ini perlu, perlu latihan mental untuk minta surat perintah ke oknum

  2. goozir says:

    joss kalu masyarakat pintar polisi juga mikir dan tidak akan sewenang wenang…

    motogp assen paska race

    http://www.goozir.com/2015/06/motogp-assen-2015-paska-race.html

  3. edward says:

    Setau saya ada juga pasal ug memperbolehkan polisi untuk menilang pelanggar kapanpun saat polisi mrlihat pelanggaran tersebut dilakukan. Jadi untuk yg tidak lengkap surat-menyurat dan melanggar peraturan lalu lintas jgn coba-coba seperti diatas. Hanya untuk yg lengkap dan tidak melanggar

  4. petirabang says:

    Betul…. Tetapi kalo lengkap dan tdk melanggar, ya enjoy aja… asal jgn cari2 kesalahan aja

  5. Anonymous says:

    haduh ini penulis yg cb harusnya kasih info juga dia ditilang karena apa ? klo emang ada kesalahan lalu alasan ga ada surat perintah yg rugi dia sendiri karena stnk atau sim ditahan dan tak akan bisa buat baru

  6. Lol says:

    Cuma bisa ngakak aja bacanya. Ini modelnya mau niru kejadian sebelumnya yg orang bawa mobil kena oprasi itu. Tapi yg ini FAIL banget

  7. yusuf says:

    Bang klo boleh tau surat tilang itu ada brp wrna ya, trus perbedaan.x apa….??

    • Anonymous says:

      Dua warna saja. Merah. Biru.

      Biru : kita mengakui kesalahan kita, membayar denda maksimum (500rb) di atm, setelah itu kasih bukti bayar untuk tebus sim/stnk di polsek/polres.

      Merah : kita ikut prosedur pengadilan. Besar denda ditentukan di pengadilan tempat gelar perkara.

      Semoga membantu.

  8. Aji581 says:

    Polisi dancok.ak pernah ngeyel jg. ! Mengenai lampu

  9. yht2506 says:

    Waspadalah waspadalah….ijin copas

  10. habsi says:

    Kalau gtu memang polisinya cari perkara,
    tpi kita tetap legowo dan bilang,
    WASPADA RAZIA ADA ANJING CARI MAKAN !!!

    Polisi BERSIH, LAMA baru bisa kaya,
    tapi dengan mengkasuskan orang bisa kaya mendadak.
    Hukum Seberat2 nya POLISI JIANCOK DIATAS !!!

  11. Bity Tanio says:

    Najlepsze bit na zamówienie w Polsce. Profesjonalny mastering w niskich cenach.Producent Jsfamilia

  12. HipHop pl says:

    Najlepsze bity na zamówienie w Polsce. Fachowy mastering w niskich cenach.Produkcja Jsfamilia

  13. Anonymous says:

    Saya Pernah ngalamin kaya gini di Warung Jambu Bogor jam 4.45 pagi (shubuh)
    Kita debat akan tetapi saya karena urusan yg penting dan dadakan saya kasih 100ribu…tetep aja itu polisi ngeyel minta 300ribu…

    Jadi hati” kalo dijalan jam shubuh” di bogor banyak polisi ngemel

    Ane gak terima seumur hidup ama itu polisi…

Leave a Reply

Your email address will not be published.