Jeritan Dari Rakyat Kecil

kritik pedas untuk pejabat

kritik-pedas-untuk-pejabat

Ya statmen ini sih tidak mutlak seluruhnya benar gan,  boleh jadi benar untuk sebagain dari rakyat Indonesia. Tapi bagaimanapun juga ini adalah kritik dari rakyat kecil pada para pembesar ya mungkin ada sedikit asa untuk sedikit mikirin juga rakyat kecil. Walau terkadang juga sudah dipikirkan, kemudian sudah di ambil aksi tapi mungkin hasilnya belum terasa bagi mereka, atatu sebagaian dari mereka.

FIX 460X110

Tak jarang memang ada orang malas dan cenderung hanya meminta-minta. Namun hidup itu bisa disebut pilihan adalah bagi mereka yang bisa, berkuasa, berketerampilan, beruang, dan bertalenta. Namun bagi segolongan orang hidup itu hanya satu pilihan karena tak ada pilihan lain yang tentunya bisa mengarahkan pada statmen bahwa hidup itu keterpaksaan, walau terkadang bisa jadi belum tahu pilihan lain, atau boleh jadi malah malas melakukan pilihan lain.

Ya kita kan bisa melihat bahwa di sekitar kita ada saja orang yang dalam kekurangan, yang boleh jadi kekurangan dari sisi fisik, baik itu cacat bawaan, cacat bukan bawaan, kekurangan kemampuan baik fikir maupun fisik, bahkan kadang dari sisi mental juga.

Di isi lain tak jarang memang kepentingan orang besar bertolak belakang dengan orang kecil. Sering juga orang kecil menjadi penghalag kesuksesan orang besar, atau sebaliknya, orang besar menjadi penghalang bagi orang keci. Namun begitu tak ada salahnya yang lebih memberi kesempatan yang masih kurang.Ya mungkin hanya satu kata gan, tak ada salahnya berbagi.

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Berita Umum and tagged , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Jeritan Dari Rakyat Kecil

  1. goozir says:

    Hidup buruh….

    Apa hubungannya modem pertamax dan pertalite ya?
    Selengkapnya di goozir.com

  2. spin07 says:

    kami rindu kejayaan khilafah islamiyah. tp bukan khilafah model isis. yg kami rindukan adalah khilafah ala minhaj annubuwah. karna itu janji Alloh. bisyarah Nabi Muhammad saw.

  3. brigade jalan raya says:

    banyak personal dah lupa bagaimana cara bertahan hidup ala nenek moyang mereka. mereka difitnah oleh lembaran duit kertas, ijasah, asuransi, anak banyak bikin pusing, dan gaya hidup modern ya ga mementingkan apakah hak ini perlu atau tidak.

    -soal tanah, bisa tinggal di hutan dekat kali atau sungai. pokoknya area bukan tanah pemerintah. harga murah syukur.
    -sumber rumah, bisa dari kayu bekas sementara. buat secukupnya. kalo binggung idenya cari di youtube soal ‘tiny house’.
    -sumber air, beli air isi ulang, atau beli air pam 1000 liter masukkan ke tandon, sewaktu2 minum tinggal rebus. sumber air mandi/cuci2 bisa dari tadah hujan atau air sumur bor.
    -sumber listrik, solar cell, plta mini, aki. ….. prinsip gaya hidup nenek moyang, tanpa kulkas, tv, lampu, ac, bisa hidup nyaman … zaman canggih ya manfaatkan lampu led, makanan kaleng dengan pengawet alami jadi ga usah simpan di kulkas, biar murah ternak dan bercocok tanam sendiri. jadi listrik hanya untuk denger radio, charging handphone, nyalakan lampu led.
    -sumber makan utama, beras, umbi2an. kalo dibarengin puasa tiap hari dijamin ga pusing mikirin bahan pokok naik.
    -sumber protein, bisa dari kacangan, dan ikan (ikan biar murah beli di tempat pelelangan, habis shalat subuh hitung2 olah raga beli ikan)
    -sumber api buat masak, beli elpiji 3 kg murah atau briket. itu sudah cukup buat sebulan kan cuman masak/manasin nasi dan masak/manasin ikan.
    -sumber hiburan, tv itu isinya tipu daya jadi ga butuh dan makan listrik banyak dan banyak iklan ga berguna padahal nonton tv dengan daya listrik kecil bisa melalui streaming di notepad (ya acara tv paling bermanfaat hanya acara motogp ya gan, hehe), lebih baik radio tapi cari channel pendidikan (biasakan kek nenek motang yang suka mendengar), lebih baik biasakan baca buku untuk menghibur (novel, komik, tts, dsb)
    -sumber internet, silahkan cari modem dan provider bagus.
    -sumber pendidikan, ijasah hakikatnya ga harus. ga penting. sedini anak2 diajarkan pejaran yang penting saja. lihat bakat anak sejak dini. sudah bisa baca dan berhitung beri guru private atau ikut home shcooling yang murah dan bagus tentunya.
    -sumber uang, bisa barter, bisa jual hasil panen, bisa pendapatan dari jadi makelar, distributor, kerja apa kek.

    dan masih banyak lainnya. pokoke kita dan negara ini dah lupa cara bertahan hidup ala nenek moyang. konsepnya gitu lah mbah.

    • brigade jalan raya says:

      ada yang penting lupa mbah. kalo dulu kudu jadi pns barulah dijamin kesehatannya. makanya salah satu sebab orang ingin jadi pns. sekarang negara indonesia semakin merealisasikan soal menjamin orang miskin. jadi buat yang tergolong miskin ada jamkesda. jadi tanggungan hidup mereka bisa terasa ringan kan.

      jadi setuju dengan mbah bons. pokoke jangan merasa susah hanya gara2 duit kertas naik turun, anak ga bisa sekolah, susah bikin kerja, susah bikin rumah, susah bikin makan, susah bikin air, … susah itu secara hakikat adalah cacat fisik (tapi ga sedikit yang cacat bisa hidup normal, mungkin perlu cek darah siapa sangka sehat fisik tapi dalemnya cacat, nah), alam kemarau berkepanjangan, banjir berkepanjangan dan besar, longsor, gempa, tsunami, meteor, elpiji meledak, kemalingan atau kerampokan, kebakaran, kematian. itu baru efeknya bisa bikin susah.

  4. RF says:

    Harus tetap berusaha dan berdoa.
    Numpang sharing aplikasi android untuk merawat motor matic di Google play Gan
    https://play.google.com/store/apps/details?id=rifel.appliction.servisberkalamotormatic

Leave a Reply

Your email address will not be published.