Renungan Malam!

muslimah-doa

muslimah-doa

Sebenar ada tuntunan berdo’a dari Hadits Riwaat Abu Daud untuk meminta Surga Allah dan terjauh dari neraka:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Ya Allah, aku memohon surga kepadaMu, dan aku berlindung kepadaMu dari neraka

Tapi rasa-rasanya malu memanjatkan do’a tersebut. Hamba yang lemah ini masih banyak salah dan khilaf, rasa-rasanya belum pantas minta surga.

banner-460x110

Betapa tidak!

 

Hari-hari dipenuhi dengan ngegosip di FB. Hari-hari dipenuhi hujatan-hujatan akan golongan-golongan. Hari-hari dipenuhi emosi. Hari-hari dipenuhi debat dengan kebenaran subyektif dan semu. Aku merasa benar, golongaku paling benar yang lain salah, ya Allah sedemikian egoisnyakah aku.

 

Belum lagi mata ini yang sering melototin gambar-gambar seksi yang mengumbar aurat. Tak jarang mata-mata dari hamba yang lemah ini baik sengaja ataupun tidak disengaja beralam-lama menatap hal-hal yang seharunya tidak dilihat, tak jarang pula hamba ini memposting sesuatu yang tabu. Ada kalanya ketika orang laing memposting aurat diam-diam ikutan ngintip.

 

Bahkan hamba yang lemah ini lebih bangga menshare pendapat-pendapat yang sumbernya belum jelas daripada menshare Al-Qur’an ataupun Hadits.

 

Padahal hamba yang lemah ini sadar betul, bahwa itu semua hanya menjauhkanku dengan-Mu, menghalangi mataku untuk melihat-Mu, dan menutup hatiku untuk merasakan kehadiran-Mu ya Allah.

 

Sungguh berat ya Allah untuk berada di Jalur-Mu. Mungkin saat ini hamba baru berani berdo’a yang ini dulu:

 

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻚ ﺇﻫﺪﻥ ﺍﻟﺼﺮﺍﻁ ﺍﻟﻤﺴﺘﻘﻴﻢ

“Ya, Allah tunjukka pada kami jalan yang lurus”

 

اللهم اجعلنا من التوابين واجعلنا من المتطهرين

 

“Ya Allah, jadikanlah kami golongan orang yang bertaubat dan menjaga kesucian”

Yang bisa menjaga kesucian baik lahir maupun batin.

 

Melihat fakta ini rasanya benar adanya bahwa mengharapkan surga Allah tidaklah semudah mencaci maki orang lain, tak semudah kita menjelekkan orang lain ataupun golongan lain. Ketika dulu Abu Nawas yang pemabuk di akhir hayatnya ditemukan sebuah syair dibawah bantalnya:

 

إلهي لست للفردوس أهلاً *** ولا أقوى على نار الجحيم فهب لي توبة واغفر ذنوبي *** فإنك غافر الذنب العظيم….” “…..

“Tuhanku, aku bukan ahli surga, tapi aku tidak kuat menahan panasnya api neraka, berilah hamba pintu taubat dan ampunilah segala dosa hamba, karena Engkau Maha Pengampun atas segala dosa”

 

Rasanya hati begitu tersayat.

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Artikel Agama and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Renungan Malam!

  1. masturfyc says:

    berdo’alah sampai engkau meneteskan air mata karena kuatnya dorongan hati untuk bertaubat… Allah pasti akan mendengar do’a hambanya, tidak usah malu… teruslah berdo’a, sekecil apapun…

Leave a Reply

Your email address will not be published.