Vidio Nitip Tilang Bertajuk “Aksi pungli Polisi Tebet-Jakarta Selatan” Ini Menuai Pro dan Kontra

Vidio nitip tilang

Vidio-nitip-tilang

Wah, belakangan warga makin berani merekam kejadian kasus nitip tilang dan mengunggah ke media. Setelah Adlun Fiqri minggu lalu yang di tahan lalu hanya numpang cukur rambut doang ekekek “datang gondrong pulang botak” dan beberapa hari kemudian dibebaskan,  kemudian hari Sabtu kemarin Elanto yang mengupload kasus seorang kenek akan memberikan sesuati pada polisi di Jogja Wetan, kini ada lagi kasus serupa yang diupload hari ini oleh sebauh akun FB Akhmad Jokam Gems dengan menyertakan teman “Aksi pungli Polisi Tebet-Jakarta Selatan”. Vidio ini menuai pro dan kontra di kalangan netizen.

banner-460x110

Berikut ini vidionya:

 

Kalau gak bisa cek di link FB berikut : INI

Ya, vidio yang diupload 12 jam lalu (sejak artikel ini diturunkan) kini telah diklik sebanyak 4,185 Views dan dishare sebanyak 175 shares. Dan jelasnya menuai pro dan kontra dikalangan para netizen.

“Pronya adalah bawasanya ini untuk menunjukkan pada masyarakat bahwa ada yang namanya nitip tilang. Dari situ banyak netizen yang kemudian mendukung aksi si pengupload vidio ini dan menyalahkan polisi.

Selain itu banyak juga yang kontra dengan memandang bahwa tertilang seharusnya tidak membayar titipan denda, melainkan membayar sendiri atau ke pengadilan sendiri dengan membawa bukti surat tilang. Toh dengan kalau nitip tilang itu salah, kenapa pula tertilang juga mau titip tilang.

Selanjtunya para netizen juga banyak yang mengecam, kenapa tertilang mengaku dosen, profesor dan sebagainya, ini menurut para netizen menimbulkan penafsiran kalau dosen itu gak bisa ditilang dan arogan. Sebagian lagi berpendapat ini kesalahan bersama, kenapa pula tertilang yang juga ikut andil bersalah “bila nitip tilang itu disalahkan” justru mengupload vidio ini.

Nitip tilang sendiri memang masih debatable, bisa bener bisa juga tidak. Biasanya kita diminta tandatangan di surat tilang warna merah lalu dengan tarif terrendah, lalu uangnya dititipin ke pak polisi berikut surat tilangnya. Nah kalau kita bayar di Bank kang berarti kita ngaku salah dan dikenai tarif tertinggi. Ya berkhusnuzon aja ke pak polisi bahwa itu memang dilaporkan ke negara, kan memang setiap surat tilang ada nomor registrasi dan laporannya.

Nah itu dari sini gan, silakan agan sekalian kemukakan pendapat masing-masing. Kalau James Bons sendiri ya tetep menghormati namanya korp kepolisian kita, ya memang banyak yang salah, ya mari bersama-sama kita koreksi dan perbaiki demi kenyamanan bersama.

 

 

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Tilang and tagged , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Vidio Nitip Tilang Bertajuk “Aksi pungli Polisi Tebet-Jakarta Selatan” Ini Menuai Pro dan Kontra

  1. beberapa oknum aja kali ya bang ga semuanya aparat seperti itu, ato lagi musim video ya? Entahlah.
    http://www.indoblazer.com/2015/10/ramai-lagi-elanto-bongkar-kasus-suap-di-pos-polisi.html

  2. goozir says:

    biar semua berbenah mbah.. jaman sekarang sudah ada sosial punishment tinggal institusi mau berbenah ngga. dan mental masyarakat sendiri harus berubah. salah ya salah jangn bermacam excuse. nitip apalah apalah n soon.

    tampang angker XVS1300 nan eksotis

  3. bdt says:

    saya pernah ditilang , pak polisinya nyuruh dateng ke pengadilan, lalu katanya plg bayer 50-100 rb aja.

    daripada bayar di bank minta kertas biru, karena kalu kertas biru artinya bayar denda maksimal

    saya tdk itip

  4. joni_hack says:

    wow saya dosen… anak saya propesor.. hihihhh..

  5. SGEEDE says:

    yang seperti begini mah banyak. yang bikin ulah sih oknumnya

  6. gilaroda2 says:

    jadinya ya salah semua, yang menyuap salah, yg disuap juga salah, klo pakpol tegas menolak suap, dan atau masyarakat tidak memberi suap, pasti praktek suap menyuap tidak akan terjadi…cmiiw 🙂

  7. foead says:

    Ini polisi APA calo? Ko titip tilang, kirim aja. Tuh buat berantas Isis. Sekalian suruh bilang isis pake motor harus bawa stnk.

Leave a Reply

Your email address will not be published.