Gara-gara Bisikan Dukun Polisi Mengeroyok Dan Membakar ABG Hingga Tewas | Bonsaibiker

Gara-gara Bisikan Dukun Polisi Mengeroyok Dan Membakar ABG Hingga Tewas

edi-susanto-dibakar-polisi-hingga-kini-masih-dirawat-di-rumah-sakit

edi-susanto-dibakar-polisi-hingga-kini-masih-dirawat-di-rumah-sakit/tribun jateng

Malang nian nasib Edi Susanto (18) asal Dukuh Jetis, Desa Blagung, Kecamatan Simo, Boyolali Jateng ini, ia harus dibakar dan masuk RS lalu kemudian meninggal setelah dituduh nyolong uang dan tv  milik tetangganya yakni orangtua brigadir TI (23) anggota Polres Wonogiri Jateng. Karena mendapat bisikan dukun, polisi tersebut mengajak 5 orang mengeroyok Edi dan SA (15) lalu membakarnya pada tanggal 11 September 2015 lalu.

Pelaku yakni Bripda Taufik Ismail bersama lima orang lainnya yakni AR (26), SB (25), NC (18), EAS (24), MM (25) yang kesemuanya merupakan warga Desa Blagung dan masih tetangga Edi, kemudian ditangkap polisi dengan tuduhan kasus pengeroyokan yang kemudian karena akhirnya meninggal, tuntutan berubah menjadi pembunuhan berrencana. Edi Susanto ketika itu dirawat di Rumah Sakit Islam Surakarta hingga 4 Oktober 2015, meninggal dunia karena luka bakar di tubuhnya sekitar 80 persen.

Awalnya para pelaku dikenakan pasal  170 KUHP ayat 2 tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban luka berat dengan ancaman tujuh tahun penjara, lalu karena pelaku kemudian meninggal diubah menjadi Pasal 170 KUHP ayat 3 yakni yang menyebabkan matinya seseorang dengan ancaman 12 tahun penjara. Kemudian para tersangka juga akan dijerat Undang-undang perlindungan anak lantaran selain Edi Susanto, ada korban pengeroyokan lainnya yakni Saiful Anwar yang masih dibawah umur.

Wah hanya kehilangan tv tapi harus berakhir dengan hilangnya nyawa  dan masuk penjara, padahal belum terbukti salah tidaknya. Ini padahal belum termasuk biaya pegobatan di RS yang mencapai 93 juta, keluarga pelaku telah memberi uang sebesar Rp 62 juta sehingga masih ada biaya sebesar Rp 31 juta yang masih ditanggung keluarga Edi. Alamaka! Sumber: tribun-jateng.

%d bloggers like this: