Kades Otak Pembunuhan Salim Kancil Nyanyi Di Penjara, Sederat Aparat Dagdigdug Namanya Disebut

Kades Selok Awar awar dari jpnn
Kades_Selok_Awar_awar_dari _jpnn

Masih ingat kasus pembantaian Salim Kancil, petani penentang tambang liar di Desa Seok Awar-awar Lumajang, kini setelah kadesnya ditangkap dan dinyatakan sebagai tokoh intelektal, maka kasus ini  memasuki babak baru, dimana kades nyanyi di depan penyidik. Sederet oknum dari kepolisian pun kini harus dag-dig-dug dibuatnya, karena naanya disebut0sebut terlibat. Mereka adalah mantan Kapolsek Pasirian AKP Sudarminto, Kanitreskrim Polsek Pasirian Ipda Samsul Hadi, dan anggota Babinkamtibmas Aipda Sigit Purnomo. Weh!!

Gile gan, simak fakta yang disampaikan JPNN ini dipersidangan, bahwa waktu ditanya soal aliran dana, pak kades ini menyebut nama-nama orang penting diantaranya, adalah Sugiantoko, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang yang berasal dari Partai Gerindra , pernah meminjam uang Rp 3 Juta kades juga pernah ngasih lagi Rp 1 Juta. Lalu kades juga ngaku setor kepada Asisten Perhutani Kabupaten Lumajang. Hal ini diperkuat dengan keterangan Kaur Pembangunan Desa Selok Awar-Awar Eko Adi Sumardianto yang menyebut bila ada enam orang staf Perhutani yang menerima uang masing-masing Rp 500 ribu.

Untuk polisi, Haryono juga mengakui dia sendiri yang menyetor ke Mapolsek Pasirian, katanya uang itu saya berikan secara sukarela, tanpa adanya paksaan dari polisi. Dia juga memberikan uang kepada Kapolsek dan Babinkamtibmas pas patroli sebanyak enam kali. Sementara untuk Kanitreskrim, Hariyono menyetor tiga kali.

Advertisements

10 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan