Manteb, Istri Anggota Brimob Jual Sayur Keliling

Istri_Brimob_JUalan-Sayur

Istri Brimob Jualan Sayur

Patut dicontoh nih, mengesampingkan gengsi, Kartika Chandra istri seorang anggota polisi tak berdiam diri dirumah bergantung pada suami. Ia memutuskan jualan sayur keliling di daerah tempat tinggalnya di kawasan Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Demikian ngutip dari timesindonesia.

Web banner 460X110px

Istri Brigadir Mohammad Daroji, seorang anggota kepolisian yang bertugas di Satuan Brimob Detasemen B Pelopor, Daerah Jawa Timur ini kabarnya sudah 3 tahun berjualan sayur keliling untuk menambah penghasilan. ‘Bu Daroji’ ini demikian ia akrab disapa,  meyatakan bahwa jualan sayur selain mencari penghasilan tambahan juga menyalurkan jiwa wirausahanya. Nah kenapa harus jadi tukang sayur keliling, dirinya memang senang bertegur sapa dengan banyak orang.  Tiap hari Ia mengelilingi kampung termasuk markas tempat suaminya bertugas mulai jam 5 hingga 10 pagi menggunakan sepeda motor maticnya.

About these ads

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Berita Umum and tagged , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Manteb, Istri Anggota Brimob Jual Sayur Keliling

  1. ochimkediri says:

    bakul etek ki bathine wakeh lho..

  2. hendi says:

    1. PP No. 41 tahun 1993 pasal 13 ayat 4 yang berbunyi pengangkutan barang dengan menggunakan sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) harus memenuhi persyaratan : a. mempunyai ruang muatan barang dengan lebar tidak melebihi stang kemudi; b. tinggi ruang muatan tidak melebihi 900 milimeter dari atas tempat duduk pengemudi.

    2. Dalam Pasal 24 PP No. 55 Tahun 2012 disebutkan lampu utama dekat & lampu utama jauh selain sepeda motor harus memenuhi persyaratan sbb:
    20a. Berjumlah 2 (dua) buah atau kelipatannya;–
    20b. Dipasang pada bagian depan kendaraan bermotor;–
    20c. Dipasang pada ketinggian tidak melebihi 1.500mm dari permukaan jalan dan tidak melebihi 400mm dari sisi bagian terluar kendaraan; dan–
    20d. Dapat memancarkan cahaya paling sedikit 40 M ke arah depan untuk lampu utama dekat dan 100 M ke arah depan untuk lampu utama jauh.

    Mungkin pengetahuan saya soal hukum tidak sedalam anda, tapi di dua contoh peraturan di atas tidak disebutkan batasan wilayah (misal: hanya di jalan protokol, atau hanya di jalan tol) jadi seharusnya peraturan tersebut berlaku di seluruh wilayah indonesia, termasuk di kampung/komplek daerahnya saja.
    Coba tanyakan pada polisinya apakah hukum untuk orang awam saja dan untuk sama2 polisi diperbolehkan? padahal UU jelas melarang dan salah.
    Katanya “PELOPOR LALULINTAS” Kalau gini apa dipelopori? Jadi jangan salahkan dan tilang warga awam yang seperti itu.
    Karena Instansinya sendiri membanggakan hal tersebut.

  3. mantep nih ibu-ibu.. saingan kang sayur.. Kang sayur mana ya? Tunjukan CBRmu..
    http://www.indoblazer.com/2015/11/ketika-icm-overheat-dan-cara-mengatasinya.html

  4. aaa says:

    trs gw hrs blg WOW gtu?? mau jualan sayur mau jual emas sama aja derajatnya…

  5. juniperxt says:

    keren bune iso bantu bapake
    istri solekah

Leave a Reply

Your email address will not be published.