Ini Klarifikassi Polisi Terkait Tilang Gara-gara Bawa Tas Ransel di Cirebon

bawa-tas-ransel-di-dek-skutik-kena-tilang-di-cirebon
bawa tas ransel di dek skutik kena tilang di cirebon

Mas bro sekalian, beberapa hari lalu ada postingan fb dari akun Imron Welding yang menyatakan bahwa ia ditilang gara-gara bawa tas ransel. Nah postingan ini kemudian menjadi viral dan terus menyebar di dunia maya. Belakangan Polisi mengklarifikasi pengakuan ini, bahwa bukan karena pake ransel ditilang, tapi karena tak pakai helm.

Klarifikasi Kabid Humas Polda Jawa Barat

Hari ini di tribun jabar dilansir sebuah berita bahwa Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono menyatakan bahwa jajaran polres cirebon telah bertemu dengan pengendara tersebut untuk mengklarifikasi unggahannya di Facebook. Ya, bahwa menurut pak Sulistyo ini pengendara motor tersebut memang melanggar sehingga ditilang, tepatnya pengendara tidak mengenakan helm dan tidak benar jika polisi mencari-cari kesalahan pengendara motor tersebut, apalagi penilangan terjadi karena pengendara membawa tas yang bebannya lebih dari empat kilogram. Nah karena kesalahan ini  yang bersangkutan dikenakan denda (Rp 50 ribu, red).

Menurut Pak Sulistyo lagi bahwa kini sudah beres persoalannya, yang bersangkutan sudah minta maaf karena yang menulis itu bukan dia, tapi temannya. Polisi juga tidak memperpanjang masalah ini, dan menganggap wajar kritikan lewat sosmed. Hanyasaja polisi menghimbau untuk tidak menggunakan kata-kata kotor dalam memposting sebuah keluhan.

Netizen Masih Protes

Dari klarifikasi ini ternyata netizen juga belum terima, pasalnya motor yang ada di foto tersebut yang bawa ranzel ada helmnya, makanya menjadi tandatanya, apakah helmnya tidak dipake, atau ada kejadian lain. Seperti mas bro  Reyza Yuda Streestz ini mempertanyakan kejadian tersebut lewat komentaranya di editan icture di bawah ini:

tilang-cirebon
tilang-cirebon

Ya, kalau James Bons pribadi mengakui memang banyak sekali pengendara motor di Cirebon tak pake helm, bahkan polisi telah tiap hari menilang dalam kasus yang sama tetep saja banyak yang gak pake helm. Ya, benar tidaknya wallahu a’lam. Ya kalau mengkritik monggo saja, tapi memang ada baiknya dengan kata yang santun. Demikian juga tilangnya semoga saja di cirebon tidak melukai hati tertilang, yakni dengan menilang sesuai aturan saja dan tidak mencar-cari kesalahan sebagaimana yang dikeluhkan masyarakat selama ini.

 

Advertisements
Advertisements

34 Comments

  1. Apa sulitnya mengakui kesalahan? Takut citra polisi jelek karena segelintir oknum yg seperti itu? Kasian keluarga oknum polisi yg dikasih makan dari uang minta2 ke pengendara ky gtu, ga jauh lbh mulia dr pengemis.

  2. Polishit ngeles terus

    Keluar kota tanpa helm?
    Wah hebat bgt tuh. Orang kok berani keluar kota tanpa helm?

    Ngoahahahha

  3. saya juga udah pernah kena gara” lampu sen di seccodled tembus warna putih bening masa dendanya 500rb damai 260 bukanya pemberitahuan dulu malah langsung ke duit segitu

  4. alesan pak pol,,
    kalo plat luar cirebon mau lengkap kya apa tetep aja ditilang,,cari2 kesalahan yang gak masuk akal,,
    contoh tmen saya ditilang alesanya nyalip gak nyalain lampu sign,,padahal dia gk nyalip gak ngapa,,
    setaann emang tuh si kumiss,,,ngerusak nama polisi yg baik,,

  5. Meragukan banget nih klarifikasinya. Kalo iya pengendara gak pake helm, wow berani banget tuh antar kota antar propinsi gak pake helm, udah sakti mungkin hehe…

  6. Kayaknya si korban yang posting tersebut kena intimidasi,jadi bilang minta maaf..
    Btw itu semangka varietas baru yak,warnanya bisa pink metalik gitu..
    Sebegitunya mereka melindungi mata pencaharian haram mereka..

  7. Itu semangka eh melon bukan helm pak…
    Kocak ya dunia pertilangan indonesia…
    Tuh pak pol… sebelum bikin statmen selidiki dulu tkp ….

  8. Kebaca ko mas keterangan dari polisi itu mengada2 dan di imron ini pun seolah mendapat tekanan setelah mendengar keterangan dari polisi.

  9. logika aja deh dia tuh perjalanan jauh dari kerawang, pas dikerawang jg tadinya ada razia dia lolos.
    terus di fb bro imron, dia ngomong klo blum ketemu sama pihak polisi.

  10. sekali namanya bajingan tetep aja bajingan, oknum,,tapi banyaknya minta ampun, ga di jabar, jatim..sak indonesah..
    dasar preman seragam, tukang palak, mereka ga sadar kalo banyak masyarakat yg nyumpahin,,hidupnya dan keluarganya bakal celaka, ga berkah,..makan tuh duit hasil malak, biar jadi kerak neraka

  11. Saran buat Polisi sih,,kalau ada komplain itu di benerin internalnya dulu, cz ga ada asap kalau ga ada api. Masyarakat sudah pinter kok..buktinya ga cuma buruknya polisi ja yang di posting yang baik banyak. Jadi menurut saya yang cuma lulusan SMA saya bisa lah berfikir kalau ada komplain pasti ada yang kurang benar, jadi di perbaiki saja diri dari pada malah membela diri, toh tujuan masyarakat posting ka biar para pihak yang berhak dan berwajib memperbaiki yang tidak baik itu, bukan untuk memusuhi.

  12. Justru yg di sebut oknum itu mlah yg baik,jadi pol– yg baik itu adalah oknum,=)) ώκώЌώκ˚•=D •˚ώκώЌώκ:D ,,,,

  13. Saya mau tanya. Apa sanksi nya kalo seorang polisi menjual belikan aturan? Sekarang gini aja,kalo emang bapa polisi yg bijak. Tdk menjual belikan hukum pa.kalo emang kita melanggar cukup kan dengan teguran atopun surat tilang tanpa harus memeras uang kami.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin