Pengakuan Netizen: Bawa Speda di Bagasi Ditilang Rp. 650 Rebu di Cirebon

tilang-cirebon

tilang cirebon

Wadduh ini, adalah pengakuan seorang netizen yang memposting bahwa ketika ia bawa sepeda dilipet di bagasi mobil ditilang Rp.650.000. Alamaka mahal nian tilangnya gan! Nah, kasus ini belakangan ramai dishare di Sosmed seiring dengan boomingnya kasus penilangan di Cirebon.
460x110

Pertama

Yang menjadi sorotan pertama adalah bahwa hal ini adalah baru pengakuan sepihak dari netizen yang dishare ke banyak group dan menjadi ramai diobrolkan di internet. Belum dicrossceck ke kepolisian Cirebon. Dengan memandang dari dua sisi, yakni dari sisi penilang dan tertilang yang masing-masing berpeluang dirugikan, bahwa jelas kalau berita ini benar tertilang dirugikan, dendanya gede banget. Selanjutnya kalau berita ini tidak benar polisi yang dirugikan. So, masih 50-50.

Ke dua, Aturan Tentang Bawa Barang di Bagasi 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan (“PP 74/2014”). Pengangkutan barang  dengan mobil penumpang boleh saja dilakukan dengan persyaratan teknis, meliputi:

a.    tersedia ruang muatan dan/atau tempat muatan yang dirancang khusus;

b.    barang yang diangkut sesuai dengan ruang muatan; dan

c.    jumlah barang yang diangkut tidak melebihi dayaangkut sesuai dengan tipe kendaraannya.

Risiko Hukum Melanggar Aturan Pengangkutan Barang oleh Mobil Penumpang

Jika tidak memenuhi persyaratan, Penyidik Kepolisian di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berwenang memberhentikan, melarang, atau menunda pengoperasian dan menyita sementara Kendaraan Bermotor yang patut diduga melanggar peraturan berlalu lintas.

Dasar Hukum:

1.    Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;

2.    Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan.

Menurut Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 307 jo Pasal 168 ayat 1, mobil pribadi harus disesuaikan dengan fungsinya. Pelanggaran terhadap mobil muatan barang yang berlebih (pasal 307 JO 169 (1)) akan dikenakan denda Rp 500 ribu. Tata Cara Pemuatan Barang Tidak mematui ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan Pasal 307 jo pasal 169 ayat (1) 500.000

Wong Denda Maksimal Cuman Rp.500.0000

Wong dendanya maksimal cuman Rp.500.000 kok di denda Rp.650.000 alamak kok bisa gitu?

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Tilang and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Pengakuan Netizen: Bawa Speda di Bagasi Ditilang Rp. 650 Rebu di Cirebon

  1. petirabang says:

    Besok2 kalo lwt cirebon siapkan kamera, rekam jadi ada bukti sahih……
    Kalo berani siih….

    • REC*303 says:

      Sebenarnya sih kalau ditilang ya ditilang aja, masalahnya kalau kita bukan penduduk setempat bakalan repot kalau kita menolak untuk ditilang dan ujung2nya disuruh sidang.

      Nah sidang itulah senjata pamungkas polantas yang menilang kita, gak mungkin kita mesti repot2 ke cirebon untuk sidang sedangkan kita disitu cuma numpang lewat aja. Makanya kebanyakan yang ditilang itu pasti plat luar, karena pasti mikir bakalan ribet kalau mau sidang. Ya udah lah perstek aja

  2. Anonymous says:

    emg kalau di kroscek bakal di uangkap seandainya brta di atas itu bnar..kayaknya bakal ditutup2 i deh…

  3. Telor1/2Mateng says:

    KAMI TIDAK TAKUT !!
    KELUARIN SEMUA, POST SEMUA YANG PERNAH KETILANG OLEH OKNUM POLISI DENGAN ALASAN TIDAK JELAS DAN TIDAK RESMI.
    #INDONESIA_MAJU

  4. pikolo says:

    Maksudnya tu sepeda awalnya di taro di bagasi terus kena tilang, ahirnya malah disuruh gantung diluar sama polisi? Gila kali tu polisi. Sejak kapan bagasi ga boleh muat barang? Sekalian aja suruh ban serepnya digantung juga.

  5. Pingback: Pengakuan Netizen: Bawa Speda di Bagasi Ditilang Rp. 650 Rebu di Cirebon - INDOMOTONEWS

  6. Ronnyak says:

    apa perlu dibikinkan jembatan layang ya??? jadi nggak usah melewati cirebon?

  7. yanuar says:

    Kali fotonya pas ditilang, lebih akurat pastinya..:)

  8. andy says:

    Wah klo sy baca bbrp postingan admin.. kyknya ngga rela nih pak pol cirebon disudutkan..
    Mngkin pak admin mw coba trs buktiin jln2 ksna..atw mngkin pnya kerabat atw tmn dsktr sana buat jd bhn experimen ke pak pol dsna..

  9. agoes says:

    ××××××××××××××××××××

    Jadi menantu polisi cirebon….
    Pasti resepsi nikahnya pake
    uang hasil tilang…..
    Wekekeke

    ××××××××××××××××××××

  10. Anonymous says:

    maaf nimbrung, terlepas polemik layak tilang atau tidak, coba deh perhatikan posisi gantungan sepeda dan sepedanya.

    Kl tdk salah menilai, itu bukan gantungan standard. kl standard, sepedanya gak akan terlalu menjorok ke kanan. dan setau gw, ban depan sepeda mesti dilepas agar tdk melewati lebar mobil.

    Kl itu yg buat alasan polisi, bisa jd bener. Tp kl ngelarang gantung sepeda, ya polisinya harus masuk akademi lagi.

    • FA says:

      Coba dibaca lagi mas, kan udah dibilang tadinya sepeda sudah ditaruh dibagasi belakang( didalam mobil), tapi polisinya nyuruh ditaruh dibelakang dengan cara digantung, jadi sudah jelas kan. hehehe

      • Anonymous says:

        buat gw sih gak clear, bos. kl jelas2 disuruh gantung malah salah dan berbahaya. dan ngiket sepeda diluar gitu butuh waktu. kl udah gitu mending dilawan aja. kan ditilang tuh. suruh posting foto surat tilangnya sekalian.

    • Anonymous says:

      Maaf gan mohon dibaca lagi baik-baik..

  11. A.J says:

    tp ya fotonya masih ambigu, itu kayak mw offroad sunday d daerah lembang, soalnya jelas itu deket tangkuban perahu/lembang

Leave a Reply

Your email address will not be published.