Mau Minggir Beli Minum Dikira Lawan Arus, Bawa Japro Ketilang Juga! | Bonsaibiker

Mau Minggir Beli Minum Dikira Lawan Arus, Bawa Japro Ketilang Juga!

Mau-Minggi-Beli-Minum-Dikira-Lawan-Arus

Mau Minggir Beli Minum Dikira Lawan Arus

Mau Minggir Beli Minum Dikira Lawan Arus, Bawa Japro Ketilang Juga! Nasib kurang beruntung dialmi mas bro Ahmad Fauzi ini, bahwa mas bro ini kabarnya sedang jalan sama istri, nah menurut pengakuannya mas bro ini dia lagi jalan santai mau minggir beli minum, ee malah dikira mau lawan arus. Wal hasil koncinya langsung dicabut pak pol, lalu diajak ke pos. Nah di pos menurut mas bro ini polisinya mau damai, aihihi, tahu damai ya gan. Namun karena Istrinya bawa kamere alias “Japro”, gak jadi deh, pak polisinya malah justru buatin surat tilang, alamak nasib gan!

Berikut Vidionya:

Kalau agan gak bisa buka, cek di link INI!

Mas bro ini akhirnya kena pasal 287. Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 1). Ya itu tadi mau minggir beli minuman tapi didakwa melawan arus. TKPnya adalah di Jln. Baru Cakung Jakarta Timur. Masih menurut mas bro Ahmad Fauzi ini, polisinya suka malakin truk-truk. Nah pas mas bro ini sedang ditilang ada juga tertilang lain, berikut katanya,  “Share ajh bnyak korbannya td aj cewe ampe nangis2 kna jg”.

Nah, kalau melihat komentar facebooker lain, memang disitu sering terjadi penilangan, yaitu tepatnya di arah kayu tinggi perempatan yg atasnya tol. Kalo pagi memang suka ada yang lwan arus dari arah Bekasi ke Jakarta,  makanya polisi stand by terus di situ.

Nah di sini James Bons tiak dalam kapasitas membenarkan atau menyalahkan Pak Polisi atau mas bro Ahmad Fauzi ini, hanya share saja seizin orang yang mengalaminya yakni mas bro Fauzi ini, bahwa di area ini harap berhati hati boleh jadi benar banyak yang lawan arus, sehingga misalkan prilaku kita mencurigakan bisa lho dikira lawan arus lalu ditilang. So, kalaupun tulisan ini dibaca pak polisi, somoga saja bisa ada klarifikasi. Ataupun kalau memang pak polisinya salah dalam bertindak smoga ada perebaikan dan evaluasi.

%d bloggers like this: