Razia Ilegal Dishub Damprat Dishub, Jkt vs Bekasi! Polisipun Jadi Saksi!

Ketika-Dishub-Damprat-Dishub
Ketika Dishub Damprat Dishub

Ketika Dishub Damprat Dishub, Jkt vs Bekasi! Polisipun Jadi Saksi! Ya, para petugas UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Ujung Menteng, Jakarta Timur sudah “Muntab” sampai ke ubun-ubun, dengan ulah beberapa oknum petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi yang kerap melakukan razia ilegal di wilayah teritori DKI Jakarta,yakni di Cakung, dekat perbatasan antara Jakarta Timur dan Bekasi. Menurut ulasan panjang lebar di forum Merdeka para oknum ini sering nyatroni kendaraan yang baru saja melakukan uji KIR di PKB Ujung Menteng. Dishub Jakarta Sering Kena Damprat Masyarakat

Menurut keterangan Andi JP selaku Kasubag Tata Usaha UPT PKB Ujung Menteng yang diwwancarai Warta Kota, Kamis (19/5/2016), Dishub DKI ini sering didamprat masyarakat karena dianggap bersekongkol dengan oknum berpakaian dishub yang mencegat mereka usai melakukan uji KIR. Oknum ini dikira anggota Dishub DKI Jakarta karena beroperasi wilayah Jakarta, padahal Dishub Bekasi.

Kasus Yang Sering Terjadi

Dalam kasus ini kendaraan asal Jakarta yang baru saja melakukan uji KIR harus berputar di komplek Kota Mandiri Harapan Indah yang masuk wilayah Kota Bekasi untuk kembali menuju ke Jakarta. Nah para oknum Dishub Bekasi ini ering beroperasi di sekitar perbatasan atau dekat dengan jembatan Banjir Kanal Timur (BKT). Nah uniknya  operasi dilakukan hingga masuk wilayah DKI Jakarta. Padahal Dishub DKI sering membubarkan operasi ilegal ini, namun para oknum ini terus sering menjalankan aksinya, terakhir hari Rabu lalu dibubarkan Dishub DKI, karena tidak bisa menunjukkan surat tugas, dan bahkan banyak para oknum ini tidak paham Undang-undang.

Siapakah Mereka?

Masih menurut sumber di atas, bahwa para pelaku ini kebanyakan para honorer dan tidak didampingi oleh dishub PNS atau PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil(Andi JP selaku Kasubag Tata Usaha UPT PKB Ujung Menteng kepada Warta Kota, Kamis (19/5/2016). Padahal sebelumnya sudah terjadi pembicaraan dan kesepakatan antara petinggi dishub DKI Jakarta dengan petinggi Dishub Kota Bekasi terkait permasalahan itu, namun razia ilegal oleh oknum dishub Kota Bekasi di wilayah DKI Jakarta terus terjadi. Lebih uniknya lagi saat ditelusuri ke atasannya, ternyata gak ada agenda razia gan!

Permasalahan Izin bongkar muat

Masih menurut pak Andi ini, bahwa oknum-oknum ini selalu mempermasalahkan ijin bongkar muat kendaraan berplat DKI, sementara di wilayah DKI, memang tidak ada kebijakan yang mengatur soal itu,padahal kendaraan itu hanya akan memutar dan kembali ke Jakarta. Para oknum ini dikabarkan telah tahu bahwa DKI Jakarta tidak menerapkan aturan soal ijin bongkar muat itu.

Kisaran Besaran Pungli

Menurut laporan para sopir, para oknum tini ngancam akan mengandangkan kendaraan karena tidak adanya surat ijin bongkar muat, dan kemudian terjadilah pungli, dimana sopir tak mau ribet urusan berbelit-belit ini, dengan besarannya bervariasi, dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Hehe, ada-ada saja!

Advertisements

10 Comments

  1. Udah biasa klo bekasi, yg selalu jadi andalan adalah surat ijin bongkar muat; pakai aja kode “KOMAR” klo dihentikan dishub bekasi

  2. Dis hub bekasi selalu minta surat bongkar muat.surat numpang usaha .siva dll.ujung ujung nya surat selembar dgn maksa 500rb.padahal kami keadan kosong abis kir/cuma sekali lewat .toh saya yakin duitnya kagak nyampe ke pussat.yg lebih kasihan ada yg nyampe nggadein stnk dan ktp demi bayar surat selembar.tidak semua yg bawa mobil itu punya mobil malah kebanyakan cuma sopir sewaan .yg lagi ngojek 200rb dan harus keluar 500rb.tolong pak dihapus surat2 yg begitu cuman buat alasan oknum yg kelaparan
    .

  3. berapa surat lagi kendaraan pic up,…
    tolong pa ..hapus surat surat yg ga perlu…
    seprti bongkar muat dll.cukup kir ajalah,…
    Kasihan para supir ..berapa sih penghasilanya…?
    Juga kotak obat di tiadakan,…
    karena tdk relevan,..seharusnya mobil pribadi juga ada kenapa harus pic up aja…?

  4. Itulah petugas Dishub lagaknya udah kyk polisi beneran.
    dilapangan masih banyak yang honorer. perekrutan dan pendidikan disetiap pemda ngga jelas.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin