Detail Kronologis Perang Dingin Rossi dan Marquez Berakhir

Detail Kronologis Perang Dingin Rossi dan Marquez Berakhir
Detail Kronologis Perang Dingin Rossi dan Marquez Berakhir

Detail Kronologis Perang Dingin Rossi dan Marquez Berakhir. Ya,  perang dingin Rossi-Marquez bisa dikatakn berakhir praktis  setelah melewati waktu 224 Hari. Tepatnya berakhir di parc ferme Sirkuit Katalonia, Minggu (5/6/2016) usai Race Cataunya dimana mereka berduel seru dan berakhir dengan kemenangan Rossi dan Marquez menguntit di posisi 2. Ya, berakhirnya perang dingin ini ramai diobrolkan para pecinta motoGP khususnya di Indonesia, karena terasa begitu spesial, pas di awal bulan Ramadan. Seperti apa detail kronologisnya?

Ternyata gan Rossi yang  sat itu menjadi juara mengambil inisiatif pertama untuk menyapa Marquez, yang menjadi runner-up, di parc ferme. Marquez dikabarkan memang samasekali tak menyangka bahwa Rossi bakal mengajaknya ngobrol. Dari mimik foto dan fidio yang beredar diketahui bahwa sejumlah ofisial Repsol Honda, termasuk kepala mekanik Marquez, Santi Hernandez sampai mlongo melihat kejadian ini, kepala mekanik ini terdiam sejenak melihat Rossi melakukan komunikasi dengan Marquez. Para official dan mekanik ini membisu sesaat, dan kemudian mengangguk-anggukkan kepala dan mengancungkan ibu jari ke arah The Doctor.

Ya pastinya mengejutkan, wong sudah selama 224 hari terakhir Rossi selalu dingin pada Marquez. Sebagaimana kita ketahui bahwa kontroversi yang terjadi musim lalu lah penyebabnya. Yakni saat Rossi nuduh Marquez membantu Jorge Lorenzo memuluskan gelar juara dunia MotoGP 2015 ke tangan Lorenzo. Ini makin menjadi saat GP Malaysia 2015, 25 Oktober lalu, Rossi menjatuhkan Marquez hingga ia dihukum penalthy dan harus start di posisi terakhir.

Yang ikin peristiwa ini cukup mencengangkan adalah statmen Rossi bahwa hubungannya dengan Marquez sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Bahwa ia benar-benarkesal pada Marquez dan Lorenzo sepanjang musim ini. Dan sejak itu Rossi tak pernah berinteraksi apapun pada kedua pebalap asal Spanyol ini. Di podium pun Rossi begitu dingin terhadap duo spaniard ini.

Lalu kok bisa, tiba-tiba alias ujuk-ujuk baikan gitu gan, mak jeger laksana petir di siang bolong! Nah selidik punya selidik ternyata Rossi menjabat tangan Marquez tidak lepas dari insiden meninggalnya pebalap Moto2 asal Spanyol Luis Salom pada latihan bebas kedua. Nampaknya Rossi ingin mengesampingkan rivalitas dengan Marquez berkenaan dengan insiden tersebut.

marquez pijit pundak rossi
marquez pijit pundak rossi

Ya, tentang “Detail Kronologis Perang Dingin Rossi dan Marquez Berakhir” memang semua bermula pasca kejadian meninggalnya Salom, semua pembalap merasa sangat bersalah telah menjalin hubungan yang kurang baik dengan rekan sesama pembalap mereka. Tak terkecuali dengan Rossi dan Marquez. Nah saat wartawan tanya apakah balapan ini mampu meningkatkan dan memperbaiki hubungan Rossi dengan Marquez, Rossi menjawab jelas, “Yes”. Dan Marquez yang berada di samping Rossi spontan menjawab pernyataan Rossi, ia bilang“oke” dengan tersenyum lepas sambil memegang pundak Rossi dan memijit-mijitnya. Buahahaha huhuhuuiiii, kejadian ini langsung mendapat tepukan meriah dari para wartawan.

Nah. lalu bagaimana dengan hubungan Rossi dengan Lorenzo? Akankah juga diperbaiki? Dimana Lorenzo ketika itu ditabrak pebalap Ducati, Andrea Iannone lalu gagal finish, mmm, menarik untuk disimak juga gan.

 

5 Comments

  1. lorenzo mah bocah, mau rossi yg minta maaf jg dia emoh… yg ane inget terus kata2 rossi yg nanti bakal bisa jadi legend ya si marquez dan vinales… kita lihat saja… lorenzo? mewek mulu…

1 Trackback / Pingback

  1. Detail Kronologis Perang Dingin Rossi dan Marquez Berakhir - INDOMOTONEWS

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan