Praktik Kecurangan SPBU Ini Terbongkar

Praktik Kecurangan SPBU Ini Terbongkar
Praktik Kecurangan SPBU Ini Terbongkar
 Praktik Kecurangan SPBU Ini Terbongkar Gan! Sebuah praktik ilegal yang merugikan konsumen, yakni dengan pengurangan literan (takaran) pengisian bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) bernomor 34 12305, di Rempoa, Ciputat, Tangerang, terbongkar modis operandinya oleh polisi. Ya, setelah adanya laporan dari konsumen, polisi bergerak cepat melakukan penyielidikan dan menguak kasus ini.Ngutip dari dapurpacu, berdasarkan keterangan Kasubdit III Sundaling Polda Metro Jaya AKBP Adi Vivid, AB, SIK M hum, MSM, bahwa pihak kepolisian langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke SPBU Rempoa setelah ada keluhan dari masyarakat, dan ternyata benar ada praktik kecurangan yang dilakukan sudah berjalan selama 1 tahun. Alamak, berapa aja tuh untungnya, gile gaaaaa!

Masih menurut sumber tersebut kejadian tangkap tangan pada Kamis (2/6/16), setelah penyelidikan selama beberapa hari. Ya, modusnya yakni pengurangan per 20 liter dikurangi 1 liter jadi bila konsumen beli 20 liter hanya dapat 19 liter. Pengurangan ini dilakukan dengan mesin regulator stabilizer dan remote control untuk memengaruhi daya arus listrik untuk ngerjain konsumen.

Alat yang berupa digital regulator stabilizer bermerek Bostech, adalah untuk memperlambat arus listrik yang mengalir dari dispenser pengisian BBM ke kendaraan yang diisi BBM. Sementara remote control adalah pengendalian jarak jauh untuk menghidupkan dan mematikan mesin digital regulator stabilizer. Kemudian satu lagi alat yang ditambahkan, yakni alat bermerek Omron yang bisa memengaruhi putaran mesin di dalam dispenser BBM, jadi dengan alat ini jumlah yang keluar tidak sebagaimana seharusnya, melainkan sesuai kehendak si pmasang. Wah, canggih bener nih modus gan!

Polisi yang bekerjasama dengan petugas Metrologi Legal untuk mendampingi pemeriksaan dispenser SPBUtersebut dikabarkan menangkap 5 tersangka. Mereka adalah 2 operator dan 3 pengelola. Kelima orang terancam 5 tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar. Woh.

Nah ini jadi pembelajaran buat kita semua gan agar lebih berhati-hati membeli bensin, jangan percaya gitu saja dengan SPBU karena bisa jadi ada kecurangan. Hanyasaja susah dibuktikan, kalau kita tidak menakar dengan tepat.

Advertisements
Advertisements

7 Comments

  1. Di indramayu juga banyak!!!! Tapi gatau harus gimana.
    Pernah saya ngisi pertamax 60rb baru diajak jalan 20km udah babar blass kosong tangkine, kan edann

1 Trackback / Pingback

  1. Praktik Kecurangan SPBU Ini Terbongkar - INDOMOTONEWS

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin