Kapolsek Kemayoran Bantah Wakilnya Yang Mabuk Bikin Keributan

Kapolsek Kemayoran Bantah Wakilnya Yang Mabuk Bikin Keributan

Kapolsek Kemayoran Bantah Wakilnya Yang Mabuk Bikin Keributan

Blog-460x110_rev-cbr

Kapolsek Kemayoran Bantah Wakilnya Yang Mabuk Bikin Keributan. Ya, sehubungan dengan artikel lalu di link INI, bahwa wakapolsek Kemayoran diberitkana mabuk dang mengacungkan pistolnya. Kemudaian ada juga kabar bahwa dia berbuat onar sehingga masyarakat resah. Nah belakanga Kapolsek Kemayoran Kompol Adri Desas Furyanto angkat bicara menyangkut hal ini. Bhwaa Wakapolsek Kemayoran AKP Jamal Alkatri diketahui diamankan Propam Polres Metro Jakarta Timur. Ini lantaran mabuk dan mengacung-acungkan senjata api di toko aksesoris, Jalan Otista Raya, Jakarta Timur, Senin (8/8) pukul 9.00 WIB.
honda-cengkareng

Menurut pak Kapolsek ini wakilnya tersebut idak ada mengacung-acungkan senjata. Masih menurutnya tak ada laporan bahwa wakilnya ini bikin keributan atau gangguan kamtibmas. Berikut statmennya, “Saya meluruskan saja terkait informasi berantai yang beredar.”

Hal ini mnindaklanjuti yang dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. Bahwa Jamal diamankan Propam Polres Metro Jakarta Timur lantaran mengganggu masyarakat di toko aksesoris Jalan Otista Raya, Jakarta, Senin (8/8) pagi.

Ya, kita tunggu aja gan perkembangannya!

 

Advertisements

About Bonsai Biker

Pecinta bonsai dan otomotif
This entry was posted in Berita Umum and tagged , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Kapolsek Kemayoran Bantah Wakilnya Yang Mabuk Bikin Keributan

  1. Mas Huda says:

    Bikin keributan atau tidak tapi dia mabuk itu sungguh memalukan

  2. billythekid says:

    yg begini dibelain..gmn mau citra kepolisian baik dimata masyarakat

  3. Er6 says:

    Cuma bisa ngelus dada,,,,, lanjutkan terus pak poll….. # Maju tak gentar membela yang mabok… 😛

  4. Ia diketahui tertidur akibat mabuk ketika sipemilik toko dipagi hari melihat didepan tokonya ada mobil petugas terparkir dan menghalangi, ia kemudian melaporkan kejadian ini ke polres setempat, yang pasti tentu dia akan dikenakan sanksi, apa itu bentuknya, apakah sanksi disiplin atau sanksi terberat pelanggaran kode etik, masih dalam pemeriksaan, dan kejadian memalukan ini akan menjadi evaluasi aparat kepolisian agar tidak terulang kembali .

Leave a Reply