Broadcast Penyebaran HIV Lewat Makanan Kaleng Hoax

Broadcast Penyebaran HIV Lewat Makanan Kaleng Hoax
Broadcast Penyebaran HIV Lewat Makanan Kaleng Hoax

Broadcast Penyebaran HIV Lewat Makanan Kaleng Hoax. Ya, dalam beberapa bulan ini kita sering menerima broadcast tentang penyebaran virus HIV yang dikabarkan melalui makanan atau minuman kemasan. Kemudin juga bisa melalui tusuk gigi, jarum di biskop, hingga pembalut. Dengan beberapa penjelasan panjang banyak yang mengatakan produk itu berasal dari China dan itu sebagai pembawa firus HIV. Eee ternyata gan, hal ini hoax.Ngintip dari penjelasan detik, bahwa menurut Prof Dr dr Samsuridjal Djauzi SpPD-KAI FACP hal ini Hoax. Ini disampaikan dalam konferensi pers ‘Perjuangan Orang Terinfeksi HIV Berjalan Jelajah Negeri untuk Menyehatkan Bangsa’. Acara dilaksanakan di Munik Restoran, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/8/2016). Berikut statmen pa profesor ini:

“Isu-isu seperti makanan atau pembalut yang terkontaminasi HIV seperti itu tidak masuk akal sama sekali,”

Ya, memang faktanya broadcast baik lewat BBM, WhatsApp, Facebook, ataupun media sosial lainnya memang menyinggung makanan atau minuman kalengan yang diimpor dari negara tertentu. Dalam broadcasting ini dijelaskan bahwa para pekerja yang mengolah makanan ini positif mengindap HIV-AIDS. Dan di tempat makanan kaleng tersebut dibuat, mereka memasukkan darah mereka yang terindap HIV ke dalam kemasan makanan tersebut.

Ada lagi yang bilang virus HIV ini dimasukka ke dalam pembalut, kemudian tusuk gigi di restoran dikembalikan ke tempatnya setelah digunakan pasien AIDS.

Nah, Prof Samsu ini menjelaskan bahwa cara-cara tersebut tidak akan bisa menularkan virus HIV. Jelasnya virus HIV tidak akan mampu bertahan hidup jika sudah keluar dari host atau tubuh manusia. Virus HIV bisa disebarkan ke orang lain seperti lewat hubungan badan, pemakaian bersama jarum suntik yang telah terkontaminasi, atau tranfusi darah. Walah, hoax ternyata gan.

1 Comment

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan