Carlo Pernat Kritik Pedas Lorenzo, Race Director Nilai Manuver Rossi Wajar

Carlo Pernat Kritik Pedas Lorenzo, webb nilai manuver Rossi wajar
Carlo Pernat Kritik Pedas Lorenzo, webb nilai manuver Rossi wajar

Carlo Pernat Kritik Pedas Lorenzo, sementara Race Director Nilai Manuver Rossi Wajar. Ya, dua berita inilah yang ramai berkembang setelah polemik terjadi antara Rossi dan Lorenzo saat Press Coference pasca race GP Misano Minggu lalu. Aksi Rossi saat menyalip Lorenzo di tikungan 14 pada lap kedujadi pemicunya. Lorenzo menilai Rossi terlalu agresif saat menyalip dirinya, sementara Rossi menilai itu wajar, dan banyak pembalap melakukan hal itu, termasuk Lorenzo sendiri. Nah yang menjadi berita ramai adalah Statmen Pernet, seorang komentator motogp yang yang mengkritik pedas statmen Lorenzo pada Rossi ini. Kemudian berita ke dua adalah statmen Race Director MotoGP, Mike Webb, yang menyatakan overtake Rossi masih wajar. Kritik Pedas Carlo Pernat Kritik Pada Lorenzo

GPOne, pada Selasa (13/9) lalu menayangkan statmen Pernat yang mengatakan bahwa Lorenzo tak seharusnya bersikap seperti itu. Ia menyebut Lorenzo sebagai penjahat MotoGP. Berikut statmennya:

“Lorenzo terlihat membosankan dengan kontroversi bebas ini, ia seperti seorang residivis. Faktanya ia sudah melakukan hal yang sama terhadap almarhum Marco Simoncelli, lalu Andrea Iannone, dan kini  Rossi. Boleh jadi bakal lebih baik bila Lorenzo menunjukkan karakternya sebagai pebalap sejati, dalam hal kejahatan olahraga, kita semua tahu siapa dia.”

Statmen Race Director

Race Director MotoGP, Mike Webb menilai manuver Rossi kepada Lorenzo pada fase awal lomba tak melanggar peraturan. Mike Webb dikabarkan telah menganalisis duel Rossi dengan Lorenzo. Webb kemudian memberikan statmen bahwa manuver Rossi sah dilakukan. Webb dalam statmennya tersebut membandingkan insiden Rossi vs Lorenzo dengan aksi Dani Pedrosa saat menyalip Rossi lalu menjadi pemenang. Berikut statmennya:

“Kedua manuver tersebut ( Baik Rossi nya,ip Lorenzo maupun Pedrosa nyalip Rossi) normal. Dalam dua kejadian itu, kedua pebalap yang menyalip mengambil sisi dalam tikungan. Efeknya pebalap lain tak bisa masuk karena ada motor lain. Maka disimpulka, tak ada masalah dengan overtaking tersebut.”

“Akan beda kasusnya bila pebalap memotong jalur dan menyenggol motor pebalap lain. Hanyasaja saat menyalip dari sisi dalam adalah hal yang normal dilakukan dalam balapan.”

Selain itu Webb juga menepis anggapan bahwa trek yang sempit di Misano ini membuat aksi overtaking nampak agresif. Webb Menuturkan bahwa tikungan dimana Rossi dan Pedrosa nyalip memang lebih memungkinkan ketimbang di tikungan lain.

 

Advertisements

2 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan