Ini Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate, Yang Bermasalah Leasing Yang Diamuk Diler Honda

Ini Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate
Ini Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate

Ini Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate, Yang Bermasalah Leasing Yang Diamuk Diler Honda. Ya, ini adalah perkembangan berita kemarin di link Ini, Ini, dan Ini, gan. Bahwa seorang tentara mengamuk dan merusakan sejumlah komputer dan kendaraan roda dua milik diler PT Nusantara Sakti Ternate, Maluku Utara pafa pukul 10.30 WIT Selasa kemarin, 04-10-2016. Tentara ini mengaku sudah lunas cicilannya tapi BPKB tak dijaminkan. Nah sebenarnya yang jadi masalah adalah antara dia dan pihak leasing, namun yang jadi korban adalah diler Honda dan motor Honda yang dipajang di dalamnya.  Masalahnya perusahan leasing ini satu atap gan dengan diler Hondanya, dimana leasing biasanya numpang di kantor diler. Jadi pak tentara yang dah gelap mata mengamuk di situ tak menyangka bahwa dua perusahaan ini yakni diler dan leasing ternyata beda manajemen.

Masalah Sebenarnya Tak Ada Hubungannya Dengan Honda

Kalau ditelisik dari Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate, si Pak Tentara ini menggadaikan BPKB motornya ke leasing, dan kebetulan kantor leasingnya berada satu atap dengan diler Honda yakni diler PT Nusantara Sakti Ternate, Maluku Utara. Yang digadaikanpun juga bukan BPKB motor bermerk Honda gan, tapi motor Yamaha. Tepatnya Yamaha Mio Soul. Nah, menggadaikannya adalah juga bukan di diler Honda yakni PT Nusantara Sakti Ternate, tapi di PT. Nusa Surya Ciptadana (NSC) yang beda manajemen dengan diler Honda ini. Hanyasaja karena tempatnya masih satu atap, pak tentarapun melampiaskan amarahnya dan mengenai diler Honda.

Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate

Ini Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate yang James Bons dapet dari sumber terpercaya:

“Di bulan Oktober 2015 istri konsumen atas nama Jakia Bose , melakukan pinjaman dana tunai dengan menjaminkan BPKB motor Yamaha Mio Soul di PT. Nusa Surya Ciptadana (NSC) dengan pinjaman sebesar Rp.6.000.000,- dengan tenor selama 6 bulan. Namun terjadi kesalahan input tenor pada sistem di PT. NSC yang seharusnya konsumen melakukan pinjaman selama 6 bulan.

Namun di sistem tercatat pinjaman selama 11 bulan. Konsumen sudah 2x datang ke NSC mempertanyakan masalah tenor yang salah, dan petugas NSC memberikan keterangan bahwa dalam proses ubah tenor sehingga konsumen bisa menerimanya. Di bulan Mei konsumen telah melakukan pelunasan kreditnya namun di sistem masih tercatat sisa angsuran masih 5 bulan sehingga BPKB belum bisa dikeluarkan. Di bulan Oktober konsumen kembali datang untuk meminta kepastian BPKBnya namun dijelaskan oleh petugas kredit masih kurang sisa angsuran 5 bulan sehingga BPKB tidak bisa diambil. Hal tersebut yang membuat konsumen marah.

Oceh gan, demikian info terakhir yang James Bons terima tentang Kronolgis Amukan Tentara Di Diler Ternate, semua ini bisa menjadi pembelajaran buat kita semua.

Advertisements

18 Comments

  1. Kok ya ada ya orang goblok kayak gitu, terus gimana kelanjutannya?malu-maluin nama tentara aja,emang masalah bisa selesai dengan emosi gitu.

    • kalo misal ente ada di posisi dia, gw yakin pasti ente juga kesel, gimana gak kesel udah lunas tapi bpkb masih ketahan. padahal mah kesalahan ada di leasing tapi konsumen yang dibikin ribet bahkan dibilang ansuran kurang 5 bulan lagi

    • @miko
      Baca yg bener, jgn nelen mentah-mentah…

      Kalo situ g bisa baca nah itu baru laen cerita..😜😜

  2. Terus siapa yang harus tanggung jawab menutup kerugian dealer?

    Nggak setuju leasing ya jangan pinjam. Begitu saja kok repot.

  3. resiko satu atap ya gini, leasing yang makan nangka eh dealer ikutan kena getahnya.
    konsumen mana ngerti leasing dan dealer pemiliknya berbeda, orang dah emosi ya diacak-acaklah yang ada di depan mata.

  4. kalau gini kan salah leasing tukan dia dikontrak cuma 6bulan terus di input 11 di bayarnya pasti pake tenor 6 bulan, trus itu leasing maining konsumen kan jelas pas ada kesalahan input si konsumen uda lapor pihak leasing tu teledor gk tanggap. jadi deh

  5. walopun dilernya yang ketiban sial, paling nggak bisa buat pelajaran leasing lah, kan selama ini seolah olah karyawan leasing mahakuasa, memperlakukan konsumen seenaknya saja

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin