9 wisatawan Terjebak Banjir di Sungai Saat Berselfi – Bonsaibiker

9 wisatawan Terjebak Banjir di Sungai Saat Berselfi

9 wisatawan Terjebak Banjir di Sungai Saat Berselfi

9 wisatawan Terjebak Banjir di Sungai Saat Berselfi

Sebuah kejadian yang bikin kita dag-dig-dug gan, dimana 9 wisatawan Terjebak Banjir di Sungai Saat Berselfi. Ya, kejadian adalah di daerah Mojokerto jatim, pada minggu, 5 maret 2017. Tepatnya adalah di sungai Pandan Arum, Desa Tanjung Kenongo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto Mereka ini nyaris hanyut terseret arus sungai yang tiba-tiba datang menjadi air bah. Kejadian proses evakuasi yang dilakukan warga sekitar berlangsung dramatis dan terrekam dalam vidio seperti di bawah ini.

Berikut Vidionya yang diupload oleh akun fb Yuni Rusmini.

Hati" Saat berselfie ….Kejadian minggu, 5 maret 2017….9 wisatawan terjebak Banjir di sungai Saat berselfi…..👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇Sembilan wisatawan terjebak derasnya arus sungai di mojokerto/ jawa timur saat mereka asyik berfoto selfie. Mereka hampir hanyut terseret derasnya arus sungai setelah air bah tiba-tiba datang. Proses evakuasi yang dilakukan warga sekitar berlangsung dramatis. Sebanyak sembilan wisatawan hampir terseret derasnya air bah di sungai Pandan Arum, Desa Tanjung Kenongo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu, (05/3/2017). Mereka terjebak di tengah sungai saat berfoto selfie di bebatuan tengah sungai. Seorang balita yang juga ikut terjebak bersama ibunya pun menjerit ketakutan dan merangkul ibunya yang berpegangan pada ranting pohon. Ke sembilan orang tersebut, merupakan anggota keluarga dari Kedungsari, Surabaya dan Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Awalnya mereka sedang berlibur dan asyik berselfie di atas bebatuan sungai Pandan Arum. Tanpa disadari, tiba-tiba air bah datang dari atas hulu sungai kawasan pegunungan penanggungan. Proses evakuasi yang dilakukan warga sekitar berlangsung dramartis. Warga sempat kesulitan menjangkau korban di tengah bebatuan karena derasnya arus sungai yang hampir menghanyutkan mereka juga. Setelah hampir satu jam, sembilan wisatawan tersebut akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan tali tambang dan ban karet pelampung. ”Iya lihat orang foto-foto loh jang pengen “melok-melok” (ikutan). Airnya tadi gak kayak gitu, tiba-tiba air kenceng banget,” kata Widya keluarga korban. Salah seorang warga mengaku tidak tahu menahu awal mula kejadian itu. Warga baru tersadar saat mereka mendengar teriakan minta tolong dari para wisataawan. “Gak tahu, di sebelah sana kan “mendung peteng” (mendung gelap), langsung mendadak airnya deras. Biasanya main di situ juga, sudah di situ air tiba-tiba langsung masuk, langsung jalan itu tadi airnya,” ungkap Basori warga setempat. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun hal ini menjadi perhatian bagi para pengunjung wisata lainya untuk waspada dan berhati-hati jika ingin menikmati indahnya sungai saat musim hujan.

โพสต์โดย Yuni Rusmini บน 5 มีนาคม 2017

Berikut petikan kronologi kejadiannya gan:

“……….Mereka terjebak di tengah sungai saat berfoto selfie di bebatuan tengah sungai. Seorang balita yang juga ikut terjebak bersama ibunya pun menjerit ketakutan dan merangkul ibunya yang berpegangan pada ranting pohon. Ke sembilan orang tersebut, merupakan anggota keluarga dari Kedungsari, Surabaya dan Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Awalnya mereka sedang berlibur dan asyik berselfie di atas bebatuan sungai Pandan Arum. Tanpa disadari, tiba-tiba air bah datang dari atas hulu sungai kawasan pegunungan penanggungan.

Proses evakuasi memang dramartis. Warga kesulitan menjangkau korban di tengah bebatuan karena derasnya arus sungai yang hampir menghanyutkan mereka juga. Setelah hampir satu jam, sembilan wisatawan tersebut akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan tali tambang dan ban karet pelampung.

”Iya lihat orang foto-foto loh jang pengen “melok-melok” (ikutan). Airnya tadi gak kayak gitu, tiba-tiba air kenceng banget,” kata Widya keluarga korban. Salah seorang warga mengaku tidak tahu menahu awal mula kejadian itu. Warga baru tersadar saat mereka mendengar teriakan minta tolong dari para wisataawan.

“Gak tahu, di sebelah sana kan “mendung peteng” (mendung gelap), langsung mendadak airnya deras. Biasanya main di situ juga, sudah di situ air tiba-tiba langsung masuk, langsung jalan itu tadi airnya,” ungkap Basori warga setempat. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun hal ini menjadi perhatian bagi para pengunjung wisata lainya untuk waspada dan berhati-hati jika ingin menikmati indahnya sungai saat musim hujan.

Semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua, amin.