Polisi Pukul Pengemudi Ugal-ugalan Terancam Dipecat

Polisi Pukul Pengemudi Ugal-ugalan Terancam Dipecat
Polisi Pukul Pengemudi Ugal-ugalan Terancam Dipecat

Mas bro sekalian, dalam artikel lalu di link ini,  ada seorang pemuda bawa mobil ugal-ugalan lalu nabrak pengguna jalan lain di Kabupaten Purbalingga. Tepatnya pada Kamis (2/3/2017) di Jalan MT. Haryono, Kabupaten Purbalingga. Saat itu, pengemudi Toyota Avanza nomor polisi B 1182 NKJ yakni Waskito Budi Utomo (22), berkendara ugal-ugalan. Dalam kesempatan tersebut warga ngamuk, polisi berusaha ngamani bocah ini dari amukan warga, namun ternyata si bocah ngomoing kurang ajar pada polisi hingga akhirnya polisi marah dan mukul pemuda 22 tahun ini. Pak polisi ini adalah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Afifat Agung Dwi Cahyo. Nah belakanga tersiar kabar baru, bahwa pak polisi ini terancam dipecat.

Hasil sidang sementara ini menurut sindo, bahwa Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah memecat pak polisi ini. Putusannya adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Ini diambil dari hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar di Bid Propam Polda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (7/3/2017).

Sidang diketuai Kombes Pol Budi  Haryanto, Wakil Ketua AKBP Agus Setyawan sekaligus Kapolres Purbalingga dan AKBP Agus Budi selaku Kasubbid Wapprof Bid Propam Polda Jawa Tengah sebagai anggota. Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova, Kamis (9/3/2017). Pak polisi ini terbukti melakukan perilaku pelanggar berperilaku tercela.

Secara spesifik melanggar Pasal 7 ayat (1) dan Pasal 11 Peraturan Kapolri nomor 14 Tahun 2011. Pada sidang KKEP itu bertindak sebagai penuntut adalah Aiptu Haryono Poniman dan Kompol Budi Pranawa, keduanya anggota Bid Propam Polda Jawa Tengah. Pembela adalah AKBP Haryanto, anggota Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jawa Tengah. “Atas putusan itu, pelanggar (Bripda Afifat Agung) mengajukan banding.

Jadi belum tentu dipecat gan.

Advertisements
Advertisements

9 Comments

  1. Pecat aje gan, jadi keliatan nanti polisi isinya oknum semua dan kata oknum akan berubah menjadi emang polisi bukan oknum lagi haha 😀

  2. Mengayomi bukan memukuli, kan digaji untuk melindungi masyarakat. Gampang terpancing emosi dan ikut mukul, dl wkt tes psikotesnya gmn itu kok bisa lulus.

  3. diperiksa dulu sberapa parah umpatan si bocah…. polisi juga manusia, punya emosi dan harga diri, kalo umpatan si bocah mmg sangat terlalu, gak pantes lah dipecat, mungkin diskors pangkat atau gaji
    Dan jika kurang ajarnya gak seberapa, tapi kok polisinya emang keterlaluan mukul, lha layak juga sih dipertimbangkan dipecatt..

    buat si bocah… hukum seberat-beratnya!!!!

  4. kasian klo di pecat, gw malah setuju klo si bocah di gebugin warga. udh untung nie polisi gak digebugin warga ngebela tuh bocah. eh malah dikatai kasar… klo sampe marah gt berarti kasar bngt kata2nya. polisi biasanya paling melotot ama gebrak motor/meja.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin