Lagi-lagi Kecelakaan Karena Pura-pura Buta Warna, Cekidot Vidionya

Lagi-lagi Kecelakaan Karena Pura-pura Buta Warna
Lagi-lagi Kecelakaan Karena Pura-pura Buta Warna

Lagi-lagi Kecelakaan Karena Pura-pura Buta Warna, terjadi dan terjadi lagi. Setelah kemarin siang motor diotabrak motor di lampu merah, hari inipun juga terjadi hal yang sama, sebuah motor diterjang mobil dari samping saat di perempatan karena salah satunya dipastikan melanggar lampu merah. Entah apa di Indonesia ini banyak yang tak peduli lampu merah, ya kita sebut aja pura-pura buta lampu warna. Lha jelas-jelas bahaya buat dia sendiri dan nyebelinnya juga bikin orang lain juga kut bahaya.

Cekidot saja vidionya di bawah ini gan:

Diposting oleh akun FB  E100 2 hrs dengan statmen berikut:

Masih Nekat Terobos Traffic Light?

Hari ini (15/3), dua kecelakaan terjadi di simpang empat Diponegoro-Dr. Soetomo Surabaya, karena menerobos traffic light. (odp-hm)

Khusu di tempat ini saja, yakni di simpang empat Diponegoro-Dr. Soetomo Surabaya, telah trjadi 4 kali kecelakaan karena melanggar traffic light selama Februari-Maret, miris kan gan!  Berikut beberapa komen netizen:

  • Benny Setyawan Diponegoro-Dr. Soetomo itu jelas yang salah spd motor. Mau kendaraan lebih kecil, kalo salah ya tetep salah. Tapi masalahnya di negara Indonesia yang tercinta dan kita banggakan ini, kendaraan yg besar mau bener tetep aja disalahin. Katae harus adil, nyatanya nggak.
  • Riyan Alfraita Baiknya video2 gini di tayangkan di videotron2 di lampu merah, slh satunya yg depan bonbin utk edukasi..
  • Isnan Max Melanggar lampu lalu lintas berarti siap mati konyol. Di ilokno, sisumpahi bahkan didungakno nang neroko yo nyalahno wong lio. Soale mbahayano nyowoe wong lio
  • Nugroho Anang S Sudah waktunya, segera dilaksanakan, tilang utk para pelanggar yg berhenti di depan garis disetiap TL. Karena akan menghambat arus lalin yg sdg berjalan (lampu hijau).
  • Agus Whardana Selalu tetap waspada, meskipun kita sdh berada dalam aturan rambu yg benar. Terkadang kita bisa kena imbas dr pengendara lain yg lalai. Karena kalau sdh kecelakaan dan berakibat fatal, tdk ada gunanya bicara benar / salah. Meskipun ada ganti rugi dr jasa raharja & asuransi sekalipun, tdk akan bisa mengembalikan akibat yg mungkin terjadi (misalnya cacat ataupun meninggal).

Kayaknya bener deh Indonesia ini darurat lampu merah, mosok ya polisi lebih menyayangi nyawa kita daripada kita sendiri!

Advertisements
Advertisements

3 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin