Motor Mati Pajak Dimbil Paksa Polisi dengan Merebut Kunci Kontak dan melepas Kabel Busi

pajak mati kena tilang
pajak mati kena tilang

Gonjang-ganjing tentang boleh tidaknya polisi menilang motor yang mati pajak memang masih terus menjadi polemik. Satu sisi ada yang bilang pajak mati urusan dinas perpajakan atau dishub, lalu di sisi lain ada yang mengatakan bahwa polisi berhak menilang kendaraan yang mati pajak. Seperti diampaikan kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Condro Kirono menegaskan polisi berwenang menilang kendaraan pajak mati.

“STNK yang pajaknya telat dibayar kena tilang. Itu sudah ada peraturannya,”

Pointnya adalah Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 pada Pasal 288 ayat (1) :

“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Polri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.”

Lalu Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 37 ayat (2):

“STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor.” Dan ayat (3) yang berbunyi, “STNK berlaku selama lima tahun sejak tanggal diterbitkan pertama kali, perpanjangan atau pendaftaran mutasi dari luar wilayah regident dan harus dimintakan pengesahan setiap tahun.”

Nah polemik ini kini kembali mencuat saat sebuah akun fb bernama Ahmad Zulfian mengupload sebuah video yang disitu disebutkan bahwa ada pemotor yang dipaksa direbut oleh polisi akibat pajak motornya mati.

Berikut statment dari akun bernama Ahmad Zulfian :

“Polisi apa Rampok?
Cerita tadi siang 25 april sekitar jakbar di jlan pengendara motor punya sim tau” di berhentikan polantas n menanyakan surat” pengendara,surat lengkap tp pajak motor mati,pengendara di minta kunci motor yg bukan hak nya pak polisi akhir nya terjadi tarik” an smp motor jatuh,
Dan lebih parah nya lagi dengan mata kepala sendiri smp pos polisi pak polisi tersebut coba merusak motor dengan merusak busi atau kabel busi.
Maaf ini ga bsa di biarin,pajak kan bkan urusan polantas,
Maaf pas kamera di pegang tmn goyang karna dia takut buat ngerekam

Videonya:

Advertisements
Advertisements

13 Comments

  1. Yg nunggak pajak milyaran hingga trilyunan aja ada pengampunan(amnesti) masak yg nunggak ratusan ribu aja sampe digituin woy woy woy! 😁😁

  2. kalo yg mati stnk (plat nomor sudah habis masa berlakunya) itu masih wajar….di aturannya kan tertulis stnk…bukan bukti pembayaran pajak tahunan…orang kalo telat juga kita bayar dendanya kok…

  3. Pribumi makin di injak injak oleh aparat pembela kaum tiko merem, sampe kapan pribumi diam saja? Jangan sampe kejadian 98 terulang, polisi kalo sekarang belain kaum tiko merem dan menindas pribumi, sebaiknya jangan jadi polisi republik indonesia, tapi jadi polisi republik rakyat cina merem saja

  4. Pajak 5 tahunan bisa karena STNK sudah tidak berlaku tp klo pajak tahunan harusnya gak berhak nilang karena STNK masih berlaku selama 5 tahun, toh pajak juga kena denda kalau telat bayar kecuali dishub atau orang pajak itu pun harus ada surat tugas dari pemda setempat gak bisa sembarangan.

  5. Lihat dulu tuh orang stnk mati, sim ngak ada ktp ngak ada ya dikandangin coy, bukan merem- stnk mati sim mati ktp mati. Motor ente tebus bawa bpkb min copy + ktp hidup walau sekarang ngak ada ktp mati ,…hidup maunya ngak ada hukum bayar pajak ngak mau kehutan aja mental kaki lima yg ngelapak depan rumah orang tanpa izin modal preman

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin