Ini dia Kronologi Serangan Brutal Konvoi Pelajar di SMA N 1 Klaten | Bonsaibiker

Ini dia Kronologi Serangan Brutal Konvoi Pelajar di SMA N 1 Klaten

Konvoi Perayaan Kelulusan Malah Jadi Tawuran Berdarah di Klaten 1

Konvoi Perayaan Kelulusan Malah Jadi Tawuran Berdarah di Klaten 1

Ini dia Kronologi Serangan Brutal Konvoi Pelajar di SMA N 1 Klaten, Selasa siang, 3 Mei 2017. Ya, tiba-tiba waktu itu seorang dari rombongan pelajar SMA dan SMK yang sedang berkonvoi kelulusan, turun dari sepeda motor sambil menyeret sebilah parang. Orang ini mengenakan celana pendek hitam tanpa baju seragam. Mungkin bukan pelajar. Demikian Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Kabupaten Klaten Aris Sutaka menjelaskan ketika ditemui di kantornya, Rabu, 3 Mei 2017.

Ketika itu ada 11 siswa kelas XI SMAN 1 Klaten lagi mengerubungi pedagang makanan di trotoar seberang sekolah sama sekali tidak menyadari marabahaya sedang mendekat. Si orang tadi kemudian mengayunkan parangnya tepat mengenai punggung salah satu siswa yang bernama Candra. Teman-temannya pun kalang kabut melihat Candra dibacok. Ketika itu ada yang mencoba menolong, ada pula yang kabur menyelamatkan diri.

Masih menurut sumber ini, selanjutnya jatuh beberapa korban yakni:

  • Juan yang menolong Candra, juga terkena parang di tangannya, selanjutnya beberapa pelajar peserta konvoi ikut menyerang dengan berbagai alat, termasuk gir yang diikatkan pada ujung sabuk bela diri.
  • Pada penyerangan ini Syaiful terkena sabetan gir di kepala, tepatnya di atas telinga.
  • Sedangkan Kevin dihantam pakai helm dan kehilangan ponsel.
  • Naufal, siswa lain yang berusaha kabur dari serangan mendadak itu, kehilangan tas berisi dompet. Aris menduga tas Naufal diambil oleh rombongan pelajar brutal itu. Dari tiga siswa yang terkena sabetan parang dan gir itu, hanya Candra yang masih diopname di Rumah Sakit Islam Klaten hingga Rabu siang.

Setelah menyerang dengan membabi-buta, rombongan pelajar yang sebagian dari Kabupaten Sleman, DIY, itu melarikan diri ke arah timur. Sekitar 30 sepeda motor jumlah konvoi ini. Kemudian di Jalan Andalas, tepat di depan kantor radio Anda FM (sekitar 400 meter sebelah timur SMAN 1 Klaten), rombongan itu terpecah.

 

Advertisements
%d bloggers like this: