Hanya Sebatas Perkenalan Mobil Ramah Lingkungan Untuk Indonesia

Hanya Sebatas Perkenalan Mobil Ramah Lingkungan Untuk Indonesia
Hanya Sebatas Perkenalan Mobil Ramah Lingkungan Untuk Indonesia

Menurut Dennis Kadaruskan, Departement Manager Public Relation MBDI, pihaknya masih akan melihat respon pasar saat mobil kombinasi mesin bensin dan listrik ini diperkenalkan. Baru kemudian, pihaknya akan menentukan bakal dijual atau tidak mobil plug-in hybrid tersebut.

“Jika responnya positif, pasti kami akan mempelajari dan akan menyesuaikan dengan strategi kendaraan penumpang Mercedes-benz di Indonesia,” jelas Dennis saat berbincang dengan wartawan di Bandung, belum lama ini.

Jika nantinya mobil plug-in hybrid ini benar diniagakan di Tanah Air, pabrikan asal Jerman ini bisa membawanya dalam bentuk Completely Built-Up (CBU) atau Completely Knock-Down (CKD).

“Kita tidak pernah menutup kemungkinan untuk rakit (E 350 e) di Indonesia. Pada saat sudah mempelajari pergerakan pasar, dan kemungkinan penerimaan di Indonesia kita akan melihat mana yang cocok, apakah CBU atau CKD. Itu akan diputuskan,” tambahnya.

Sementara itu, dijelaskan lebih lanjut oleh Roelof Lamberts, President Director and CEO PT MBDI, agar mobil ramah lingkungan ini bisa lebih banyak diterapkan di Indonesia, harus ada turun tangan pemerintah memberikan program yang dapat menekan harga jual mobil hybrid atau listrik.

“Bisa saja kami rakit plug-in hybrid di Indonesia, tapi kami masih ingin memperkenalkan hybrid. Untuk merakit lokal harus didukung volume penjualan,” pungkas Lamberts.

Selain pajak, pemerintah memang sudah harus turun tangan untuk mempersiapkan semua kebutuhan mobil ramah lingkungan ini, seperti ketersedian infrastruktur.

Advertisements
Advertisements

1 Comment

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin