Ternyata Penggunaan Bantalan Headrest Sangat Berbahaya

Ternyata Penggunaan Bantalan Headrest Sangat Berbahaya
Ternyata Penggunaan Bantalan Headrest Sangat Berbahaya

Berbagai cara dilakukan pengemudi dan penumpang agar tetap nyaman di dalam mobil selama di perjalanan. Salah satunya menggunakan bantalan headrest.

Aksesoris yang digunakan untuk mengganjel leher ini dianggap mampu memberikan kenyamanan saat berkendara. Selain itu, bantalan headrest ini banyak di pasaran dengan beragam desain, bentuk dan warna yang disesuaikan dengan keinginan.

Namun ternyata penggunaan bantalan headrest sangat berbahaya, sehingga dapat membuat terjadinya whiplash. Di dunia kesehatan, whiplash adalah kondisi cedera leher di mana leher dipaksa “menjulur” terlalu jauh ke belakang lalu secara cepat maju ke depan.

“Karena akan mengurangi fungsi dari headrest yang melindungi leher pengemudi atau penumpang saat terjadi kecelakaan atau tabrakan dari belakang terjadi. Badan dan kepala kita akan terdorong oleh momentum ke depan,” jelas pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu.

Lebih lanjut Jusri menyatakan, setelah terdorong, maka hal itu membuat kepala dan leher kembali balik untuk menyentuh headrest.

Namun karena bagian leher terganjal bantal, maka hal itu akan membuat bagian kepala tak dapat menyentuh headrest karena tertahan bantal.

“Akhirnya sama saja seperti orang lari tersandung itu jadi jatuh. Padahal dari leher sampai kepala, yang berat adalah kepala. Tapi saat itu hanya kepala yang belum bersandar maksimal, karena leher ketahan. Kondisi ini leher bisa patah,” jelasnya.

Oleh karena itu, Jusri menuturkan, penggunaan bantalan leher pada headrest bukan sekedar tidak disarankan, melainkan dilarang, karena dapat menyebabkan cedera.

Advertisements

1 Comment

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin