Intip Tips Menyalakan Mesin Motor Injeksi Yang Benar

jarum speedometernya motor injeksi
jarum speedometernya motor injeksi

Bonsaibiker.com – Mas bro sekalian. Di Indonesia mayoritas sepeda motor yag diproduksi sudah mengggunakan injeksi ni gan. Saat kita memiliki roda dua yang sudah berbeda teknologinya, sudah pasti pembiasaannya juga berbeda. Contohnya saja saat menyalakan mesin gan. Sepertiny ini hal sepele ya gan, tapi alangkah baiknya kalo tau cara yang benar dalam menyalakan motor injeksi tersebut biar lebih terawat gan. Nah Intip Tips Menyalakan Mesin Motor Injeksi Yang Benar yuk gan.

Seperti yang dilansir dalam Kompas.com, bahwa menghidupkan mesin motor injeksi itu ada cara tersendiri gan. Saat ini masih banyak orang yang punya motor injeksi langsung nyalakan mesin setelah kontak dihidupkan. Dan ternyata itu tidak benar gan. Jadi pada motor injeksi, indikator bakal nyala dulu dan speedometer lalu bakal naik saat kontak diposisikan On. Nah kalo lagi seperti ini, sebaiknya jangan langsung nyalakan mesin gan.Cara menghidupkan mesinnya, idealnya adalah menunggu sampai melihat lampu indikator (injeksi) yang berkelir oranye pada engine check atau setelah speedometer mati.
Intip juga

Modif Motor : Honda Sonic Modif Mesin Injeksi Turbo 350cc, Sangar Polll!

Rendra Kusuma Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta menjelaskan bahwa sebaiknya tunggu sampai beberapa detik sebelum menyalakan mesin motor injeksi. Ibaratnya seperti komputer. Setelah dinyalakan, maka loading dulu kan. Sebaiknya tunggu sampai jarum speedometernya turun. Menghidupkan motor injeksi dengan cara seperti itu adalah untuk perawatan supaya motor lebih awet jadi lakukan yang semestinya. Setelah beberapa detik setelah kontak diposisikan On, trus indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi Nol. Barulah nyalakan motor injeksinya tersebut.

Saat kontak dalam posisi “On”, pompa bahan bakar belum bekerja seperti standar optimal mesin. Jadi diawal mesin sepeda motor tidak langsung bekerja di suhu optimum. makanya sistem pada motor butuh waktu untuk penyesuaian gan.
Kalau mesin langsung dinyalakan setelah kontak diposisikan dalam keadaan “on”, yang terjadi adalah penggunaan bahan bakarnya jadi boros. Dan emisi gas buangnya juga tinggi. Bisa-bisa malah sulit nyala motornya.

Sistem injeksi juga menyimpan data saat motor dimatikan (off) gan. Jadi kalo dihidupkan kembali tanpa menunggu indikator mati, akhirnya data lama atau data ketika dimatikan itulah yang digunakan gan.
Jadi seperti slogan pengisi bensin gtu gan, “kita mulai dari Nol ya pak..” hehe
baca juga

Penyebab Motor Matik Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Boros

Penjualan Satria Injeksi Mocer Di Awal Saja, Maret Disalip Sonic

Satria Injeksi Juga Diadu versus CBR 250 dan N 250

Advertisements
Advertisements

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin