Banyaknya Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen Karena Angker atau Attitude Berkendara?

tanjakan emen
tanjakan emen

Bonsaibiker.com – Bukan rahasia lagi bahwa di tanjakan Emen sering memakan korban jiwa. Mirisnya gan, di tanjakan ini kecelakaan yang terjadi adalah memakan korban jiwa dalam jumlah banyak. Insidennya macam-macam, ada yang terguling, ada yang tabrakan berruntun karena rem blong dan ada lainnya. Nah, Banyaknya Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen Karena Angker atau Attitude Berkendara?

Yup kecelakaan terakhir adalah pada Sabtu sore kemarin, 10-02-2018, dimana sebuah bus membawa rombongan ibu-ibu anggota koperasi dari Ciputat Tangerang terguling dan menelan banyak korban jiwa. Tak kurang dari 27 orang meninggal dalam insiden ini. Jelasnya silakan baca yang berikut:

Tanjakan Emen Makan Korban Lagi di Awal 2018, Bus Terbalik Nabrak Motro Belasan KorbanTerjepit

15 Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Maut Tanjakan Emen, Diperkirakan Bertambah

Data Korban Bus Maut di tanjakan Emen : 25 Korban Meninggal, 8 Luka Berat, 10 Luka Ringan

Nah, dari catatanpribadi James Bons di blog ini, banyak sekali rentetan peristiwa kejadian kecelakaan maut terjadi di tanjakan ini. Lihat beberapa catatan di bawah ini gan:

  • November 2004, 3 orang meninggal. Bus pariwisata asal Jakarta saat pulang dari arah Bandung, sopir bus tidak kuasa mengendalikan bus dan tergelincir kemudian terbalik. Disinyalir rem blong dan ban gundul gan. 3 orang meninggal dan belasan luka.
  • September 2009, 7 orang meninggal. Korbann warga Buaran, Serpong, Tangerang Selatan. 41 orang mencarter bus Parahyangan berwisata ke Tangkuban Parahu. Saat pulang bus blong remnya lalu nabrak sebuah mobil dan terguling beberapa kali. 7 orang meninggal dan belasan lainnya luka berat.
  • Oktober 2011, 3 orang Meninggal. Minibus pariwisata yang membawa wisatawan asal Belgia. Minibus sempat mengebut dari arah Tangkuban Perahu enurut saksi mata, kemudian minibus oleng dan menabrak tebing. Dalaminsiden ini 3 penumpang meninggal di tempat 9 luka berat.
  • Oktober 2012, 4 orang meninggal. Kali ini yang mengalami laka adalah Bus Dian Mitra berjalan menurun dari Tangkuban Parahu ke arah Ciater berpenumpang sekitar 20 wisatawan asal Taiwan. Pukul 11.20 bus nabrak motor lalu oling dan menabrak tebing kemudian terguling menutupi jalan. 3 wisatawan mancanegara plus satu pemandu wisata langsung meninggal. 26 korbanlain harus dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
  • Juni 2014, 9 orang meninggal. Mereka adalah rombongan SMA Al Huda, Cengkareng, Jakarta Barat. Ketika itu bus yang mereka tumpangi terguling. 9 orang yang terdiri dari guru dan murid meninggal.

Beberapa kejadian di atas diantaranya terrekam dalam tulisan di blog ini, bisa kita lihat di beberapa link berikut :

April 2017

Lagi-dan Lagi Kecelakaan Berruntun di Tanjakan Emen Subang

Agustus 2014

Hingga Saat Mudik Lebaranpun Tanjakan Emen Menelan Korban!

Juni 2014

Kronologis Kecelakaan Bis Rombongan SMA Al Huda di Tanjakan Emen

Nah, semua insiden ini lantaran ada mistis, atau karena attitude berkendara, atau karena kontur jalan yang memang susah? Beberapa orang mengaitkan insiden maut lakalantas di tanjakan ini dengan dunia mistis. Ya, ada beberapa versi mitos yang berkembang di daerah ini terkait seringnya terjadi kecelakaan maut di daerah ini diantaranya adalah sebuah Versi cerita yang menyatakan bahwa nama Emen berasal dari seseorang bernama Emen menjadi korban tabrak lari di daerah itu. Mayat Emen bukannya ditolong tapi justru disembunyikan di rimbun pohon deket tanjakan ini. Selanjutnya arwah Emen diyakini bergentayangan menuntut balas. Maka sering terjadi kecelakaan di tanjakan ini,

Versi lainnya bisadilihat dalam artikel di bawah ini:

Angkernya Tanjakan Emen Subang-Ciater Telah Memakan Berpuluh-puluh Korban JiwaTerakhir Kemarin Bus Aladin Terguling

Sementara itu kalau melihat kontur jalan di tanjakan Emen yang panjangnya kurang lebih 3 kilometer yang berada di kawasan Tangkuban Parahu ini, ya memang harus diakui memang jalannya curam gan, namun masih kalah dari tanjakan Puncak, Cianjur. Hanyasaja kemiringan 45-50 derajat membuat Tanjakan Emen terasa lain dari yang lain. Pengemudi sering keenakan meluncur dari arah Tangkuban Parahu, dan dari arah sebaliknya yaitu arah Ciater pengendara merasa sangat berat.

Menanggapi hal ini gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan beberapa waktu lalu menyampaikan akan mengevaluasi struktur jalan di Tanjakan Emen ini lantaran khawatir mitos terus berkembang.

Di lain pihak Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Subang Ajun Komisaris Budhy Hendratno menuturkan bahwa jalan di tanjakan emen ini  memiliki permukaan aspal hotmix yang bagus. Tapi menikung dan menurun dari arah Bandung menuju arah Subang. Jadi yabisa bikin sopir terlena.

So, ya wallahu a’lam.

Advertisements

5 Comments

  1. Emen arah subang mayoritas turunan selepas tangkuban parahu dan ga terlalu curam (kisaran 15-20 derajat), cuma panjang lintasan lurus kisaran 2km n langsung tikungan tajem menurun. Jalannya juga lumayan lebar, total 3 lajur. 2 naik (arah lembang) 1 turun (arah subang). Gara” jalan yang lebar ini pengendara ga sadar sama kecepatannya. Dulu saya pernah ga sadar jalan diatas 80km/h pake motor di turunan situ. Apalagi aspalnya sekarang udah 90% mulus. Masalah mistis itu cuma mitos

  2. saya rasa hanya rawan saja, terlalu panjang turunan tapi gak terlau curam banget jadi masih pada berani nngebut padahal bahaya.

    rem blong apa mungkin karena ngerem terlalu lama?! llau panas dan kehilangan daya..

    mungkin baiknya agak dirusakin aja jalan yang rawan, biar pada pelan, no kidding.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin