Tanjakan Kali Kenteng 57 Derajat Nyusahin Mobil Lewat Itu Hoax!

Tanjakan Kali Kenteng 57 Derajat Nyusahin Mobil Lewat Itu Hoax!

Kabar hoax Jembatan Kali Kenteng by bonsaibiker.com -mas bro sekalian, beberapa pemberitaan menyebutkan bahwa Tanjakan Kali Kenteng 57 Derajat Nyusahin Mobil Lewat, yaitu jalan tol fungsional yang menghubungkan tol Semarang Salatiga dan Jalan Tol Solo Ngawi, ternyata kabar Itu Hoax!  Dalam berita lalu telah James Bons tulis pada 2 artikel berikut :

Mudik Lewat Jalur Darurat Kali Kenteng Mesti Hati-Hati Gan

Informasi Mudik Lebaran 2018 H-5 : Waspadai Tanjakan Curam Tol fungsional Solo – Colomadu, Banyak Mobi Tumbang

Ya memang bagi beberapa pengemudi yang belum mahir bisa terjebak gak kuat naik di jalur ini, kemudian dibumbui pula oleh kabar bahwa kemiringannya sampai 57 derajat, eh ternyata hoax gan.

tanjakan kali kenteng
tanjakan kali kenteng

Nah mas bro sekalian, mensikapi hal ini, tweeter Kementerian PUPR @KemenPU merespo sebgai berikut :

“Merespon informasi yg menyebutkan bahwa ruas tol fungsional di lokasi Jbt Kali Kenteng menanjak hingga 57 derajat, kami sampaikan bahwa data tsb tidak benar.

Tingkat kemiringan jalur tsb +- 10%. Dgn kata lain, naik 10m per 100 m atau tangen-1 0.1= 5.7 derajat

Lebih jelasnaya terkait Tanjakan Kali Kenteng 57 Derajat Nyusahin Mobil Lewat tersebut akun fb  Ma’rufin Sudibyo menjelaskan sebagai berikut ;

Tanjakan 57° di tol Boyolali-Kartasura? Hoaks!

Viral “info” akan tanjakan darurat supercuram di bawah jembatan Kenteng pada ruas tol fungsional Boyolali-Kartasura. Disebutkan tanjakan ini securam 57° (!), membuat kendaraan harus antre & naik satu persatu.

Sebelum menelisik lebih jauh, sudah terlihat “info” ini hoaks. Fisika dasar mengajarkan setiap benda di Bumi bisa bergerak seiring kombinasi gaya yg bekerja padanya. Termasuk salah satunya gaya gesek yg sangat ditentukan nilai koefisien gesekan (myu) dg nilai hanya bisa diantara 0 hingga 1.

Gaya gesek bekerja pada bidang apapun, entah datar entah miring. Manakala kendaraan anda mendadak harus berhenti di tanjakan, maka anda bisa tetap berada di posisi dan hanya mengandalkan rem saja oleh besarnya gaya gesek roda2 anda dg permukaan tanjakan terhadap berat kendaraan anda sendiri. Namun ini terbatas. Pada nilai maksimum myu = 1, maka sudut maksimum bagi tanjakan adalah antitangen (1) = 45°.

Jika sudut tanjakannya > 45°,anda tak bisa hanya mengandalkan rem.Harus memberi akselerasi dg mesin dg nilai makin besar bila selisihnya juga semakin besar. Pada tanjakan 57° sepanjang 50 meter, anda harus memaksa kendaraan ngebut agar akselerasinya setara penambahan kecepatan minimal 105 km/jam hanya dlm waktu 3,5 detik. Akselerasi super. Bila kurang? Sebagus apapun kendaraan anda,gravitasi akan menariknya merosot turun.

Jadi, tanjakan supercuram 57°? Itu bunuh diri secara teoritis maupun teknis.

Data KemenPUPR, tanjakan darurat itu miringnya 10%,maksudnya naik vertikal 10 m utk tiap jarak horizontal 100 m. Ini setara sudut = antitangen (10/100) = 5,7°.

Di tanjakan 5,7° sepanjang 50 meter ini anda cukup menambah kecepatan 35 km/jam dlm waktu 10 detik. Beda sekali bukan?

Tentu saja, dalam tanjakan landai sekalipun anda harus paham teknik berkendara menanjak. Fokuskan tenaga mesin hanya untuk nanjak. Matikan AC. Matikan sistem audio. Matikan penggunaan listrik, bahkan sekedar untuk ngecas. Gerah? Buka kaca jendela dong.. 

So, nyatanya jalur ini sangat membantu pemudik gan, jadi gak usah khawatir. Aman jaya, yang penting hati-hati.

2 Comments

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.