Isu Bakso Daging Tikus

Bonsaibiker.com – mas bro, di tengah peberitaan ramai terkait virus korona yang mewabah di Wuhan China. Bahwa disinyalir firus ini mewabah ada kaitannya dengana kuliner ekstrim yang biasa dikonsumsi di sana. Nah, di Indonsia setiap ada kaitannya dengan kuliner ekstrim in,i kini jadi viral. Salah satunya adalah adanya Isu Bakso Daging Tikus yang Merebak di Pilang Kenceng Madiun Jawa Timur.

Isu Bakso Daging Tikus Merebak di Pilang Kenceng
Isu Bakso Daging Tikus Merebak di Pilang Kenceng

Yup mas bro, dalam sebuah postinga vidio yang dishrae oleh akun FB Ayya
pada 19 jam lalu ternyata dikin heboh warganet. Dalam postingan ini menggambarkan sebuah mangkuk bkaso yang ternyata dalam pentolnya ada penampakan kaki yang disinyalir adalah kaki tikus. Dengan cepat vidio inipun merebak beredar dan viral.

Berikut ini vidionya:

View this post on Instagram

#baksotikus #basotikus Isu bajso daging tiujs merbak di pilang kenceng madiun

A post shared by Bonsai Biker (@ucin99) on

Berikut ini statmen akun FB Ayya:

Heboh, Isu Bakso Daging Tikus di Pilangkenceng Madiun

####Kabar adanya warung bakso di Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, yang diduga menggunakan daging tikus, menghebohkkan warganet beberapa hari terakhir.####

###Temuan itu didapati ADR, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng setelah membeli bakso bersama temannya D di sebuah kedai milik S pada Sabtu (25/1) lalu.#####

###Saat makan di kedai tersebut, ADR merasakan ada hal aneh dalam bakso tersebut. Dia menemukan daging hitam yang menyerupai kaki tikus.#####

######Kecurigaan itu terbukti setelah mem-browsing soal bentuk kaki tikus. Hasilnya ternyata serupa. ADR terkaget mendapati hal itu dan merekam temuan tersebut. Kemudian menguploadnya di medsos.#####

Cc : @jawapos.radarmadiun

bakso #baksotikus #madiun #beritamagetan

Nah mas bro adanya ramai isu merebakini kemudian langsung ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Madiun. Pulbaket dan Puldata langsung melakukan penyidikan. Polis juga mengambil keterangan ADR dan S. Lalu kemudian didapati info bahwa ternyata bakso tersebut diperoleh S sudah dalam bentuk jadi. Ia mendapatkannya dari Ag asal Desa Sukorejo. Kemudian ditelusuri lagi, bahwa bakso itu ternyata didapat Ag dari Nganjuk.

Kini Kapolsek Pilangkenceng AKP Sumantri masih menerpakan azaz praduga tak bersalah dalam menanggapi kasusu ini. Kini penyidik masih berkoordinasi dengan BPOM dan dinkes guna menyelidiki lebih lanjut.