Tentang iklan-iklan ini
jump to navigation

Kata Maling: Nyolong Mio Hanya butuh Waktu Sekian Detik! 29 Januari 2013

Posted by Bonsai Biker in Portal Otomotif.
Tags: , , , , , , , , , , ,
15 comments

Kata maling, ahahahaha ni artikel kata maling lagi, kesannya James Bons temennya maling semua, kikikikik. Ya, suatu keika memang James Bons menyempatkan diri ngrumpi di kolong jembatan, di pinggir jalan yang ramai dengan pasar part seken motor disebuah tempat di Jakarta. Sebuah tempat yang kabarnya merupakan tempat deal-dealan para maling untuk menjual motor bodong untuk dipreteli dijadikan part-part kecil lau di jual lalu oleh pedagang kemudian dijual ke konsumen. Entah benar enggaknya kabar ini ya Wallahu a’lam.

Bajaj Blade 125 Launch Bajaj Blade 125 Might be BAL’s Upcoming Scooter

Aseli BUkan Gambar Mio :P :D

(lebih…)

Tentang iklan-iklan ini

Mio kalah Image dengan Beat Di Segmen Rondo, Tapi Kok Nama Mio Masih Dipakek, mm Strategi Unik Dari Yamaha 25 Februari 2012

Posted by Bonsai Biker in Portal Otomotif.
Tags: , , , , ,
13 comments

Uniknya pertempuran antar ATPM di berbagai segmena memang menarik untuk disimak. Sebuah fakta bahwa Supra X merajai bebek di zamannya, kemudian Vega R merongrong kekuasaan Honda dengan merebut pasar 110 cc. Saat Honda mempensiunkan Supra X dan mengganti dengan Revo dan Blade yang juga 110 c, ternyata tanggapan konsumen lain. Duo produk honda ini tak serta merta mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tebukti bahwa hingga kini Rondo Revo dan Blade lebih murah ketimbang Vega R, padahal barunya mahalan Revo dan Blade. Artinya bahwa image Vega R masih lebih joss ketimbang Revo dan Blade.

Mio J

Sementara di segmen lain yakni segmen skutik, awalnya Mio cukup berjaya, dan harga rondonyapun cukup stabil, namun belakangan sambutan masyarakat berubah, semenjak 2 tahun ini rondo Beat dihargai lebih mahal ketimban rondo Mio dalam kisaran tahun yang sama. Artinya image Beat lebih jos ketimbang Mio.

Sebuah pertanyaan muncul, knapa Yamaha masih ngotot mengusung nama Besar Mio untuk produk barunya yakni Mio Vino dan Mio J, padahal imagenya telah kalah pamor oleh beat? Mmm nampaknya sedikit rumit untuk dijawab, karena memang ini sebuah taktik bisnis yang rumit dan tak begitu saja bisa ditebak. Mungkin kita hanya bisa melihat beberapa fakta yang ada sebagai jawaban dengan membuat beberapa pin berikut:

DIsinyalir Rider Mio Lebih Agresif Di Jalan Daripada Rider Beat 6 Desember 2011

Posted by Bonsai Biker in Portal Otomotif.
Tags: , , ,
23 comments

BRader seklian, ini adalah sebuah analisa yang menggunakan ilmu kiralogi, makanya jangan sampai sampean sekalian tersinggung dengan judul ini karena boleh jadi hanya sebuah seloroh belaka. Ataupun kalau memang betul terjadi di lapangan ya itu memang sebuah kebenaran kiralogi hehehehehehe, tapi benar betulan[pun juga gak papa kan!!!.

Ya, beberapa waktu yang lalu saat beat pertamakali muncul orang bany7ak mengkomparasikan dua motor matik ini. (lebih…)

Sipakah Yang Membentuk Opini Harga Motor Seken? 6 Desember 2011

Posted by Bonsai Biker in Motor Second.
Tags: , ,
11 comments

Brader sekalian sebuah keanehan yang banyak terjadi di pasaran rondo motor dan mobil. Kali ini yang kita ulas monggo kita duluin mongtor karena lebih simpel bahasannya. Yup, fakta menarik adalah ketika rondo spin di jakarta, cirebon tegal dan sebagainya harganya murah meriah, jauh dibawah mio, namun sebaliknya di daerah Madiun dan sekitarnya ternyata harganya menyamai Mio bahkan terkadang lebih mahal dari mio. Lihjatlah Spin 125 yang lansiran 2007 di jakarta sampai tegal dihargai tak bakal lewat dari 5 juta, maka ternyata di Madiun dan sekitarnya masih nangkring di kisaran 7,5 juta, sementara ujntuk mio yang lansiran tahun segitu di jakarta masih ngotot di kisaran 4-6 juta lalu di daerah Madiun ternyata juga mirip-mirip, tak seperti spin yang diverensiasi harganya terlalu jauh.
MIO SPORTY
(lebih…)

Mio Tetap Rajanya Sekutik, Honda Kuasai Keseluruhan Penjualan Sekutik 8 Mei 2011

Posted by Bonsai Biker in Portal Otomotif.
Tags: , , ,
18 comments

Brader sekalian, menarik data yang dikemukakan Kompas, yakni PT Yamaha Motor Kencana Indonesia harus kehilangan tahta di pasar skuter otomatik (skutik) sejak awal tahun ini dari rival abadi Honda. Tapi, merek garputala masih bisa tersenyum karena model andalannya Mio velg palang (casting wheel/CW) tetap tercatat sebagai yang terlaris, setidaknya periode Januari-April 2011. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), selama empat bulan pertama tahun ini, Yamaha Mio CW berhasil terjual 376.607 unit, atau menguasai 13,9 persen dari total pasar 2.703.422 unit. Peringkat kedua, Honda dengan andalan BeAT menjual 326.581 unit (12 persen) dan diposisi ketiga Vario Techno 194.015 unit (7,1 persen).

Tentunya ini adalah kemenangan Honda akibat diverensiasi produk yakni dengan mengggelontorkan banyak model denga berlainan motor, sementara Mio merapatkan barisan dengan 3 variasinya yakni Mio Standar, Mio Sporty dan Mio Soul mampu mempertahankan dominasi atas satu nama yakni Mio edition, yang diwakili Mio CW sebagai penjualan terbanyak, seperti tulisan James Bons yang lalu.

Ya, kini memang sekutik sungguh booming dan begitu diminati pasar. Untuk periode Januari-April total pasar mencapai 1.341.795 unit atau menguasai 49,63 persen. Sementara bebek cuma mengantungi 1.139.398 unit (42,15 persen) dan Sport 222.2229 (8,22 persen). Berikut Peringkat Tiga Besar sepeda motor terlaris di kelasnya masing-masing:

Bebek Yamaha New Vega ZR Disc Brake       186.732 unit Honda Supra X125                             170.739 unit Honda Revo Absolute                        131.143 unit

Skutik Yamaha Mio CW                                376.607 unit

Honda BeAT                                      326.581 unit

Vario Techno                                     194.015 unit

Sport Yamaha Vixion                                    79.585 unit

Honda New Mega Pro CW                 48.053 unit

Yamaha Byson                                    17.393 unit

Diferensiasi Strategi Skutik Honda dan Yamaha 7 Mei 2011

Posted by Bonsai Biker in Portal Otomotif.
Tags: , , , , ,
22 comments

Brader sekalian, diferensiasi starategi antara Honda dan Yamaha di segmen sekutik memang begitu kentara. Yamaha menerapkan diferensiasi edisi dalam satu model motor, yakni model Mio tapi terbagi dalam beberapa edisi, Mio Standar, Mio Sporti dan Muio Soul, tentunya ditambah  skutik lain yakni Xeon dan Nouvo yang kini sudah tak diproduksi lagi. Sementara Honda menerapkan model yang berbeda-beda, yakni mulai dari Beat, Soopy dan Spacy, tentunya ditambah Vario, baik yang standar maupun yang CBS techno, juga PCX.
Bila dilihat secara teliti sebenarnya diantara 3 edisi Mio dan 3 model Honda yakni Beat, Scoopy dan Spacy adalah lawan sepadan dari sisi jumalah dan kelasnya dalam artian harganya, tanpa memperhitungkan fitur. Sah-sah saja dikatakan bahwa si Spacy ini melawan Mio Standar la wong harganya sama, lalu Beat melawan Mio Sporty, dan Scoopy melawan Mio Soul.
Kenapa Yamaha mesti melakukan starategi ini? Tentu alasan yang masuk akal adalah bahwa Mio adalah sebuah ikon matik yang sudah mengakar dalam hati masyarakat, kalau beli matik ya Mio, Mio adalah sebagai first mover atau kalau boleh dibilang sebagai status quo yang ingin mempertahankan singgasananya. Maka karena nama ini sudah terlanjur populer kiranya kalau membuat nama baru sebagai panggilan dari model baru akan terasa lebih lama memasyarakatkannya. Tinggallah yamaha membuat diferensiasi edisi dimana namanya tetap Mio, tapi beda edisi, yakni standar, Sporty dan Soul.
Sementara Honda adalah figur oposan yang mau mengkudeta dominasi Mio sebagai penguasa. Tentu membutuhkan nama dan model yang baru yang mengandung banyak hal baru untuk ditawarkan. Untuk menerobos barisan Yamaha yang kuat ini diperlukan serangan dari berbagai arah, maka dari depan Honda ciptakan 3 motor matik tersebut yakni Beat, Scoopy dan Spacy, sementara disela-selanya masih ada Vario baik yang standar maupun yang CBS ditambah PCX yang tentunya untuk memecah pertahanan si Mio ini. Dengan model keroyokan ini diharapkan oleh Honda perlahan-lahan anggapan masyarakat bahwa namanya Skutik itudalah Mio mulai tergusur.
Ya memang strategi masing-masing nampaknya sudah sangat tepat, dimana Honda mengeroyok Yamaha dari segala penjuru karena memang Honda punya tentara yang banyak, amonisi yang banyak, dan logistik yang banyak pula, asupan modal yang besar itulah kunci kehebatan Honda. Sementara Yamaha merapatkan barisan bermain devensif untuk mengurangi beban biaya, sehingga tak kebobolan dalam pertahanannya,maklum modal dasar Yamaha hanya spersekian punya Honda. Lalu siapa yang menang, tentunya yang paling cerdik, kita tunggu saja.

Betik=Bekicot Matik, Cantik=Macan Matik, Suntik=Super Nyus Matik 23 Maret 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal, Portal Otomotif, Uncategorized.
Tags: , , , , , , , , ,
123 comments

Tulisan ini hanya sebuah seloroh ketika menggunakan motor matik ditengah macetnya perkotaan. Bagaimana tak disebut bekicot ha wong ketika macet mau jalan gas awal si matik ini ditarik musti ngeden dulu baru jalan. Redo atau nggak, rela atau nggak tapi ang jelas ketika naik BETIK alias bekicot matik tarikn awal memng terasa lemot seperti jalannya bekicot. Memang diakui ketika sudah jalan nih mongtor enak selap-selip namun untuk sruntulan ditengah kemacetan nampaknya harus berpikir ulang. Sebut saja Mio, Beat, Nouvo scoopy adalah golongan BETIK ini.

Lain halnya ketik naik si CANTIK alias macan matik macem Xeon, PCX, atau Vario, dan juga Sky wave atau Drive, langsung wus kayak macan ngejar mangsa, kayak Lingga ngejar UG, jua kaayak Nuno Ngejar Mbok nom, namun beda ceitnya kalau Mbah Yut ggejar Mbok Salon, kalem, umur berkata men! Matik kelas menengah dan premium ini boleh jadi sedikit boros namun soal tenaga nampaknya bisa dipertanggungjawabkan. Hentakan awal ringan, apalagi kalu sudah jalan weee, Vixionnya pak Aling Yudi Batang bisa bertekuk lutut, lha kok, yang bawa cewek sih kikiki!

Lain halnya lagi dengan SUNTIK alias super nyus matik, macem piagio 250 atau 400 wuhhh jalannya dan tarikannya jan mak nyus, alkisah dijalur pantura Subang-Indramayu pas jalan ditepi laut nan sepi James Bons menggeber bang Tigor sambil nunduk menghindari angin, kecepatan ketika itu 125 menuju 130, eh tiba-tiba dsalip matik dengan santaimya, James Bons berusaha ngejar sambil ngos-ngosan, bahkan ampek kecepatan 130 pun bang Tigor gak bisa ngejar dan malah makin jauh ketinggalan, dalam hati “wassem disalip matik” nah saat simatik berhenti, barulah tahu kalau matik ini si Piagio 400, wak puantes larinya kayak Panther aja wush-wush-wus, inilah namanya SUNTIK super nyus matik.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.946 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: