Tentang iklan-iklan ini
jump to navigation

Uang 40 Juta, Pilih CBR 250 Baru, Rondo Ninja 250, Espas, Atau Blazer? 31 Maret 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal, Portal Otomotif, Uncategorized.
Tags: , , , , ,
41 comments

Brader sekalian, 3 tahun belakangan ini walau bumi gonjang-ganjing langit kelap-kelap, namun tetep saja pertumbuhan ekonomi negeri kita menggeliat. Para eksekutif muda mulai bermunculan, laki-laki muda usia 30-an dengan ekonomi menengah mulai bertebaran. Tak ayal lagi berbagai kendaraan sesuai selera dan idealismenya serta kebutuhannya mulai diburu. Uang 40 juta untuk memboyong kendaraan idaman nampaknya bukan masalah lagi bagi golongan ini. Nah lalu apa yang diboyong? James Bons mencoba melihat beberapa alternatif bagi kelompok ini untuk secara rasional dan emosional  layak diboyong ke garasi. Kali in James Bons hanya menempatkan 4 polohan walau memang banyak sekali pilihan, yaitu 1. CBR 250 Baru, 2. ROndo Ninja 250, 3. Blazer montera lansiran tahun 2000, dan Espas lansiran 2003.

1. CBR 250 Baru,

Bila kita naksir nih mongtor yakinlah dijamin 3s, image brand serta kemacoannya. Karena relatif baru, praktis motor ini tak banyak membutuhkan biaya perawatan. Nih mongtor cocok bagi-sampean-sampean yang masih single krean boeh jadi si Doi akan hepincut untuk dibonceng oleh anda, cocok buat touring, dan enak dibejek dalam kota, kalau hobi ngebut nampaknya masih ada yang lain yang lebih enak buat dibejek. Lain lagi bila anda sudah berkeluarga tentu mempertimbangkan anak dan istri.

2. Rondo Ninja 250

Bila kita suka ngebut naksir nih mongtor adalah salah satu pilihannya, yakinlah dijamin 3s, kalau anda tinggal dikota besar macem Jakarta atau Surabaya, namun bila di kampun atu bahka luar Jawa, ada perlu nunggu beberapa waktu untuk ketersediaan spare part, namun tidak akan lama. Image brand serta kemacoannya tak diragukan lagi. Karena sudah rondo, motor ini  akan membutuhkan biaya perawatan, beberapa part yang harus siap diganti seperti kampas rem, ban, dan kampas kopling. Nih mongtor cocok bagi-sampean-sampean yang masih single krena boleh jadi si Doi akan hepincut untuk dibonceng oleh anda, cocok buat touring,  namn agak berat dibejek dalam kota. Lain lagi bila anda sudah berkeluarga tentu mempertimbangkan anak dan istri.

3. Blazer montera lansiran tahun 2000

Ha bagi anda yang sudah berkeluarga dan ingin tampil gaya dengan mobil Eropa yang bertenaga, inilah pilihannya. Anda bisa membawa semua keluarga karena memang kabin dijamin lega, enak buat jalan dtar, menanjak, atau bahkan keriting sekalipun. Karena sudah berusia 10 tahun tentu mobil ini membutuhkan banyak perawatan seperti ful pump, balljoint, kampas rem, dan sebagainya. Untuk sampean yang tinggal di kota besar, nampaknya dealer dan spare partnya mudah. Namun untuk yang tinggal di desa, nampaknya harus kekota besar dulu untuk mendapatkan spare partnya yang agak sedikit mahal. Mau tahi topsnya lihat berikut : http://2brk.wordpress.com/2011/02/11/tips-membeli-opel-blazer/ atau cari di mesin pencari di kanan atas

4. Espas lansiran 2001

Lain lagi bagi anda yang sudah berkeluarga dan ingin memanjakan keluarga dengan mobil yang ekonomis praktis dan gelis, inilah pilihannya. Anda bisa membawa semua keluarga karena memang kabin dijamin lega, irit, spare part mudah, dan  enak buat jalan datar,  namun kurang kuat menanjak, atau keriting. Karena sudah berusia hampir 10 tahun tentu mobil ini membutuhkan banyak perawatan seperti, balljoint, kampas rem, lampu-lampu, dan sebagainya. Untuk sampean yang tinggal baik di kota besar ataupun kota kecil, nampaknya dealer dan spare partnya mudah, murah dan melimpah.  Mau info tentang Espas cari di http://2brk.wordpress.com/?s=espass atau di mesin pencari di kanan atas.

Yang kurang monggo ditambah, yang salah dikrotoso. Monggo dipilih!

 

Tentang iklan-iklan ini

Mobil Seken Keren Nggak Harus Mahal 19 Maret 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal, Portal Otomotif, Uncategorized.
Tags: , , , ,
59 comments

Memilih mobil seken keren sebetulnya tidak harus mahal, tergantung pinter-pinter kita milih-milihnya saja. Bila kita amati ada beberapa faktor sehingga mobil tersebut berharga jual murah, diantaranya adalah masalah Brad Image, ketersediaan spare part, mahalnya biaya spare part, mahalnya biaya perawata, boros, kurangnya ketersediaan bengkel. Beberapa faktor mamang harus kita ketahui selahnya, sehingga kita mendapatkan buruan degan harga murah.

Coba kita lihat mobil Eropa misalnya, mobil ini harga jualnya sangatlah murah, jauh dari harga barunya, tengok saja BMW 318i penurunan drastisnya dari tahun 2004 yang barunya diatas 200 juta dan kini rondonya 175 juta BMW 3181i yang tahun 2003 masih diatas 150 juta, lalu tahunn 97 tingga separuhnya, hanya 70 jutaan, lalu tahun 91 tinggal spearuhnya lagi sekitar 35 jutan. Ini tentu berbeda ketika melihat harga starlet 97 yang berkisar di 70 jutaan lalu 91 yang masih nangkring di 40 an juta, padahal harga barunya jauh dibawah BMW 318 i. Saran James Bons Pilih mobil ini yang sudah tahun tuwa sehiingga penurunan harganya tidak drastis, karena jika tahun muda dalam setahun minimal 20 juta akan mengalami penyusutan. Meski tua, mobil ini tak mengalami perubahan berarti dari sisi modepl dan mesinnya, sehingga anda tak terlihat jadul. Mobil tua Eropa biasanya bandel, jadi meski spare partnya murah namun awet, jangan lupa pilih yang dalam kondisi bagus.

Tengok juga Mitsubishi colt T120 ss yang harganya lebih murah dari kompatitornya, padahal mutu sama, harga baru mirip, cara perawatan mrip, namun karen ketidak tenaran Mitsubishi di level ini, membuat si coltt ini harga sekennya lebih murah. Misal Espas dan Carry tahun 93-95 masih berkisar 35-40 juta, namun T 120 ss hanya 27an juta. Memilih mobil ini rasanya juga tidak salah, mengingat mutusnya sama dengan kompatitor, lalu hnya masalah brand saja yang tidak tenar dikelas ini. Demikian mobil-mobil Korea seperti Kia maupun Hyundai, penurubab harganya sangat mencolok, sehongga apabila anda berburu seken, mobil-mobil inilah jawabannya. Lain lagi mobil keluarga, untuk Kijang di tahun 97-98 harus menyiapkan dana min 65 juta, padahal Opel Blazer 97-98 hanya 45-60 juta. Memilih mobil tida populer tentu risikonye akan jarang spare partnya, namun toh tidak setuiap hari mobil rusak, lagipula kita bisa mengirit.

Berburu Mobil Seken, Pelajari Harga Rondonya Dulu! 21 Februari 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal, Portal Otomotif, Uncategorized.
Tags: , , , , , ,
60 comments

Bagi kaum homosek alias hobi mobil seken, tentu ketika akan meminang rondo kinyis-kinyis pujaan hati mau-nggak mau harus cek dulu kisaran harganya agar tida kena jebakan Batman. Di internet tersedia banyak daftar harga yang bisa membantu kita untuk menjadi rujukan dalam berburu rondo ini. Salah satu rujukan yang paling gampang misalkan tinggal klik warung berikut ini: http://www.autocarprices.com lalu silakan anda pilih mobil apa yang anda sukai!
Berdasarkan analisa James Bons harga ini cukup mewakili pasaran secara umum, walau tidak detail namun cukup membantu. Contoh kasus ketika berselancar memburu harga Blazer akan kita dapati berikut:

Dari tabel di atas daftar harga Opel Blazer baik yang DOHC maupun yang LT terlihat sesuai engan yang beredar di pasaran, namun yang Montera nampaknya telah terjadi pergeseran wacan harga untuk belakangan ini. Tipe Montera ini merupakan tipe terbaru namun dari sisi harga berada di kisaran 65 jutaan, namun setelah James Bons survey ke lapangan dengan sampel lebih dari 3 mobil justru si motera kinyis-kinyis ini bisa diboyong cukup dengan uang 37-45 juta. Ini tentu sedikit beda dengan perkiraan di sumber tersebut. Selamat berburu!

Kaum HOMOSEK ))))) Hobi Mobil Seken 13 Februari 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal, Portal Otomotif, Uncategorized.
Tags: , , , , , , , , , , ,
62 comments

Hidup terkadang memang pilihan, namun terkadang memang harus rela dengan kehendak takdir. Bagi brader sekalian yang banyak duit, tentu gampang memingan mobil baru yang harganya ratusan juta atau bahkan miliaran Rupiah. Namun bagi yang berkantong pas-pasan tentu beli mobil baru itu merupakan  hal yang sulit terwujud. Solusinya ya menjadi kaum HOMOSEK alias hobi mobil seken.

Kaum homosek ini memag bermacam2 model dan motonya dalam memilih mobil:

  1. Penghobi R0ndo Eropa, suatu fakta bahwa mobil Eropa modelnya sering tak ketinggalan zaman meski telah dimakan usia, kenyamanannya yang tak ada orang meragukan sehingga banyak yang setia menjadi golongan homosek model ini. Meski didera dengan biaya perawatan mahal, spare parta susah, bengkel jarang, pajak mahal, harga jual jatuh serta konsumsi BBM boros. Namun tetep  saja mereka setia dengan model ini dengan alasan nyaman, maka tak jarang penghobinya para bapak-bapak, kakek-kakeh hingga om-om. Moto: Biar Murah Tapi Bukan Murahan.
  2. Penghobi rondo Jepang, sebagaimana tenarnya bahwa mobil Jepang itu syarat dengan tehnologi, modelnya selalu baru dalam hampir setiap 2 thun, harga stabil spare part melimpah dan murah pajek murah, bengkel seantero Indonesia ada. Bagaimana nggak tergiur nih dengan kondisi demikian, meski soal kenyamanan nomor sekian, maka penghobinya biasanya para eksekutif muda yang mulai naik daun. Moto: Yang muda Punya Gaya.
  3. Penghobi Mboil Garuk Tanah, siap yang tak kepincut denga penampilan mobil ini yang bengis, sangar, berotot, bertenaga dan selalu gaya. Inilah mobil-mobil tua yang sering diburu tanpa memperdulikan usia macem Rondo HardTop, Cherokee, Ferosa, dlll. Kelompok ini biasanya para penghobi petualang walau memang ta jarang para bos juga sring masuk dalam lingkungan ini. Moto: Biar Tua Asal Gaya.Besi Tua Yang Semakin Menggila

Tips Membeli Opel Blazer 11 Februari 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal.
Tags: , , , , ,
37 comments

Brader sekalian berikut ini beberapa tips membeli Opel Blazer yang dikutip dari:

www.bic.or.id

Mungkin brader sekalian ada mau menambahkan, menyangkal atau menggunakan, monggo!

A.    BODY :

  1. Pastikan body dalam keadaan baik, yaitu dengan mengetuk bagian dari body : apakah sudah terdapat dempul pada bagian tersebut. secara kasat mata, bisa dilihat dari bayangan / pantulan body tsb apakah bergelombang atau masih flat / rata. nampak juga apabila bodi yang telah di sol dan menggunakan dempul untuk meratakan, akan sedikit kelihatan gemuk (memang dibutuhkan kejelian tersendiri).
  2. Up pron pada bagian dalam kap mesin. pastikan semua lipatan / tekukan dari bidang penampang di kanan kiri bawah kap mesin, adalah lipatan pabrik. akan nampak apabila mobil tsb pernah tubrukan, bisa jadi lipatan / tekukan hilang karena di dempul atau bergelombang / keriting karena di ketok.
  3. DOHC 1997 wajib ber lis body memanjang dari depan hingga belakang dan lis chroom pada ke empat spatbornya. jangan lupa foot step yang asli adalah foot step yang menyatu dengan mud flag (jawa : kepet roda). foot step asli bukan ber merk dadone atau f1.

B.     DASHBOARD / KELISTRIKAN : pastikan seluruh panel hidup (akan lebih sip) yaitu : power window, central lock, fog lamp, lampu pendek, jauh, petunjuk bensin, petunjuk tempratur, petunjuk tekanan oli, petunjuk pengisian amper,  rpm, interior lamp, petunjuk suhu luar & arah mata angin dan YANG TERPENTING : ac kudu adem. beserta switch tempratur ac : apakah masih original menggunakan yang di dashboard atau sudah dirobah pakai switch di laen tempat (biasa di deket blower depan)

C.     INTERIOR : dohc 1997 interior kulit pada jok dan door trimnya. plafond dari bahan beludru halus. pastikan karpet masih berwarna cerah dengan serat besar (aslinya). hindari karpet dengan warna eks kebanjiran maupun yang terbuat bukan dari bahan aslinya.

D.    MESIN :

  1. Indikator tekanan oli, ada di pojok kiri bawah. Range dari 0 sampe 500 kpa (maks). Yg dicari adalah : sekitar 5 menit pertama setelah mesin nyala, jarum harus mendekati 500 kpa (maks). Semakin mentok semakin bagus. Tapi RPM harus stabil di 900. Ini beda nya ama sebagian mobil lain. Mobil lain, ada choke otomatis, awal2 mesin nyala, RPM naik diatas 1000, lama2 baru turun lagi. Di blazer, RPM tetap 900 tapi tekanan olie maks di 500 kpa. Setelah 5 menit an, tekanan oli perlahan2 turun ke 250 (tegak lurus arah jam 12), tapi kalo pedal gas ditekan, jarum melejit ke 500 kpa, dan mulai saat ini jarum bergerak berdasarkan RPM dgn batas minimum 250 kpa.
  2. Indikator tegangan listrik (voltmeter), ada di pojok kanan bawah. Yg dicari adalah tegangan yg stabil di 14v lewat dikit (jarum tegak lurus jam 12, miring dikit kekanan tapi masih nempel di strip angka 14). Nyalakan semua lampu, audio, AC dll, jarum harus diam tidak bergerak. Hindari mobil yg jarum voltmeternya tidak diam.
  3. Indikator temperatur, ada di KIRI atas. Blazer yg dicari adalah blazer yg jarum indikator nya naik pelan2 dari 0 ke 102 derajat butuh waktu sekitar 10-15 menit. Kemudian xtra fan nyala, sekitar 2-3 menit jarum harus turun ke 80. Nyalakan AC, dalam kondisi idle jarum harus stabil di 80 (jika AC nyala). (Asumsi system pendingin masih original, belum di modif). No. 1-3 tsb sangat penting…
  4. Suara mesin saat fan mati, harus halus, sehalus mobil sedan 1500 CC. Jgn lupa periksa kekentalan oli. Jangan2 mesin halus karena pake oli gardan.
  5. Tes jalan dan rasakan apakah ada body getar dari rpm 0 sampe rpm atas. Hindari body yg selalu geter di rpm OR kmh tertentu.
  6. Pindah dan jongkok ke dekat ban belakang kiri. Dengerkan suara fuel pump, hindari mobil yg suara fuel pump nya terdenger seperti lebah. Karena itu ciri fuel pump mau “lewat/Rusak/ bronjol/koil dan lain lain”.
  7. Tes jalan buat mengetest fungsi Rem ABS dan fungsi Active Safety Belt nya. Apakah bekerja optimal atau nggak.
  8. Selain yg 7 itu, test nya sama aja dgn mobil2 lain. Periksa AC, kaki2, setir, dll.

E.     KELEMAHAN

Kelemahan blazer yg mencolok ada di fuel pump. Kate dukunnya, 90% dari blazer yg mogok di jalan disebabkan fuel pump. Terus AC nya susah dingin, karena evaporator ada diruang mesin. Katenye sih itu buat safety. Tidak ada bagian dari sistem pendinginan yg letaknya dalam kabin penumpang/dashboard . Ntah itu bener, ntah alasan doang..

Punya Duit 40-50 juta, Milih CBR/Ninja 250 Prawan tapi Kedinginan, Milih ROndo Mobil, nggak Kehujanan Mas 10 Februari 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal.
Tags: , , , , , , ,
107 comments

Pilih-pilih beli motor atau mobil sebetulnya tergantung pada pribadi masing-masing, bagi yang bergengsi nggak kehujanan yo silakan monggo pilih mobil, namun bagi yang suka tantangan kayak James Bons ya silakan pilih mongtor.

Alasan uang segitu banyak hanya untuk membeli seekor roda 2 ( berbuntut lo) karena bagi rider atau biker sejati mengendarai motor, meliuk-liuk selap-selip diantara mobil, banting-kiri, rebah kanan, rem, gaspol, melahap ribuan kilo meter di terpa hujan dan panas, itu semua merupakan kepuasan tersendiri. Kita bisa bersentuhan langsung dengan alam, merasakan ganasnya tantangan alam, hangatnya sambutan alam serta menikmati indahnya alam. Lebih penting lagi itu semua bisa menghilangkan kepenatan keraja yang menumpuk sehingga setelah berbiker ria kita bisa kembali konsen kerja lagi setelah otak direfresh. Lain ceritanya ketika kita mengendarai mobil yang tak bisa sembarangan meliuk-liuk dijalan besar salip kanan salip kiri. Wajah dan badan kita tak langsung diterpa angin, hujan, maupun panas. Dengan kata lain kurang menantang.

Namun bagi brader yang sudah berkeluarga, punya anak lebih dari1 tentu terlalu egois bila menetapkan pilihan pada motor dengan membiarkan anak istri kleleran di rumah sementara kita asik berbiker ria. Kecuali bagi yang sudah punya mobil duluan baru beli nih mongtor untuk sekedar refreshing menyalurkan hobi. Namun itu semua berpulang pada pribadi masing-masih, toh setiap orang punya prinsip hidup masing-masing yang tak bisa dipaksakan, mohon maaf bila ada yang menyinggung.

Suzuki AXELO dan ESTILLO 9 Februari 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal.
Tags: , , , , ,
28 comments

Beberapa saat yang lalu media cetak maupun maya dipenuhi dengan kabar dari brojolnya suzuki AXELO ini, sebuah kendaraan roda dua yang menggunakan mesin 125 cc karburator CDI mirip dengan model Shogun lawas. Suzuki menambahkan teknologi engine balancer untuk meredam getaran mesin. Axelo diklaim lebih agresif, tapi hemat bahan bakar dengan jarak tempuh 46 kilometer untuk 1 liter bensin. Axelo hadir dalam tiga varian dibandrol Rp 13,8 juta-Rp 15 juta on the road Jakarta. Sebagai catatan AXELO ini menjadi penerus generasi shogun 125.

Beberapa tahun kemarin Suzuki dalam ranah roda 4 jug meluncurkan penerus gacoan lamanya yaitu Karimun yang kini menjadi karimun ESTILLO. Suzuki Karimun Estilo berasal dari bahasa Spanyol berarti style, yang merupakan bentuk perpaduan dari luxurious dan style; sebuah ekspresi dinamis dan energi berjiwa muda. Hal ini menjadikan Karimun Estilo tampil lebih bergaya dengan sasaran target market 18-35 tahun. Karimun Estilo tersedia dalam 8 warna atraktif yaitu Brilliant Yellow, Pearl Silver, Purple Fusion, Sparkling Olive, Bright Red, Midnight Black, Champagne Beige, Virgin Blue. Harga on the road Jabotabek Rp. 96.9 juta transmisi Manual.

Hal yang perlu dicermati dalam kiprah 2 produk Suzuki ini adalah bahwa Karimun menjadi leader dalam hal city car, dan seakan-akan ESTILLO merupakan sang flamboyan yang mampu berbicara banyak dalam menghadapi pesaingnya. Sementara AXELO adalah jutru menjadi panglima perang yang banyak diharapkan berbuat lebih banyak dalam menarik konsumen dan mengangkat Brad SUZUKI di roda 2 yang sementara ini produk ini belum bisa unjuk gigi di kancah roda 2. Hmm sungguh perbedaan yang cukup signifikan di tubuh Suzuki ini, yang roda 4 justru leader yang roda 2 malah follower.

Yng berminat Harga Estillo monggo ni update-an terbaru:

Harga Suzuki Karimun Estilo Baru

Suzuki Karimun Car Type
Price (Rupiah)
New Karimun Estilo 129.500.000

Harga Suzuki Karimun Bekas / Second

Suzuki Karimun Car Type
Year
Price (Juta Rupiah)
Suzuki Karimun 1.0 Standar 2000 60 – 63
2001 63 – 66
2002 66 – 70
Suzuki Karimun DX 2003 70 – 72
2004 72 – 75
2005 75 – 80
Suzuki Karimun GX 2003 75 – 77
2004 77 – 80
2005 80 – 83
2006 83 – 85
Suzuki Karimun Estilo 2007 90 – 95
2008 95 – 100

Sepeknya ni monggo:

SPESIFIKASI
Vehicle Type : City Car
Engine : 3 cylinders in line, 12 valves, DOHC (K10B)
Displacement : 998cc
Power : 68PS @ 6200rpm
Torque : 90Nm 3500rpm
Transmission : 5 Speed Manual
Length : 3600mm
Width : 1475mm
Height : 1595mm
Wheelbase : 2360mm
Weight : 850kg
Zero to 60 mph : -
Top speed : -
Fuel Economy : -
Official Site : www.suzuki.co.id
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.568 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: