Ketika dulu awal berkembang bonsai di Indonesia secara umum menganut paradigma bahwa bonsai itu kecil bunteg dan pendek. Bonsai layaknya pohon besar yang pangkalnyabesar semakin ke atas semakin kecil dalam ukuran mini. Bonsai ditonjolkan dengan batangnya yang terlihat tua, kekar dan sempurna.

Seiring dengan perubahan zaman, paradigma tersebut mulai berubah, kini bonsai tak lagi harus pendek, bunteg keker seperti dahulu, bonsai tak lagi harus terlihat sempurna, minimal satu aspek yang harus dipunya hanyalah aspek estetika yaitu harus ada satu sisi keindahan yang ditonjolkan. Kini banyak berkembang bonsai yang cungkring, kurus dan tinggi namun indah.