Strategi Besar Mulut vs Strategi Tutup Mulut

Brader sekalian, perang antara Honda versus Yamaha di negeri kita tercinta ini nampaknya semakin seru dan menarik untuk di simak. Dengan mengandalkan strategi masing-masing kedua kampium ini

seolah tanpa henti mengeluarkan jurus bisnisnya.

Hal ini nampak pada strategi yamaha yang mempublikasikan Byson dengan poblikasi yang luar biasa sebelum kemunculannya. Sementara Honda dengan tanpa kata langsung melaunching New Mega Pro.

 Dalam hal ini tak berarti besar mulut itu cenderung berarti negatif, karena petinju kelas berat macam Muhammad Ali dijuluki si Besar mulut karena selalu mengumbar janji dan mengintimidasi lawan dengan mulut besarnya, dan banyak kesempatan ia buktikan mulut besarnya mampu membuat nyali lawan menjadi ciut. Sementara Mike Tyson tanpa kata langsung memukul lawannya pada ronde pertama hingga roboh. Demikian bahwa besar mulut kalau timingnya tepat akan efektif melakukan penetrasi, namun ketika sudah tidak efektif tentu akan menanggung beban mental yang besar ketika kalah. Demikian juga tanpa kata akan efektif bila pada kenyataannya mampu menyihir orang dengan Shownya, namun andai kalah efeknya lebih sedikit.

Bagaimana dengan Honda dan Yamaha, monggo di shar menurut pendapat masing-masing.

43 thoughts on “Strategi Besar Mulut vs Strategi Tutup Mulut

  • 14 Agustus 2010 pada 08:28
    Permalink

    pertamaxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:29
    Permalink

    keduaxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:29
    Permalink

    ketiaxxxxxxxxxxxx

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:30
    Permalink

    wes giliran liyane..
    moco sek kang

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:31
    Permalink

    gK megang dua2nya…
    kaos kaki ajah…
    lagi jatuh cintrong ama ninja zx6R performa edition….

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:33
    Permalink

    neni sujarwo ki sampeyan ta, dudu??

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:53
    Permalink

    kira2 apakah bang kumis berpindah dari ajian pelet macan jepang ke ajian kebo jepang??…kita lihat saja….wkwkkwkwkkwkwkwkkwkwk

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:55
    Permalink

    ane sendiri masih memprediksi..sayang ane ngk punya ilmu pelet kumis macan jepang…xixiixixix

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 08:58
    Permalink

    macan eropa kok ngk berbodi kyk ducati yak??…tmpang jepang ngakunya eropa itu…wkwkkwkwkkw

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 09:26
    Permalink

    roman2nya ada yang mau ambil ducati niuh udah maen eropah-2ropah_an segala…..

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 11:57
    Permalink

    Ngiringan ah…punteun sadayana… :mrgreen:

    Besar mulut atau mulut besar..? 😀
    Kita lihat saja pertarungannya..

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 14:08
    Permalink

    besar mulut vs tutup mulut asal jangan jadi bau mulut ajah… ^^

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 15:49
    Permalink

    @MR
    jualan motor ala petinju om
    @Blognya mitra
    yoi real legend
    @Scooterman
    lets the time tells us lah
    @Kentung
    wokeh masbro
    @Adi
    monggo
    @noname
    gosok gigilah hehehehe
    @Motor kencang
    Maniak malah om

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 16:16
    Permalink

    Kakek saya sangat suka ama kedua petinju di atas 😀

    menurut om aseen, strategi mana yang unggul Honda apa Yamaha?

    penasaran.com

    Balas
    • 14 Agustus 2010 pada 16:19
      Permalink

      masalahpenasaran tentunya yamaha betul bikin penasaran konsumen, cuman soal kepuasan bisajadi mengan honda, cuman yah tergantung sikon lah kayaknya bro

      Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 18:33
    Permalink

    lihat komennya 1001 dan dewa asrama bikin ngakak! 😆

    Balas
  • 14 Agustus 2010 pada 21:09
    Permalink

    Ada yang banyak cakap rupanya???
    Sapa tuhhh???

    Balas
  • 15 Agustus 2010 pada 00:57
    Permalink

    @Bang One
    dua-duanya lg kumat tuh
    @Dani WSP
    crewet maksudmu, hehehe

    Balas
  • 15 Agustus 2010 pada 06:33
    Permalink

    saya suka yg koar-koar saja-la…biasanya sdh siap mental fisik tapi perlu koar-koar, biar gak semua energi dikeluarkan kalo gak terpaksa.

    yg diam-diam tapi ngamuk2….ha ha ha….gak sulit dikalahkan…asal berani dan koar-koar duluan, dan tentu saja endurance yg tangguh di awalnya…

    ymh, suka koar-koar tapi siap dan endurance tingkat tinggi
    hnd, diam2 tapi ngamuk…

    yg kuat dan yg menang yg endurance tingkat tinggi itu dan yg siap itu…lihat saja nanti…

    Balas
  • 15 Agustus 2010 pada 06:36
    Permalink

    @ bang one….
    iseng ikut meramaikan, biasa seksi penggembira saya mah mas….
    sanes kitu kang bongsai…
    ulah teng teungeun siah borokokok…..
    bhuahahahahaaaaa……
    kaboooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr………………..

    Balas
  • 15 Agustus 2010 pada 06:48
    Permalink

    @Jaos
    hehehhe, alibi yang masuk akal Mas Bro, sesuailah sama Muhammad ALi

    @Pak 1001 tua
    monggo wis, membahagiakan orang di bulan puasa kan ibadah, lak enggih to pak bosss

    Balas
  • 15 Agustus 2010 pada 10:24
    Permalink

    seperti jose maurinho vs carlo ancelloti…yg satu walaupun mulut besar tapi sukses mengompori anakbuahnya hingga ke puncak permainan tertinggi..yg satu,biar kalem tapi sukses..
    Forza milan..

    Balas
  • 15 Agustus 2010 pada 13:57
    Permalink

    absen dimarih…biar gak dibilang mangkir…tapi tetep menyimak…energi buat hal lain ajah…xixixixi………

    Balas
  • 15 Agustus 2010 pada 14:30
    Permalink

    @LEk Dji
    yoi lek, manteb analoginya
    @pok tini
    welweh-welweweeh, heheheheh

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: