Komparasi Rondo V-ixon vs FU

Brader sekalian, bila sampean penyuka kecepatan, berburu rondo Yamaha V-ixion atau Suzuki FU adalah merupakan pilihan tepat. Di masing-masing merek, 2 motor ini adalah idolanya, sehingga sampean takkan salah bila memburu sang idola. Beberapa hal yang perlu disimak adalah masalah speed, kekurangan motor, harga, dan ketersediaan spare part. Untuk kelebihan tidak akan dibahas, karena sudah sering menjadi pembahasan di berbagai blog.

1. Speed
Brader sekalian meski ini sudah dibahas berkali-kali namun banyak fihak yang masih merindukan speed perbandingan Speed ini.
Satria FU standar kecepatan bisa mencapai 140 kpj, sementara Vixion mencapai 130 kpj. Kalau sudah dioprek nampaknya sudah beda seperti pengalaman bro Yudi Batang yang V-ixionnya sanggup lari hingga 150 Km/jam.  Dari sumber lain ada yang mengatakan top speed vixion 135kpj sementara FU 150 kpj sama-sama dioprek sedikit bagian knalpot.

2. Kekurangan masing-masing Motor
Kekurangan Satria FU :

  1. Lumayan boros kira-kira untuk 1 Liter bensin / pertamax hanya 30 km , masih menggunakan Oil Cooled, selain itu dalam manual book disebutkan bahwa Satria F adalah
    motor yang seharusnya mengkonsumsi bahan bakar dengan kapasitas oktan 98 atau pertamax. Sehingga bagi yang berkantong tipis, tidak akan bisa menikmati performa optimal dari mesin yang canggih tersebut.
  2. Tidak imbangnya ukuran bodi dan mesin. Dengan kapasitas mesin sebesar 150 cc dan bodi yang ramping 99 kg menjadikan motor ini terasa melayang terutama saat digeber pada kecepatan tinggi.
  3. Tensioner rantai keteng yang tergolong sangat rapuh untuk motor dengan harga mendekati angka 20 juta per unit.
  4. Saat dicuci, waspadai cipratan air yang sangat mudah masuk ke dalam tutup busi. Akibatnya, akan mudah muncul karat yang berakibat pada kurang sempurnanya pembakaran. Sesekali akibat kapasitas air yang masuk terlalu banyak bisa menyebabkan mogok.
  5. Waspadai Kopling keras dan mudah aus bin oblak.

Penyakit di atas tergolong penyakit bawaan FU, dan bila brader sekalian meminang si Fu seken maka perlu dana penyegaran untuk hal-hal yang sudah aus dan boleh jadis ervis besar bila telah berumur lebih dari 3 tahun. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah pembongkaran silinder blok dan perlu pengecekan beberapa komponen. Maklum karena usia pakai, biasanya rantai kamrat melar, perlu diganti. Harganya berkisar Rp 140.500.  Komponen lain seperti  ring piston Rp 80.000. Sparepart yang terkait seperti sil klep Rp 24.000. Sim klep 1 pieces Rp 36.000 (membutuhkan 4 pieces). Paking silinder (atas) Rp 51.000. Paking bawah Rp 6000. Lainnya lagi kampas kopling, bila perlu diganti  harganya 1 set  Rp 282.000. Sparepart tersebut kategori genuine merk SGP.

Kekurangan Yamaha Vixion :

  1. Penyakit yang belakangan muncul dan rame dibicarakan adalah Home Steer oblak setelah pemakaian diatas 2 tahun.
  2. Injeksi artinya untuk servis tidak bisa di asal bengkel alias harus di bengkel resmi yamaha, hanya ada 5 kecepatan (1 kebawah, 4 keatas), mesih injeksi mesin akan mati bila kemiringan mencapai 45 derajat -60 derajat, sohc. Kenapa mesti pakai BBM Pertamax? Supaya mesin tetap terjaga dan komponen dalam tidak berkerak, klo mau pakai Premium boleh-boleh saja(Jawab orang bengkel dealer).
  3. Electrik starter yang sering macet
  4. Susah netralin gigi.. dari gigi 2 ke 1 suka nyangkut ke netral tapi begitu mau di netralin susah juga
  5. Bila malas merawat gampang terjadi karatan di beberapa tempat terutama di leher knalpot yang menuning, shock depan, rangka, dan pada tiap sambungan.

 Jika Sampean berminat meminang V-Ixion keluaran pertama sampai awal 2007. Banyak yang mengalami masalah pada pompa bahan bakar. Makanya beberapa waktu lalu Yamaha melakukan penggantian pompa secara gratis. Sementara baru-baru ini tentang home steer oblak juga harus tak luput dari pengamatan. Berikut ini beberapa harga part fast mooving yang bisa jadi bahan pertimbangan!

 Nama Part Orisinal KW
Kampas rem depan 75.000 25.000
Kampas rem belakang 52.000 25.000
Kampas Kopling 125.000 70.000
filter
23.000
piston dan ring 286.000
keteng
177.000 75.000
Girset 614.000 150.000
Karet Tromol 13.000 8.000

Perbandingan penyusutan harga Rondonya
Rondo FU lansiran 2007 masih Dihargai sekitar 11,5 juta, 2008 sekitar 12,5 juta, 2009 SEKITAR 13,5  juta, 2010 sekitar 14,5 Juta sementara harga barunya kini 150 di kisaran Rp. 18.450.000,- on the road, JaBoDeTaBek
Rondo Vixion 2008 masih dihargai sekitar 13,5 Juta, 2009 sekitar 15 juta, 2010 sekitar 16,5 juta dan kini harga barunya sekitar 21 juta.

Ya, dua motor ini harga rondonya terbilang stabil,dan terkadang cenderung fluktuatif sesuai permintaan pasar. Belakangan harga FU malahan naik di beberapa tempat, dan turun di daerah lain tergantung deman daerah tersebut.

Ketersediaan Spare Part

Untuk masalah ini keduanya sma-sama melimpah, hanya saja V-ixion tak bisa diservis di sembarang bengkel karena mengaplikasi injeksi, sementara FU bisa dimana saja karena masih karburator. Juga karena karbrator, maka FU lebih mudah dioprek.

Monggo dicermati, yang kurang tepat dikritisi, yang kurang tepat ditambah, semoa bermanfaat.

91 komentar pada “Komparasi Rondo V-ixon vs FU

  • 21 April 2011 pada 06:50
    Permalink

    jatah bengsin miskin….

    Balas
  • 21 April 2011 pada 06:53
    Permalink

    Vixion jangankan lawan fu.
    Lawan Cs 1 aja keok !

    Balas
  • 21 April 2011 pada 07:32
    Permalink

    penyakit vixion lg bebera kwan n punya adik.. RPM alias tacometer mati muda

    punya adik di umur 11 bln

    Balas
  • 21 April 2011 pada 07:52
    Permalink

    kalo FU kurang cocok buat yng gemuk macam saya wkwkwkwkwk….
    Rondo mega pro sama pulsar mas bons 🙂

    Balas
  • 21 April 2011 pada 08:13
    Permalink

    vixion aja ah….
    masih belum panas nih…..

    Balas
  • 21 April 2011 pada 08:14
    Permalink

    milih sing murahhh 😀

    Balas
    • 21 April 2011 pada 09:33
      Permalink

      berarti sampean milih Honda Revo kakakak FBY pakek revo apa kata dunia

      Balas
  • 21 April 2011 pada 08:16
    Permalink

    pinter pinter n teliti aja kalo mau beli fu seken,,,
    FYI : banyak FU seken yang udah g std ,alias oprek sana sini ini itu,

    Balas
  • 21 April 2011 pada 08:35
    Permalink

    pilih viksion wae lah,, wong nduwene mung pixion,, 🙂

    Balas
  • 21 April 2011 pada 08:46
    Permalink

    baru tahu kalau spare part vixi itu mahal juga
    komstir 450 rban
    gir set 614 rban
    discpad depan 75.000 an

    tapi yang namanya udah seneng mengalahkan segalanya . . .

    nek aku sing murah-murah ae mbah sing penting awet . . .

    keep brotherhood,

    salam,

    Balas
      • 21 April 2011 pada 11:13
        Permalink

        setuju…mahal…tapi sebanding dgn harga motornya….kalo yg sparepartnya murah, pilih aje revo fit ya….dijamin lebih murmer dari V-Ixion…xixixiiii….!!

        Balas
  • 21 April 2011 pada 08:51
    Permalink

    ah jelek semua..pilih Satria RU 120 wrna merah..apik dewe..xixiixixi :mrgreen:

    Balas
    • 21 April 2011 pada 11:25
      Permalink

      gledekan banter . . .

      pernah nyilih nggone sepupu , jan nggilani bantere

      keep brotherhood,

      salam,

      Balas
  • 21 April 2011 pada 09:03
    Permalink

    melirik komstir oblak baelah.rondo fu krg meyakinkan yg pke byk u kebut2an

    Balas
  • 21 April 2011 pada 09:54
    Permalink

    nice inpoh gan..

    Balas
  • 21 April 2011 pada 10:50
    Permalink

    hmm, menurut ane kemiringan dibawah 45 derajat mati itu bukan suatu kelemahan. Nyatanya vixion dipake miring2 di sentul juga ga ada yang mesinnya mati. Hal ini pasti udah diperhitungkan ma pabrikan.

    Fu jelas, soal speed, terutama tarikan, Lebih unggul. Tapi ngebut pake fu tuh sensasinya, hihihi. Ga ada tangkinya, jadi berasa ga nyaman n lebih mengerikan. Tapi ini asyik buat memacu adrenalin lebih tinggi 😛

    tapi bukan berarti vixion loyo. Jelas masih menang lah kalo cuma lawan cs1. Asal ngerti karakternya vixion n bisa bawanya. Xexexe (masih ga terima vixion dikatain kalah lawan cs1. Tarikan aja loyo gitu :P)

    kalo badan ane kecil, ane lebih milih fu, soalnya speed freak. Tapi berhubung badan ane gede, ya milih vixion :mrgreen:

    Balas
  • 21 April 2011 pada 11:25
    Permalink

    @ Lovemybike
    coba bro adu Vixion sama cs 1 di Salt lake city. Atau tempat yang treknya panjang bgt…
    pasti menang Cs 1, kenapa ?
    Karena stroke cs 1 pendek 47,5mm Rpm yang di genjot bisa 13.000rpm ( jika Rpm tidak di limiter )
    sedang stroke Vixion 58 mm Rpm yang di genjot hanya 10.862rpm ( jika Rpm tidak di limiter )
    dan bro tahu kan yang terpenting buat top speed itu Rpm yang tinggi 😆
    ya lht aja fakta cs 1 temen ane bisa 130-135 kph dgn speedo cs 1 yang akurat, sedang vixion top speednya 130-135 kph tapi speedonya kurang akurat.

    Balas
    • 21 April 2011 pada 13:08
      Permalink

      mana bisa cs1 standart 135 km/jam. Hoax. Daripada temen situ ato sapa, ane sendiri udah pernah tes ama cs 1 di jalan. Sana jalan duluan aja kesalip kog ama vixy ane. N ingat, bobot ane 100 kg ++ :p

      pernah juga ane ngadu ma mega pro temen ane aja top speednya hampir berimbang kog ma cs1, cs1 nyalip tapi cuma tipis selisihnya. Itu pun setelah jaraknya jauh. padahal mega pro temen ane cuma 120 km/jam.

      Boleh lah cs1 kenceng, tapi kalo dioprek. Standartnya mah biasa aja kali

      Balas
    • 27 Maret 2012 pada 18:47
      Permalink

      vixy ga akurat tapi kelambatan setau gua..

      Balas
  • 21 April 2011 pada 12:06
    Permalink

    nice ingfoh gan …
    makin gak minat sajah sama dua motor ini palagi rondonya .. :mrgreen:

    * terus berdoa ngarep CBR150 …

    Balas
  • 21 April 2011 pada 13:13
    Permalink

    cuma hoax, domba garut bisa ngalahin vixion, kalo sama2 standard,,

    *bukan ngompor, tapi kenyataan,,

    Balas
    • 27 Maret 2012 pada 18:45
      Permalink

      ngimpi vixi ngasepin fu..

      Balas
  • 21 April 2011 pada 13:29
    Permalink

    oh iya, komstir vixion itu juga rawan kalo kena kecelakaan. Ga perlu nunggu 2 tahun. Tapi kalo tabrakan, biasanya komstirnya kena n langsung oblak. Pengalaman pribadi, ama katanya orang bengkel, banyak yang habis kecelakaan langsung ganti komstir katanya :mrgreen:

    Balas
  • 21 April 2011 pada 15:35
    Permalink

    standard kok love my bike.

    Balas
  • 21 April 2011 pada 15:45
    Permalink

    FU ntu lawannya ‘cibieer satos seket’ bukanya si ‘Luna’…
    ‘Luna’ standar mah ngejar irit doank, ma FU standar mah sulit nyalibnya atuh, ap lg si ‘Cesie’… smakin tak kelihatan kalee….(lpg3kg ngglundhung)..

    Balas
  • 21 April 2011 pada 21:18
    Permalink

    Opo iki sing nggarai pangling aq???

    Balas
  • 21 April 2011 pada 23:23
    Permalink

    tp msh enak’an pake FU, coz si ‘otong’ jd nda keganjel tangki….ho..ho..ho..sumilir angin berhembus…sepoi..sepoi…

    Balas
  • 21 April 2011 pada 23:57
    Permalink

    ^ wah,, kalo gitu,, cewek yang naek fu, kasian dong si ‘butet’ nya nangkep angin terus,, bisa masuk angin tuh,, :mrgreen:

    Balas
  • 22 April 2011 pada 00:22
    Permalink

    enak nih klo naek motor kenceng kyk gini, bisa ngajak balapan n ngasepin bebek2 lamban kyk motor owe 😳

    Balas
  • 23 April 2011 pada 09:24
    Permalink

    manteb, kekurangnny imbang.. emang vixi kadang susah nyari netralnya, rangknya gampang karat.. buat menhindari hal yg tidk dinginkn kudu rajin serpis..

    Balas
  • 23 April 2011 pada 22:22
    Permalink

    y ampun,murah th rondo vixion…kalau ditempat saya 16-16,5 juta dpt yg tahun 2007. 17,5 jt dpt thn 2008

    Balas
  • 27 April 2011 pada 04:40
    Permalink

    susah netralin sih emang dulu. . . tapi semenjak ganti pake motul jadi ga susah tuh netralin :mrgreen:

    Balas
    • 27 April 2011 pada 09:54
      Permalink

      boleh dicoba nih buat ganti oli bulan depan,, hehe,, per kopling ane CLD kompetisi, mantep juga sekarang tangan kiri ane lbh gede dari kanan 😆

      Balas
      • 27 April 2011 pada 11:21
        Permalink

        wah patut dicoba

        Balas
  • 23 September 2011 pada 16:29
    Permalink

    woi………………inget2……………mesin vixion ente yang banyak masalahnya……………………motor gampang reot aja kalau bacot tinggi……………………..

    Balas
  • 27 Maret 2012 pada 18:36
    Permalink

    sebenrnya yg susah netral fu, haha..
    tp asal rajin ganti oli aja, jangan ampe busuk tu oli dalem mesinn wakakak
    tapi gua teteeeep cintanya ama fu… hihihi
    FU tarikannya muantabbb

    Balas
  • 5 Juni 2014 pada 13:48
    Permalink

    But, they make up such a small percent of the entire industry.

    A motor oils pour point tells you how well
    it handles cold temperatures without gelling (solidifying).
    The Environmental Protection Agency spends millions of dollars each year dealing with oil spills, if contaminated soil was not removed,
    it can pose a real hazard for generations.

    Balas
  • 12 September 2014 pada 06:49
    Permalink

    It is important to use a good quality motor oil such as those approved by the American Petroleum Institute.
    There are two things that above all else you need to do to it.
    The dilemma with the Turbo, is that when the engine
    is shut down temperatures climb rapidly, while at the same time oil circulation (That also cools the bearings) ceases.

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: