Dukunnya Mio dan R 15 Pindah ke Bajaj, Pimpin BAI, Ha Piye Iki?

Brader sekalian setelah pak paulus Firmanto hengkang dari Yamaha, kini satu lagi yang hengkang dari Yamaha dan kini menjadi pemimpin BAI, ya dialah Tomotaka Ishikawa atau yang akrab disapa Tom san aka mas Tom, hadir di BAI untuk menggantikan Grihapathy yang sudah memimpin BAI sejak 2006 silam. PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) secara resmi mengumumkan Presiden Direktur baru nya, Tomotaka Ishikawa, di Indo Chine, FX Plaza, Jakarta (25/5) seperti dikutip Gilamotor.
g
Tom san aka mas Tom ini adalah pengembang Yamaha Nouvo, Mio, Byson dan YZF-R15, dimana semua produk ini laris manis di pasar bak kacang goreng. We ladala, la wong di harapkan segera melahirkan YZF R 15 untuk pasar Indonesia malah dukunnya pinda ke Bajaj, jangan-jangan malah terbit Bajaj R 15 kekekekekek. Ya, mas Tom initelah mengabdikan dirinya di Yamaha selama 34 tahun di bisnis internasional. Kepindahan ini tentu satu sisi mengundang tanda tanya karena ditengah himpitan Yamaha global yang sedang kekurangan sponsor dan dan, sepertidi Spanyol misalnya kemarin tutup. Namun di sisi lain ya memang wajar wong mencari kue yang lebih besar.

Wee makin keren aja ni Bajaj, boleh jadi di bawah kepemimpinan mas Tom ini di Bajaj Indonesia akan melakukan sejumlah langkah strategis untuk terus memperbaiki kualitas dan memberikan produk terbaik dengan harga yang tepat untuk konsumen Indonesia.“Kami tak perlu membuat emas, Bajaj sudah memiliki emas itu yakni produk-produk Bajaj dan kami akan mengembangkan emas itu,” katanya.“Dengan pengalaman saya di berbagai pasar internasional roda dua dan dukungan penuh dari Bajaj India, kami yakin dapat memenuhi misi kami untuk mengalihkan para komuter menjadi biker,” tegasnya. Ke depan, Bajaj akan terus fokus pada esensi produk motor laki atau motor sport.

19 komentar pada “Dukunnya Mio dan R 15 Pindah ke Bajaj, Pimpin BAI, Ha Piye Iki?

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: